XL #PerempuanHebat for Kartini Day

THE RING(S) : A short movie specially made for Valentine's Day

Tampilkan postingan dengan label uma thurman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label uma thurman. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Mei 2012

BEL AMI : Multi Portrayal Drama Of George Duroy


Quotes:
Georges Duroy: You're married to Charles?
Madeleine Forestier: Of course. Charles has told me all about you.

Nice-to-know:
Marion Cotillard sempat menolak peran dalam film ini. Sama halnya dengan Nicole Kidman yang kesulitan menyesuaikan jadwal syutingnya.

Cast:
Robert Pattinson sebagai Georges Duroy
Christina Ricci sebagai Clotilde de Marelle
Uma Thurman sebagai Madeleine Forestier
Kristin Scott Thomas sebagai Virginie Walters
Holliday Grainger sebagai Suzanne Rousset
Natalia Tena sebagai Rachel
Colm Meaney sebagai Rousset

Director:
Merupakan feature film pertama bagi duet Declan Donnellan dan Nick Ormerod setelah film pendek, The Big Fish di tahun 1992.

W For Words:
Robert Pattinson tampaknya masih sulit melepaskan diri dari kesuksesan luar biasa Twilight Saga dimana karakter Edward Cullen sudah demikian melekat dengan namanya. Film yang diadaptasi dari novel ternama tahun 1885 milik Guy de Maupassant ini merupakan salah satu “jalan keluar” yang diharapkannya terlebih melalui karakter lebih dewasa yang memperlihatkan sisi emosional yang lebih dalam. Usaha yang patut dihargai meski belum cukup sempurna pada akhirnya.

Pemuda Perancis bernama George Duroy kembali dari wajib militer di Algeria untuk bekerja sebagai penulis kolom surat kabar terkemuka milik Charles Forestier. Haus kekuasaan mulai menghinggapi Duroy terlebih saat ia diperkenalkan kepada tiga wanita cantik berpengaruh di kotanya yaitu Madeleine Forestier, Madame Walter dan Clotilde de Marelle. Duroy yang karismatik mulai menggunakan pesonanya untuk memikat mereka demi keuntungannya tanpa mengindahkan perasaannya sendiri.

Terus terang, karakter George Duroy dapat dijadikan studi kasus yang menarik. Motif yang dimilikinya terasa blur disini. Apakah George berupaya meningkatkan statusnya dalam masyarakat demi kekuasaan? Uang? Atau bahkan ia cuma seorang sexual predator yang haus kehangatan sehingga berpindah pelukan dari satu wanita ke wanita lainnya? Sayangnya ketidakjelasan itu justru sulit membuat penonton bersimpati apalagi berpihak padanya.

Menarik melihat Kristin Scott Thomas begitu meyakinkan sebagai wanita paruh baya yang rapuh. Berbanding terbalik dengan Uma Thurman yang berapi-api dan penuh perhitungan. Sedangkan Christina Ricci menjiwai perannya sebagai istri kesepian yang mendambakan cinta. Jika harus saya analisa, tokoh tersebut terakhirlah yang paling mendekati “cinta” dari George Duroy. Interaksi Pattinson dengan ketiganya lah yang menarik disini dimana ia dituntut untuk senang, sedih, tertekan bahkan kesakitan dengan senyum misterius yang memikat dan tatapan dingin matanya yang nanar itu.

Terlepas dari setting Paris yang diambil, duet sutradara Donnellan dan Ormerod tidak mengharuskan aktor-aktrisnya beraksen Perancis. Sebuah kekurangan? Atau justru kelebihan karena bisa jadi tidak otentik lagi jika dipaksakan. Secara keseluruhan, Bel Ami hanya suguhan drama cinta seorang George Duroy belaka tanpa menghiraukan unsur politik yang sempat melingkupi bagian penutupnya. Nikmati saja penampilan para castnya yang cukup emosional itu dalam balutan atmosfir tempo dulu dan kostum yang memukau pada masanya itu. Tidak lebih!

Durasi:
102 menit

Overall:
7 out of 10

Movie-meter:

Notes:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent

Rabu, 19 Oktober 2011

CEREMONY : Identitas Diri Pernikahan Mantan

Quotes:
Zoe: Now you're just being an ass, Sam.
Sam Davis: Yes, I am. I'm winning you back goddamn it.


Storyline:
Penulis cerita anak, Sam mengajak sahabatnya Marshall pergi ke luar kota selama akhir pekan. Awalnya Marshall berpikir perjalanan ini akan mempererat hubungannya dengan Sam yang dikaguminya. Namun kenyataan berbicara lain, Sam berniat menggagalkan pernikahan mantan kekasihnya, Zoe yang akan menggelar resepsi bersama Whit, petualang sekaligus fotografer mapan. Keduanya pun terlibat pertengkaran dimana tokoh-tokoh di sekitar mereka mulai mengganggu dengan masalahnya masing-masing. Akankah Sam berhasil mendapatkan Zoe kembali?

Nice-to-know:
Michael Angarano awalnya dicasting untuk peran Marshall mendampingi Jesse Eisenberg sebagai Sanm. Namun kemudian Eisenberg mengundurkan diri sehingga Arangano mendapatkan peran utama tersebut.

Cast:
Sempat menyaksikannya mendampingi Jackie Chan dalam The Forbidden Kingdom (2008), Michael Angarano berperan sebagai Sam Davis
Film pertamanya di usia 15 tahun yaitu Dreamcatcher (2003), Reece Thompson bermain sebagai Marshall Schmidt
Lee Pace sebagai Whit Coutell
Uma Thurman sebagai Zoe
Jake M. Johnson sebagai Teddy


Director:
Merupakan film panjang pertama Max Winkler setelah beberapa serial televisi.

Comment:
Seringkali kita yang masih hidup melajang bagai mendengar petir di siang bolong saat mengetahui sang mantan pacar akan menikah dengan orang lain! Hal ini berlaku bagi pria ataupun wanita tanpa terkecuali. Sebesar apapun hati anda menerima, rasanya akan tetap terhenyak sambil melayangkan ingatan pada masa-masa indah bersama dahulu. Film ini adalah salah satu dari sekian judul yang membahas tema tersebut.
Penulis skrip merangkap sutradara Winkler tidak hanya berfokus pada usaha Sam mendekati Zoe kembali tetapi juga persahabatan mutualisme antara Sam dan Marshall itu sendiri. Dua plot yang bersisian di sepanjang film selain konflik dilematis antara Zoe dan calon suaminya Whit. Pendekatan drama dari Winkler berjalan lambat dengan berbagai penekanan yang tidak lazim dari sifat-sifat asli para tokohnya disini.

Arangano memainkan Sam dengan lugas, penulis sok jago yang sebetulnya kekanak-kanakan.
Thompson memerankan Marshall dengan polos, pemuda yang selalu mencari inspirasi hidupnya. Thurman menokohkan Zoe dengan gamang, wanita yang mudah bosan dengan hal-hal kesukaannya.
Pace melakoni Whit dengan eksentrik, pria penuh pencapaian yang memiliki jiwa petualang yang besar.
Johnson menghidupkan Teddy dengan cuek, lelaki serabutan yang menganggap apapun tidak serius. Kelima tokoh utama yang aneh bin ajaib itu berinteraksi satu sama lain tanpa kehilangan identitasnya masing-masing. Inilah sisi yang menarik dari sebuah film dimana karakteristik yang begitu kaya dapat melebur ke dalam konflik yang semakin menebal. Terkadang penonton akan mengernyitkan kening saat menyaksikan tingkah laku mereka tetapi itulah elemen realistis yang paling dekat dengan dunia nyata versi Winkler.

Humor yang ditawarkan memang lebih ke arah sinis, menertawakan konsep hubungan pria-wanita masa kini yang kerapkali lebih mementingkan kemapanan dan kebutuhan dibandingkan kenyamanan dan kesigapan itu sendiri. Jangan mengharapkan romantisme yang kental karena sudut pandang cinta hanyalah faktor kesekian disini, penting tetapi bukan yang utama. Banyak metafora tidak terjelaskan yang menggambarkan tarik ulur perasaan Zoe dan Sam maupun Zoe dan Whit.
Ceremony lebih tepat dikatakan film indie dari kreatifitas sineas muda dengan dukungan maksimal dari jajaran castnya. Nyaris tidak ada hal klise yang mengingatkan anda pada ratusan judul komedi romantis sebelumnya. Sebuah visi yang betul-betul baru dimana pilihan cinta tidak harus selalu diselesaikan dengan manis. Terkadang suatu kepahitan sekalipun mampu membuka lembaran baru yang jauh lebih positif bagi para subyeknya kelak.

Durasi:
89 menit

U.S. Box Office:
$21,666 till May 2011

Overall:
7 out of 10

Movie-meter:


Notes:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent

Kamis, 03 Desember 2009

THE ACCIDENTAL HUSBAND : Konflik "Dua" Orang Ketiga Dalam Romantika

Quotes:
Patrick-with a mouth full of sample wedding cake] This cake is fantastic!
Emma-Shh. Please...
Patrick-You mix these two together, it tastes just like a ring-ding.
Emma-[Patrick shoves a fork of cake in her face] No. No, no.
Patrick-Ah!
Emma-No.
Patrick-Ah!
Emma-[she accepts the forkful of cake] it was yummy.
Patrick-It's super-duper.

Cerita:
Berkarir sebagai pembawa acara sukses "True Love" di radio, Emma Lloyd juga memiliki hubungan sempurna dengan tunangannya, Richard. Suatu saat tanpa disengaja, saran Emma membuat hubungan sepasang sejoli, Patrick dan Sophia yang sedang menuju pernikahan menjadi berantakan. Patrick yang terluka berusaha membalas dendam dibantu temannya menciptakan identitas palsu sebagai suami resmi dari Emma. Kemudian Emma mengetahui hal ini dan sangat heran mendapati dirinya sudah menikah, iapun menemui Patrick untuk mencari jawaban. Tak dinyana hubungan tak disengaja tersebut malah mendekatkan keduanya. Siapakah yang akhirnya dipilih Emma?

Gambar:
Penggambaran New York City sebagai latar belakang komedi romantis memang sangat menjual. Termasuk stasiun pemadam kebakaran Engine 312 - 22-63 di Astoria tempat Patrick bekerja. Sedangkan adegan penutup dilangsungkan di First Church of Round Hill, Connecticut.

Act:
Uma Thurman pernah dinominasikan sebagai Aktris Pendukung Terbaik dalam Pulp Fiction (1994) dan disini kebagian peran Dr. Emma Lloyd, psikiatris pembawa acara Real Love di radio yang tengah bimbang menghadapi pernikahannya.
Aktor Inggris yang memulai debutnya dalam Another Country (1984), Colin Firth kali ini menjadi pria perfeksionis Richard Bratton, calon suami dari Emma.
Sempat mencuat namanya setelah membintangi serial teve Supernatural, Jeffrey Dean Morgan didapuk menjadi petugas pemadam kebakaran yang baru saja patah hati, Patrick Sullivan.

Sutradara:
Karier penyutradaraan Griffin Dunne dimulai saat mengarahkan Meg Ryan dan Matthew Broderick dalam Addicted To Love (1997). 11 tahun berselang, ia mencoba jalur yang sama dengan plot cinta segitiga yang unik.

Comment:
Diawali dengan klise-klise buruk sebuah komedi romantis, film ini bergulir dengan roda yang seakan terseok-seok. Hubungan sang wanita pemecah masalah cinta dan pria patah hati harusnya bisa diekspos dengan detail, tetapi disini karakter Patrick seakan bisa melupakan begitu saja cintanya yang dalam pada Sophia dan ironisnya karakter Emma pun seakan tidak mengalami pengalaman cinta apa-apa dalam menghadapi situasi yang bisa menjebaknya. Chemistry Uma dengan Jeffrey sedikit dipaksakan, apalagi Uma dan Richard yang hampir selalu terlihat kaku. Hal tersebut sulit membuat penonton jatuh hati dengan salah satu dari karakter yang mereka perankan. Plot cerita terdeskripsikan dengan dangkal sekali sehingga skenario hanya sekedar ok lah sedikit memaksa di beberapa sisi. Unsur komedi yang biasanya menyelamatkan juga kurang berhasil. Sedikit unsur India yang ditanamkan malah mengaburkan identitas film secara keseluruhan. Alhasil The Accidental Husband hanya akan mengambang di permukaan tanpa meninggalkan kesan yang dalam bagi para pencinta genre ini.

Durasi:
85 menit

U.K. Box Office:
£2,072,869 till March 2008

Overall:
7 out of 10

Movie-meter:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent
No such perfect 9.5 or 10!