XL #PerempuanHebat for Kartini Day

THE RING(S) : A short movie specially made for Valentine's Day

Tampilkan postingan dengan label eric bana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label eric bana. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Mei 2010

THE TIME TRAVELER'S WIFE : Penjelajah Waktu Merangkai Kehidupan

Quotes:
Clare Abshire-I wouldn't change one second of our life together.

Storyline:
Artis Clare Abshire berbagi ikatan emosional yang dalam dengan pustakawan Henry De Tamble yang tanpa sekehendaknya dapat bepergian melintasi waktu. Mengetahui bahwa mereka bisa terpisah tanpa peringatan, Clare dan Henry sangat menghargai waktu mereka bersama, mengilhami mereka dengan kerinduan dan hasrat dari dua orang yang terpenjara oleh waktu dan dibebaskan oleh cinta. Namun akankah hubungan mereka tidak memiliki konsekuensi masa depan yang diharapkan?

Nice-to-know:
Jennifer Aniston dan Brad Pitt membuat heboh media massa saat membeli hak cipta film ini kepada penulisnya Audrey Niffenegger bahkan sebelum novelnya dirilis ke publik.

Cast:
Terakhir tampil plontos sebagai Nero dalam Star Trek (2007), Eric Bana disini bermain sebagai Henry De Tamble, pustakawan tampan yang tidak mampu menjalani hidup normal karena selalu menjelajah waktu.
Terakhir terlihat mendampingi aktor Australia juga, Russel Crowe dalam State Of Play (2009), Rachel McAdams kali ini berperan sebagai artis Clare Abshire yang tidak bisa memiliki pernikahan yang normal tetapi tetap berusaha mempertahankannya.

Director:
Pria Jerman bernama Robert Schwentke ini terakhir mengarahkan Jodie Foster dalam Flightplan (2005).

Comment:
Jangan mengharapkan sains fiksi disini karena film ini hanya mengulas romansa pria-wanita dan perjuangan mereka mengatasi kelainan genetik si pria yang bisa membuatnya menjelajahi waktu. Bagian pertama akan menceritakan pengenalan Henry De Tamble dan orang-orang yang dicintainya mulai dari ibu hingga istrinya. Beberapa perjalanan yang membawa era-era terpenting dalam hidupnya. Bagian kedua lebih merupakan perjuangan Henry dan Clare mempertahankan apa yang mereka miliki terlepas dari rintangan berat. Sepanjang film, Bana dan McAdams bertukar chemistry dengan baik mulai dari ekspresi, bahasa tubuh dan berbalas percakapan yang mengalir. Jangan lupa perhatikan perubahan-perubahan fisik Bana sesuai umurnya. Jajaran cast pendukung juga mengontrol peranan masing-masing dengan baik sehingga menghindari kebosanan drama pada umumnya. Rentang waktu itu sendiri mungkin akan membingungkan anda tetapi sutradara Schwentke masih cukup pandai untuk memberikan petunjuk-petunjuk yang sangat membantu. Jangan bandingkan dengan The Time Machine atau film sejenis yang berusaha mengubah nasib atau apapun itu namanya, The Time Traveler's Wife hanya berfokus pada kedua karakter utamanya dimana kita akan merasakan sedikit unsur komedi dan juga beberapa scene emosional yang sangat menyentuh dengan beberapa twist yang mengejutkan di endingnya.

Durasi:
100 menit

U.S. Box Office:
$63,414,846 till early Dec 2009.

Overall:
7.5 out of 10

Movie-meter:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent

Sabtu, 13 Juni 2009

STAR TREK : Asal Mula Kisah Kapten USSR James T. Kirk

Quotes:
Spock-James T. Kirk.
Kirk-Excuse me?
Spock-How did you find me?
Kirk-Whoa... how do you know my name?
Spock-I have been and always shall be, your friend.
Kirk-Wha...
[shakes head]
Kirk-Euh... look... I-I don't know you.
Spock-I am Spock.
Kirk-...Bullshit.

Cerita:
Memasuki Starfleet Academy, James T. Kirk muda harus melepaskan diri dari semangat kepahlawanan ayahnya, George Samuel Kirk di masa lalu yang meninggal sebagai kapten di USS Kelvin ketika berperang melawan kaum Romulan. Namun James T. Kirk yang memang berbakat berhasil mencuat dan mendapatkan kepercayaan Kapten Pike sebagai Komandan Pertama dibawah Spock. Perseteruan mereka melawan kaum Romulan yang dipimpin Nero berlanjut dan harus bersiap agar kehidupan bumi yang sekarang dan di masa depan tidak terancam musnah.

Gambar:
Sangat futuristik dengan kostum dan setting yang detail dan eye-catching juga tidak lupa interior dalam kapal luar angkasa yang mewah.

Act:
Mengawali karir di layar gelas pada tahun 2003 lewat beberapa serial ternama seperti The Guardian, CSI : Miami dan ER membuat aktor muda Chris Pine dikenal dan pada tahun 2009 menggebrak lewat perannya sebagai James T. Kirk muda yang ugal-ugalan tetapi berani mengambil resiko dengan perhitungan yang matang.
Zachary Quinto tenar lewat peran antagonis dalam serial teve ternama Heroes tampil gemilang sebagai Spock yang bertangan dingin dan selalu tidak ekspresif dalam situasi apapun.
Pernah mendukung film franchise televisi Hulk (2003), Eric Bana kali ini kebagian peran antagonis Nero yang berkulit hijau.
Sebelum ini tampil singkat dalam Vantage Point (2008) tidak menyurutkan langkah Zoe Saldana memainkan karakter love interest James T. Kirk yang akhirnya menjalin asmara dengan gurunya Spock yakni Nyota Uhura.
John Cho yang tenar lewat Harold & Kumar Go to White Castle (2004) disini sebagai Sulu yang jenaka.
Anton Yelchin bermain kocak sebagai Pavel Chekov, komandan pintar beraksen Rusia yang kental.

Sutradara:
Namanya mencuat setelah membesut Mission Impossible III pada tahun 2006 yakni J.J. Abrams yang konon selalu merahasiakan proses syuting dari khalayak umum. Tangan dinginnya terbukti sukses mengangkat karirnya sebagai sutradara potensial Hollywood.

Komentar:
Meskipun dijelaskan bahwa Star Trek 2009 merupakan reboot, sulit rasanya menyingkirkan aspek-aspek yang sudah ada dari film-film terdahulunya yang kondang di era 1990an. Namun demikian franchise terbaru ini mampu tampil stylish dan tetap setia pada pengembangan karakter tokohnya dalam berseteru satu sama lain demi mengemban misi bersama. Pemilihan cast yang sebagian besar belum memiliki nama besar awalnya cukup berjudi tapi dibayar dengan penokohan yang brilian sehingga semua kekurangan tertutupi. Ceritanya sendiri tergolong klise tapi dibalut dengan alur cerita yang konstan dan menarik. Terima kasih pada sutradara J.J. Abrams yang membuat tampilan Star Trek secara keseluruhan menakjubkan sekaligus membuka peluang sekuel-sekuelnya bermunculan di masa mendatang.

Durasi:
120 menit

U.S. Box Office:
$222,712,175 till Jun 2009

Overall:
7.5 out of 10

Penilaian:
Karya seni ga boleh dibawah 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent
No such perfect 9.5 or 10!

Kamis, 11 Desember 2008

THE OTHER BOLEYN GIRL : Romantika Kakak Beradik Berbaur Intrik Kerajaan

Quotes:
Anne Boleyn: [happily to her sister] Younger than me, more beautiful than me, married before me. I'm eclipsed! *I'm* the other Boleyn girl.

Storyline:
Ketika Raja Henry VIII dan istrinya Katherine mengalami masalah perkawinan karena tidak kunjung dikaruniai seorang putera, keluarga Boleyn yaitu Sir Thomas dan Lady Elizabeth mengajukan Anne sebagai calon selir baru baginya. Hal ini didukung kuat oleh paman Anne yaitu The Duke of Norfolk yang berambisi mempertahankan kedudukannya. Namun Raja Henry VIII malah lebih tertarik pada saudari Anne, Mary yang kemudian diangkat sebagai selirnya. Anne yang diasingkan ke Perancis pun memiliki misi pribadi dan keluarganya sekaligus untuk memenangkan hati Raja Henry VIII suatu saat nanti. Akankah rencananya berhasil atau malah berbalik menjadi malapetaka yang sulit dihindarkan?

Nice-to-know:
Natalie Portman dan Scarlett Johansson mengatakan bahwa kostum mereka sangat penting dalam menjiwai karakter masing-masing.

Cast:

Sebelum ini sempat mendukung satu episode The Simpsons, Natalie Portman bermain sebagai Anne Boleyn
Tahun lalu hanya tampil dalam film ringan The Nanny Diaries (2007), Scarlett Johansson berperan sebagai Mary Boleyn
Eric Bana sebagai Henry Tudor
Jim Sturgess sebagai George Boleyn
Mark Rylance sebagai Sir Thomas Boleyn
Kristin Scott Thomas sebagai Lady Elizabeth Boleyn
David Morrissey sebagai The Duke of Norfolk

Director:
Merupakan film pertama Justin Chadwick yang sebelumnya lebih sering terlibat dalam serial atau film televisi.

Comment:

Jika anda menemukan kesamaan fakta dalam film ini dengan sejarah yang sesungguhnya, jangan lantas percaya begitu saja. Peristiwa pada masa itu memang sudah dibuatkan dalam berbagai versi mulai dari yang paling mendekati hingga fiksi belaka. Dan film ini merupakan contoh yang kedua.
Sutradara Chadwick masih meninggalkan banyak lubang dalam kinerjanya sebagai eksekutor. Jika apa yang ia perlihatkan dalam taraf kelas film televisi maka tidak menjadi masalah. Namun untuk kelas film layar lebar, sekuens cerita yang tidak runut menjadi kelemahan yang mendasar, terlebih harus menyimpulkan rentang waktu yang panjang disini.
Beruntung hal itu dapat ditutupi oleh akting gemilang para cast nya. Portman mengesankan sebagai Anne Boleyn yang cerdas, ambisius, menjijikkan sekaligus mampu menarik simpati di akhir film. Johansson bermain aman dengan karisma gadis innocent Mary yang lembut hati. Bana kurang bergigi sebagai Raja Henry VIII karena faktor womanizer yang dikedepankan disini daripada kearifannya memimpin Inggris. Sedangkan dari jajaran pendukung, Scott Thomas dan Morrissey tampil mengesankan sebagai dua pihak yang selalu bertolak belakang.
Kekuatan utama film ini adalah kostum dan setting yang menakjubkan. Bagaimana detail penampilan setiap aktor-aktrisnya diperhatikan terlebih Anne-Mary Boleyn yang karakterisasinya seakan tergambar dari gaun yang mereka pakai. Kastil Inggris yang megah juga terlihat otentik sekaligus ortodok sehingga mampu memberikan latar belakang yang artistik.
Terlepas dari ketidak akuratan sejarah yang diusungnya, The Other Boleyn Girl masih tergolong menyenangkan untuk ditonton. Bagaimana intrik dan romantika berbaur menjadi satu dalam permainan akting yang memikat dan setting yang memanjakan mata. Durasi nyaris dua jam tidak akan terlalu dirasakan walaupun endingnya terkesan diburu-buru tanpa penyelesaian yang masuk logika.

Durasi:
115 menit

U.S. Box Office:
$26,814,957 till Apr 2008

Overall:
7.5 out of 10

Movie-meter: