XL #PerempuanHebat for Kartini Day

THE RING(S) : A short movie specially made for Valentine's Day

Tampilkan postingan dengan label robert pattinson. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label robert pattinson. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 November 2012

BREAKING DAWN PART 2 : Sweet Ending To A Series That You Love Or Hate


Quote:
Bella Cullen: I thought we would be safe forever. But "forever" isn't as long as I'd hoped. 

Nice-to-know: 

Film ini menghabiskan bujet $75 juta sekaligus tertinggi dari semua installment Twilight saga. 

Cast: 

Kristen Stewart sebagai Bella Swan
Robert Pattinson sebagai Edward Cullen
Taylor Lautner sebagai Jacob Black
Peter Facinelli sebagai Dr. Carlisle Cullen
Elizabeth Reaser sebagai Esme Cullen
Ashley Greene sebagai Alice Cullen
Maggie Grace sebagai Irina
Dakota Fanning sebagai Jane
Martin Sheen sebagai Aro
Kellan Lutz sebagai Emmett Cullen
Nikki Reed sebagai
Rosalie Hale 

Director: 

Merupakan feature film ketujuh bagi Bill Condon yang mengawalinya sejak Sister, Sister (1997).

W For Words: 
Lima tahun, empat buku, lima film yang menghasilkan lebih dari satu miliar dollar dari hasil peredaran di seluruh dunianya telah membawa kita pada episode penutup ini. Terima kasih pada para pecinta Twilight saga yang dikenal dengan sebutan Twihard atas sumbangsih dukungannya yang tak ternilai pada karya Stephenie Meyer ini. Bagi para penggemar franchise ini jelas akan senang melihat konklusi akhir dari cinta segitiga tak berujung Edward-Bella-Jacob. Sedangkan bagi haters mungkin akan bahagia mengetahui tidak akan ada lagi segala sesuatu yang berbau Cullen. Still not sure with the later though.

Bella
menikmati hidup barunya sebagai vampir apalagi kehadiran bayi perempuan, Renesmee yang bertumbuh cepat. Edward masih setia membantu Bella mengontrol kekuatan besar yang dimilikinya sedangkan Jacob tetap suportif menjaga putrinya kelak. Kebahagiaan terusik tatkala vampir Irina melaporkan Renesmee yang dianggap menyalahi aturan kepada Volturi yang sudah lama bersitegang dengan keluarga Cullen. Pertarungan besar antara dua klan tersebut bisa jadi tak dapat dihindari sehingga Bella-Edward dan the Cullens harus mempersiapkan diri sebaik mungkin.

Anggapan finale ini bakal kehilangan gigi karena ending di buku yang konon mengecewakan ditepis oleh penulis skrip Melissa Rosenberg yang secara cerdas menonjolkan momen komedik dari keluarga vampir sohor itu. Paruh pertama menitikberatkan pada proses “adaptasi” Bella terhadap bentuk kehidupan barunya. Sifat emosionalnya terhadap Jacob di awal cerita tampak didramatisir. Untungnya tak berlangsung lama ketika romansa abadinya bersama Edward dihadirkan. Paruh kedua memperkenalkan berbagai karakter baru secara cepat dimana masing-masing memiliki kekuatan unik.

Sutradara Condon menunjukkan kelasnya dengan memperbaiki interaksi Edward-Bella-Jacob dari sekadar opera sabun belaka. Lihat bagaimana ketiganya terlihat beranjak dewasa dengan rasa tanggungjawab yang lebih besar. Sinematografi milik Guillermo Navarro di bagian pembuka mengingatkan anda pada episode National Geography dimana insting predator Bella mampu menjelajah dunia flora dan fauna secara detail. Sayangnya penggunaan CGI pada bayi Renesmee terlalu berlebihan. Sementara departemen make-up dan kostum berhasil menunaikan tugasnya dengan baik.

Stewart memberikan penjiwaan yang lebih baik pada sosok Bella dewasa, seorang istri sekaligus ibu. Usahanya untuk belajar “cepat” terpampang dari ekspresinya. Sama halnya dengan Pattinson yang mampu menampilkan sosok Edward yang terkendali tanpa harus kehilangan sisi lembutnya. Lautner tidak mendapat banyak porsi meski “transformasi” yang memamerkan kebugarannya masih menjual. Aktor senior Sheen paling mencuri perhatian dengan akting teatrikalnya lewat karakter Aro yang tricky. Pula Fanning yang mampu memaksimalkan minimnya kemunculan Jane menjadi memorable.

Breaking Dawn Part 2 bisa dikatakan episode terbaik dari franchise ini, bisa dinikmati para lovers dan haters sekalipun. Segi drama dan aksinya berjalan bersisian. Twist yang tersimpan di akhir muncul tepat pada waktunya. Klimaks pertarungan pun tergarap epik dimana unsur kekerasannya naik satu tingkat dari yang sudah-sudah. Tidak lupa tribute terhadap seluruh cast dan karakternya disisipkan dengan begitu manis. Flashback hubungan Bella dan Edward bisa jadi mengingatkan anda akan perjalanan cinta mereka yang selalu ditunggu lengkap dengan segala dialog klise nan puitis. You’ll love ‘em for thousand more.

Durasi: 
115 menit 

Overall:

7.5 out of 10

Movie-meter:

Notes:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent

Rabu, 23 Mei 2012

BEL AMI : Multi Portrayal Drama Of George Duroy


Quotes:
Georges Duroy: You're married to Charles?
Madeleine Forestier: Of course. Charles has told me all about you.

Nice-to-know:
Marion Cotillard sempat menolak peran dalam film ini. Sama halnya dengan Nicole Kidman yang kesulitan menyesuaikan jadwal syutingnya.

Cast:
Robert Pattinson sebagai Georges Duroy
Christina Ricci sebagai Clotilde de Marelle
Uma Thurman sebagai Madeleine Forestier
Kristin Scott Thomas sebagai Virginie Walters
Holliday Grainger sebagai Suzanne Rousset
Natalia Tena sebagai Rachel
Colm Meaney sebagai Rousset

Director:
Merupakan feature film pertama bagi duet Declan Donnellan dan Nick Ormerod setelah film pendek, The Big Fish di tahun 1992.

W For Words:
Robert Pattinson tampaknya masih sulit melepaskan diri dari kesuksesan luar biasa Twilight Saga dimana karakter Edward Cullen sudah demikian melekat dengan namanya. Film yang diadaptasi dari novel ternama tahun 1885 milik Guy de Maupassant ini merupakan salah satu “jalan keluar” yang diharapkannya terlebih melalui karakter lebih dewasa yang memperlihatkan sisi emosional yang lebih dalam. Usaha yang patut dihargai meski belum cukup sempurna pada akhirnya.

Pemuda Perancis bernama George Duroy kembali dari wajib militer di Algeria untuk bekerja sebagai penulis kolom surat kabar terkemuka milik Charles Forestier. Haus kekuasaan mulai menghinggapi Duroy terlebih saat ia diperkenalkan kepada tiga wanita cantik berpengaruh di kotanya yaitu Madeleine Forestier, Madame Walter dan Clotilde de Marelle. Duroy yang karismatik mulai menggunakan pesonanya untuk memikat mereka demi keuntungannya tanpa mengindahkan perasaannya sendiri.

Terus terang, karakter George Duroy dapat dijadikan studi kasus yang menarik. Motif yang dimilikinya terasa blur disini. Apakah George berupaya meningkatkan statusnya dalam masyarakat demi kekuasaan? Uang? Atau bahkan ia cuma seorang sexual predator yang haus kehangatan sehingga berpindah pelukan dari satu wanita ke wanita lainnya? Sayangnya ketidakjelasan itu justru sulit membuat penonton bersimpati apalagi berpihak padanya.

Menarik melihat Kristin Scott Thomas begitu meyakinkan sebagai wanita paruh baya yang rapuh. Berbanding terbalik dengan Uma Thurman yang berapi-api dan penuh perhitungan. Sedangkan Christina Ricci menjiwai perannya sebagai istri kesepian yang mendambakan cinta. Jika harus saya analisa, tokoh tersebut terakhirlah yang paling mendekati “cinta” dari George Duroy. Interaksi Pattinson dengan ketiganya lah yang menarik disini dimana ia dituntut untuk senang, sedih, tertekan bahkan kesakitan dengan senyum misterius yang memikat dan tatapan dingin matanya yang nanar itu.

Terlepas dari setting Paris yang diambil, duet sutradara Donnellan dan Ormerod tidak mengharuskan aktor-aktrisnya beraksen Perancis. Sebuah kekurangan? Atau justru kelebihan karena bisa jadi tidak otentik lagi jika dipaksakan. Secara keseluruhan, Bel Ami hanya suguhan drama cinta seorang George Duroy belaka tanpa menghiraukan unsur politik yang sempat melingkupi bagian penutupnya. Nikmati saja penampilan para castnya yang cukup emosional itu dalam balutan atmosfir tempo dulu dan kostum yang memukau pada masanya itu. Tidak lebih!

Durasi:
102 menit

Overall:
7 out of 10

Movie-meter:

Notes:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent

Sabtu, 19 November 2011

BREAKING DAWN PART 1 : Eksploitasi Pernikahan Bulan Madu Kehamilan

Quotes:
Edward Cullen: No measure of time with you will be long enough. But we'll start with forever.


Storyline:
Kaum Quileute dan Volturi akhirnya menjadi saksi pernikahan Edward Cullen dan Bella Swan yang dinanti-nanti. Prosesi berlangsung sakral yang dilanjutkan dengan bulan madu romantis di sebuah villa yang menghadap pantai. Tanpa diduga, Bella mengandung dengan cepat dimana sang bayi dikhawatirkan Sam dkk akan menjadi ancaman bagi pihak manusia, vampir dan serigala itu sendiri di masa mendatang. Kini yang terpenting adalah keputusan Bella untuk mempertahankan bayi tersebut sekalipun mengorbankan nyawanya sendiri.

Nice-to-know:
Awalnya Sofia Coppola tertarik menggarap film ini dalam satu bagian saja tetapi Summit Entertainment bersikeras membaginya dalam dua bagian.

Cast:
Memulai debut aktingnya dalam The Flintstones in Viva Rock Vegas (2000), Kristen Stewart melanjutkan peran Bella Swan
Sempat membintangi Water For Elephants di tahun ini, Robert Pattinson meneruskan karakter Edward Cullen
Nikki Reed sebagai Rosalie Hale
Ashley Greene sebagai Alice Cullen
Peter Facinelli sebagai Dr. Carlisle Cullen
Billy Burke sebagai Charlie Swan
Kellan Lutz sebagai Emmett Cullen

Director:
Bill Condon terakhir menggarap Dreamgirls (2006) yang mendapat banyak pujian itu.

Comment:
Sebuah lanjutan franchise yang sudah sangat memiliki fanbase di seluruh dunia. Yes, IMO Twilight is great, New Moon is bored to death, Eclipse is quite standard with few glimpses. Lantas bagaimana dengan yang satu ini? Dimana anda harus bersabar selama sekitar satu tahun untuk menyaksikan adaptasi “setengah buku” lagi. Jelas hanya diperuntukkan bagi mereka yang benar-benar menggemari cinta segitiga Edward-Bella-Jacob tersebut.
Melissa Rosenberg yang mengerjakan skripnya berdasarkan novel karangan Stephenie Meyer ini mengetengahkan empat bagian inti yaitu persiapan pernikahan, pernikahan itu sendiri, masa bulan madu hingga periode mengandung. Kesemuanya seharusnya menjadi chapter terakhir hubungan Edward dan Bella tetapi sebegitu pentingnya kah mengambil waktu hingga nyaris 2 jam hanya untuk bercerita hal-hal mendasar dan pribadi tersebut?

Jika anda penonton wanita, bisa jadi jawabannya iya. Namun jika penonton pria, rasanya tidak. Pra-wedding diperlihatkan kegalauan Bella dan kegusaran Jacob, tersaji secara cepat. Wedding itu sendiri berlangsung sakral dan indah, tanpa lupa mengapresiasi musik gubahan Carter Burwell yang sukses membangun mood. Honeymoon amat memperlihatkan “keintiman” Bella-Edward hingga sisi yang paling personal sekalipun. Sedangkan pregnancy sebagai pamungkas lumayan intens dengan sajian “berdarah” yang ditutup dengan perseteruan kaum serigala dan vampir.
Beban berat ditanggung oleh sutradara Condon yang sebetulnya berbakat ini. Terbukti ia banyak mendapat hujatan karena Part 1 ini dirasakan kurang visioner dan tidak memberikan pengembangan karakterisasi yang cukup untuk dapat mencapai konflik yang antiklimaks. Nuansa dark yang harusnya muncul justru terlihat tanggung bahkan semakin dirusak dengan dialog-dialog yang cheesy dan tidak bermakna samasekali.

Stewart mungkin satu-satunya yang berakting gemilang disini. Transformasi Bella Swan dari remaja menjadi wanita muda yang hidupnya lengkap dengan pernikahan dan kehamilan terasa mulus menyiratkan kedewasaan. Di sisi lain, Pattinson dan Lautner tidak memberikan perubahan akting yang signifikan selain menunjukkan kasih sayang, pengorbanan dan keikhlasan yang hakiki terhadap wanita yang mereka cintai lewat interpretasi tokoh Edward dan Jacob.
Breaking Dawn Part 1 begitu bertele-tele dalam penyajian kisahnya yang menye-menye hingga anda berkali-kali melirik jam untuk menghitung menit-menit yang hilang di dalam bioskop. Pihak produser tidak seharusnya mencari keuntungan dengan membagi buku terakhir dalam dua film apalagi memaksakan rating Remaja untuk pengalaman bersinema yang sedemikian dewasa itu. Adegan pernikahan, malam pertama, melahirkan adalah scene terbaik yang perlu saya lihat disini dan rasanya hanya butuh sekitar 15 menit untuk kesemuanya itu. I wish someone would lend me a remote control, so i could fast-forward here and there!

Durasi:
117 menit

Overall:
7 out of 10

Movie-meter:


Notes:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent

Sabtu, 03 Juli 2010

ECLIPSE : Episode Lain Pergulatan Panjang Cinta Segitiga

Quotes:
Bella Swan-Should I come back?
Jacob Black-I need some time, but I'll always be waiting.
Bella Swan-Until my heart stops beating.
Jacob Black-Maybe even then.

Storyline:
Seattle dikejutkan oleh beberapa pembunuhan sadis yang belakangan diketahui dipimpin oleh Riley dengan gang vampir pemusnah manusianya. Selepas akhir semester, Bella dan Edward kembali menikmati kebersamaan yang intim meskipun diselingi kehadiran Jacob yang tetap mengejar cinta Bella. Sementara itu Victoria masih terobsesi membalaskan dendam terhadap Edward yang telah membunuh kekasihnya, James. Dan Bella menjadi incarannya agar Edward merasakan sakit yang sama. Demi mengalahkan musuh yang lebih kuat, keluarga Cullen bergabung dengan klan werewolf untuk menciptakan kemenangan bersama. Akankah kali ini Bella tetap terlindungi dan mampu menetapkan hatinya?

Nice-to-know:
Kristen Stewart menggunakan wig disini setelah memotong pendek rambutnya untuk peran dalam The Runaways. Sementara itu Tom Felton dan Channing Tatum sempat dipertimbangkan untuk mengisi peran Riley.

Cast:
Masih dibintangi oleh aktor-aktris muda yang sama ditambah beberapa muka baru.
Kristen Stewart sebagai Bella Swan
Robert Pattinson sebagai Edward Cullen
Taylor Lautner sebagai Jacob Black
Xavier Samuel sebagai Riley
Bryce Dallas Howard sebagai Victoria
Anna Kendrick sebagai Jessica
Ashley Greene sebagai Alice Cullen
Peter Facinelli sebagai Dr. Carlisle Cullen
Elizabeth Reaser sebagai Esme Cullen
Kellan Lutz sebagai Emmett Cullen

Director:
Uniknya David Slade terakhir menggarap film yang bertemakan vampir juga yakni 30 Days of Night (2007).

Comment:
Here we go again with the never-ending love triangle between Swan, Cullen and Black. Wait. Did i just say their family names instead nick names? Yes, just because i'm tired with those Bella, Edward and Jacob things. Really! Twilight is still an okay movie for me. But New Moon? Sorry, it wasn't okay. I fell asleep in the theatre after one-packed working day. So did my love ones back then. *sigh*
Three episodes with three different directors. Compare to what Hardwicke and Weitz had achieved, Slade brings some British elements in here. Some scenes actually remind me of Sleepy Hollow or Van Helsing. Slade also tried to balancing the action and drama itself. The fight scenes are more dominant and the drama sides are little more developed with new elements added and appropriate music themes (although most of all still sounds cheesy for me).
Still there's not too much characters developing like the previous two. As for Bella, she did a great job reuniting the whole characters. Read this! Seductive with Edward, passionate with Jacob, insulting Victoria, symphatized for all Cullens family members. How great Stewart is, one-packaged teenage girl who actually seemed like stands for herself! Pattinson still did a great job with cool expression and cold face. Lautner should keep that body tight unless director would give Jacob's role to another young actor. But can somebody do me a favor? Please put clothes on him to stop women (and some men) audiences' gasping. Thank you! Thank you!
The only thing that works for me in here is the idea of werewolves and vampires colaboration to stand together. They cooperate well enough to create some strong bonding in the end. Also some of Jacob's wolf ancestors' flashback or even other Cullen members' life before turned out to be vampires which are more interesting to explored. Otherwise Eclipse would be just another long duration chapter of "oh my dear" confusing Bella Swan! Breaking Dawn's next..

Durasi:
115 menit

U.S. Box Office:
$83,637,242 in opening week early July 2010.

Overall:
7 out of 10

Movie-meter:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent

Sabtu, 03 April 2010

REMEMBER ME : Romantisme Pasangan Derita Trauma Keluarga

Quotes:
Aidan Hall-Come on! Just one drink!
Tyler-When was the last time you had one drink?
Aidan Hall-[thinks] communion.

Storyline:
Di New York, pemuda pemberontak Tyler sedang bersitegang dengan ayahnya terlebih setelah sebuah tragedi yang memisahkan keluarga mereka. Tyler merasa tidak seorang pun yang dapat mengerti apa yang dialaminya sampai bertemu Ally secara tidak terduga. Cinta adalah hal terakhir yang ada di pikirannya tetapi saat semangatnya pulih dan mulai menginspirasinya, Tyler jatuh hati pada Ally. Hubungan kasih yang tumbuh di antara mereka segera mengalahkan semua rintangan yang ada. Sayangnya, sebuah rahasia terungkap yang mungkin memisahkan mereka pada akhirnya..

Nice-to-know:
Saat break dari adegan jalanan, Robert Pattinson sempat tertabrak mobil saat menyeberang jalanan untuk menghindari fans-fansnya yang ingin memegangnya. Beruntung luka itu tidak serius dan penjaga segera mengamankannya.

Cast:
Kebintangannya memuncak lewat Twilight saga, Robert Pattinson kali ini bermain sebagai Tyler Hawkins yang punya peraturan sendiri dalam menyikapi hubungan dingin dengan ayahnya.
Aktris kelahiran Australia, Emilie de Ravin terakhir kebagian peran kecil dalam Public Enemies (2009). Disini ia berperan sebagai Ally Craig yang trauma di masa kecil saat ibunya ditembak perampok di depan mata kepalanya sendiri.
Sepasang aktor-aktris senior, Pierce Brosnan dan Lena Olin bermain sebagai ayah Tyler dan ibu Ally.

Director:
Allen Coulter selama ini lebih banyak menangani serial televisi termasuk Millennium, The X-Files hingga Sex and the City.

Comment:
Bersetting musim panas 2001, inti film ini adalah kekuatan cinta, arti keluarga dan kepentingan menjalani hidup dengan gairah serta menghargai setiap harinya hidup seseorang. Sepintas memang terlihat seperti drama biasa konsumsi kaum wanita terutama penggemar Pattinson, tetapi nyatanya film ini tampil realistis dengan semangat indie yang kuat. Pattinson di luar dugaan mampu membawakan karakter Tyler dengan baik dan lepas dari gaya arjunanya Edward Cullen. Chemistry dengan de Raven juga cukup natural. Ikatan dua orang yang trauma dengan masa lalu keluarga dan bersama-sama menjalani hari-hari bersama dengan positif. Suatu hal yang indah bukan? Sutradara Coulter yang filmografi layar lebarnya masih sangat sedikit ini mengemasnya dengan mood sendu yang cukup depresif sepanjang film. Itulah yang tidak saya sukai dan mungkin juga penonton kebanyakan yang akan dengan mudah merasa bosan! Endingnya ditampilkan secara implisit, untuk menghindari sensitivitas korban-korban terkait yang masih teringat jelas kejadian tersebut. Rasanya butuh pemahaman lebih untuk bisa menghargai Remember Me sebagai suatu drama inspiratif yang utuh.

Durasi:
105 menit

U.S. Box Office:
$17,036,782 till end of March 2010

Overall:
6.5 out of 10

Movie-meter:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent
No such perfect 9.5 or 10!

Selasa, 01 Desember 2009

NEW MOON : Pertentangan Keabadian dan Rasa Cinta

Quotes:
Bella Swan-What happened with Jasper was nothing.
Edward Cullen-Nothing compared to what could've happened. I promise never to put you through anything like this ever again. This is the last time you'll ever see me.

Cerita:
Hidup Bella dan Edward semakin terasa indah karena kekuatan cinta dalam hubungan mereka yang mendalam. Namun semua berubah saat ultah Bella dimana Bella merasa tak pantas dengan kemanusiaannya untuk Edward yang abadi. Belum lagi saat keluarga Edward merayakannya, jari Bella yang teriris pisau malah mengundang Jasper yang belum kebal darah untuk menyerangnya. Sejak saat itu Edward memutuskan pergi bersama keluarganya sejauh mungkin dari Bella demi keselamatannya. Kesepian melanda Bella yang hidupnya mendadak kacau. Disitulah sahabatnya yang seorang manusia serigala, Jacob Black berusaha menghiburnya. Dengan bahaya baru, teman baru dan musuh baru, Bella harus memilih berpegang pada masa lampau atau meneruskan masa depan?

Gambar:
Hampir keseluruhan syuting dilakukan di Vancouver, Canada termasuk David Thompson Secondary School, Paramount Theatre, Pitt Meadows, Stanley Park, Whytecliff Park dan Vancouver Film Studios yang sangat membantu kesan dingin dan sepi yang ingin ditampilkan.

Act:
Aktris muda yang semakin mencuat namanya ini terakhir terlibat dalam Adventureland (2009), Kristen Stewart masih memerankan tokoh Bella Swan yang semakin kompleks dan dilematis.
Debut Robert Pattinson pertama kali di layar lebar lewat Vanity Fair (2004) dimana namanya belum tercantum di credit tile. Sebagai Edward Cullen, Robert masih mempertahankan kharisma vampir cool.
Pernah mendukung Cheaper By The Dozen 2 (2005), Taylor Lautner melanjutkan peran Jacob Black hanya saja dalam porsi yang lebih besar karena berusaha mengisi kekosongan hidup Bella.

Sutradara:
Pria berusia 40 tahun bernama Chris Weitz ini pertama kali dikenal luas namanya lewat adaptasi fiksi The Golden Compass (2007) yang digadang-gadang sukses tetapi malah flop di pasaran. Semoga di tangannya, chapter kedua Twilight ini tidak bernasib sama.

Comment:
Saya tidak membaca buku Twilight samasekali tapi sudah menyaksikan film pertamanya tahun lalu yang menurut saya cukup baik karena sisi personalnya tertangkap dengan baik. Apa yang terjadi dengan sekuelnya ini? Pergantian sutradara dari Hardwicke ke Weitz rasanya sangat fatal. Keseluruhan film terasa kosong, durasi lama dan rasa bosan yang tidak berkesudahan apalagi karakternya bermain nyaris tanpa improvisasi yang baik. Rupanya kegagalan The Golden Compass diulangi lagi disini. Seakan membaca buku panjang tetapi di dalam sinema, fans setia mungkin akan senang karena semua elemen tertuang, tetapi tidak bagi penonton umum. Chemistry yang dibangun Edward dan Bella terasa datar, tidak sekuat film pertamanya. Sedangkan Bella dan Jacob sedikit lebih baik walau tetap terasa canggung. Beberapa dialog klise tentang cinta turut diucapkan meskipun tidak mengandung makna apa-apa. Spesial efek CGI sangat membantu tampilan werewolf, belum lagi sinematografi yang cukup artistik setidaknya masih menjadi nilai plus film ini. Sebagai penutup review, New Moon hanyalah diperuntukkan bagi penggila Twilight, bukan pengalaman sinema umum kebanyakan orang. Mudah-mudahan sekuel kedua dan ketiganya bisa lebih baik lagi.

Durasi:
125 menit

U.S. Box Office:
Unknown

Overall:
7 out of 10

Movie-meter:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent
No such perfect 9.5 or 10!

Selasa, 23 Desember 2008

TWILIGHT : Ketika Dapat Hidup Selamanya, Apa Tujuan Hidupmu?

Quotes:
Isabella Swan-How old are you?
Edward Cullen-Seventeen.
Isabella Swan-How long have you been seventeen?
Edward Cullen- A while.

Cerita:
Bella Swan meninggalkan ibu yang disayanginya, Renee untuk memilih tinggal bersama ayahnya yang juga kepala polisi, Charlie di Forks, kota hujan di daerah Washington. Di sekolah barunya, Bella bertemu remaja tampan misterius, Edward Cullen. Awal interaksi mereka yang aneh malah membuat Bella semakin penasaran dan pada saat insiden kecelakaan mobil, Edward menyelamatkannya dari petaka. Sejak saat itu, interaksi intens muncul di antara keduanya yang saling menunjukkan ketertarikan. Problem muncul saat Bella mengetahui fakta bahwa Edward adalah vampir berusia lebih dari 100 tahun. Edward sendiri seringkali menahan nafsu nya akan darah saat berdekatan dengan Bella. Pada waktu yang bersamaan, trio vampir pemburu, James, Laurent dan Victoria berkeliaran mencari mangsa. Bagaimana akhir dari kisah cinta Bella dan Edward? Mampukah Edward untuk selalu menempatkan Bella di tempat yang aman dari segalanya termasuk dirinya sendiri?

Gambar:
Setting yang menarik di antara pegunungan lembab yang selalu mendung karena kota bercurah hujan tinggi. Visualisasi yang sangat membantu membangun mood film secara keseluruhan.

Act:
Aktris belia yang angkat nama lewat Panic Room (2002), Kristen Stewart merupakan aktris berbakat masa depan Hollywood. Totalitas aktingnya sebagai Bella termasuk kategori terpuji karena berhasil menampilkan emosi yang dalam seorang remaja yang tengah bimbang akan hidupnya.
Aktor muda yang paling dikenal lewat peran kecil dalam film legendaris Harry Potter series, Robert Pattinson kali ini berperan sebagai Edward, vampir berwujud remaja berusia ratusan tahun. Sorot mata dan sikapnya yang cool "berbicara" dalam Twilight.

Sutradara:
Catherine Hardwicke yang sebelumnya lebih banyak berperan sebagai production designer ditunjuk menjadi sutradara film yang diangkat dari novel laris berjudul sama. Kinerja Catherine boleh dibilang sukses menerjemahkan buku karangan Stephenie Mayer ke dalam film remaja yang juga laris dimana-mana dengan menyatukan chemistry yang pas antara Kristen dan Robert. Pemilihan lokasi dan penyampaian cerita menjadi salah satu nilai plus untuknya.

Soundtrack:
"Supermassive Black Hole" by Muse
"Decode" by Paramore"Full Moon" by The Black Ghosts
"Leave Out All the Rest" by Linkin Park
"Spotlight (Twilight Mix)" by Mutemath
"Go All the Way (Into the Twilight)" by Perry Farrell, Daniel Newman
"Tremble for My Beloved" by Collective Soul
"I Caught Myself" by Paramore
"Eyes on Fire" by Blue Fondation
"Never Think" by Robert Pattinson
"Flightless Bird, American Mouth" by Iron & Wine
"Bella's Lullaby" by Carter Burwell
"Let Me Sign" by Robert Pattinson
"La Traviata" by The Royal Philharmonic Orchestra
"Claire de Lune" by The APM Orchestra
"15 Step" by Radiohead

Komentar:
Untuk yang tidak terlalu menyukai drama, mungkin akan sedikit bosan dengan film ini. Namun jika anda seorang penonton drama, niscaya bisa menikmati suguhan cinta dua sejoli berbeda dunia ini. Menarik menyaksikan dunia Edward yang "dingin" berkolaborasi dengan dunia Bella yang "sepi" sepanjang film diiringi dengan ilustrasi musik yang tepat. Walau temanya klise tentang cinta dan keabadian, Twilight tetap film wajib tonton di penghujung tahun ini.

Durasi:
110 menit

U.S. Box Office (till early Dec):
$138,402,068

Overall:
8 out of 10

Penilaian:
Karya seni ga boleh dibawah 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent
No such perfect 9.5 or 10!