XL #PerempuanHebat for Kartini Day

THE RING(S) : A short movie specially made for Valentine's Day

Senin, 18 Juli 2011

CHILLAR PARTY : Simpatisan Perjuangan Anak-Anak Mumbai Istimewa

Quotes:
Fatka: Kebanyakan orangtua lupa, apa yang diajarkan pada mereka sewaktu kecil..

Storyline:
Fatka adalah seorang yatim piatu yang berteman dengan seekor anjing bernama Bhidu. Meski tak memiliki siapa-siapa, ia rajin bekerja sebagai pencuci mobil di kawasan Chandan Nagar yang ditempati warga dari berbagai kalangan itu. Saat tanpa sengaja bersinggungan dengan Perdana Menteri Shashikant Bhide dan asistennya yang provokator itu, Fatka malah terancam kehilangan sahabat setia satu-satunya itu. Kini anak-anak setempat yakni Silencer, Akram, Shaolin, Janghya, Aflatoon, Arjun, Toothpaste, Laxman dengan kelebihannya masing-masing bertekad menyelamatkan Bhide sekaligus menyemangati Fatka.

Nice-to-know:
Diproduksi oleh Salman Khan Human Productions dan dirilis pada tanggal 8 Juli 2011 di India nyaris berbarengan tiba di Indonesia lewat Blitzmegaplex.

Cast:
Irfan Khan sebagai Fatka
Chinmai Chandranshuh sebagai Lucky / Panauti
Vedant Desai sebagai Silencer
Rohan Grover sebagai Ramashanker / Akram
Vishesh Tiwari sebagai Laxman / Second Hand
Naman Jain sebagai Balwan / Janghya
Sanath Menon sebagai Arjun / Encyclopedia

Director:
Kolaborasi Vikas Bahl dan Nitesh Tiwari yang sama-sama memulai debut penyutradaraan mereka.

Comment:
Berapa banyak film India yang anda tonton di bioskop dalam setahun? Rasanya bisa dihitung dengan jari sebelah tangan atau jangan-jangan malah nihil? Saran saya, pandanglah film ini sebagai film universal untuk semua usia. Plot ceritanya teramat simple dimana humornya mengalir natural mengisi relung-relung penyampaian konflik yang awalnya ringan hingga memuncak. Tidak sia-sia kinerja trio Bahl, Maurya, Tiwari dalam mengembangkan skripnya sedemikian rupa.
Selayaknya film anak-anak pada umumnya, paruh pertama film diisi dengan potret kehidupan anak-anak Sekolah Dasar Mumbai beserta polah tingkah polosnya mulai dari belajar di sekolah sampai bermain di kompleks tempat tinggal mereka yang semrawut itu. Yang unik setiap anak memiliki julukan tersendiri sesuai bakat dan kondisi mereka sejak lahir. Dari keragaman karakter itulah justru mampu memperkaya makna persahabatan mereka.
Paruh kedua mulai menghadirkan sosok antagonis yang kebetulan seorang tokoh negara. Problematika yang diusung juga sebenarnya enteng dimana hanya berkisar eksistensi anjing jalanan. Namun bagaimanapun juga, seekor hewan tetaplah makhluk hidup yang patut diperlakukan secara baik. Proses menjawab tantangan untuk sebuah tujuan mulia di akhir cerita ini mengingatkan saya pada alur My Name Is Khan beberapa waktu lalu. Bedanya tidak ada yang terlalu didramatisir disini.
Setiap bocah dalam film ini menyuguhkan akting yang luar biasa. Lihat bagaimana mereka mengeluarkan emosinya baik lewat tutur kata atau bahasa tubuh dengan meyakinkan. Muka-muka baru yang mungkin memiliki masa depan yang baik di waktu yang akan datang. Anda akan jatuh cinta pada kesemuanya, bukan hanya satu atau dua. Aktor-aktris dewasa yang mengisi peran orangtua, penyiar bersuara, sang politisi dll juga tampil gemilang. Terlepas dari minimnya porsi bagi peran-peran pendukung tersebut.
Sulit dipercaya pula duet Bahl-Tiwari yang miskin pengalaman itu mampu mengeksusi setiap departemen dalam film ini hingga memberikan kinerja yang maksimal. Kesulitan terbesar rasanya membagi rata scenes di antara sekian banyak aktor cilik disini tapi mereka melakukannya dengan baik. Setting apartemen kelas menengah juga terasa pas sebagai latar belakang cerita yang majemuk ini. Kontras dengan kota Mumbai yang hiruk-pikuk dan padat aktifitas tersebut. Music score nya memang kadang terdengar cheesy tapi bisa dimaafkan mengingat segmentasi film ini sudah jelas.
Suguhan 130 menit yang tak terasa panjang ini akan mendinginkan kepala anda dengan senyum dan tawa ceria sekaligus membuat anda menerawang jauh ke masa lalu. Bisa jadi anda merasa tokoh-tokoh belia disini adalah anda sendiri ataupun salah satu teman-teman anda di masa kecil dahulu. Ingatlah bahwa keluguan dan kejujuran terkadang menjadi kualitas seseorang yang paling dicari di jaman yang serba hipokrit dan egosentris ini. Sebuah film kecil dengan semangat besar lah yang dibutuhkan untuk membangkitkannya. And Chillar Party DID IT!

Durasi:
130 menit

U.S. Box Office:
$4,155 in opening week early July 2011 (limited showing)

Overall:
8 out of 10

Movie-meter:

Tidak ada komentar: