XL #PerempuanHebat for Kartini Day

THE RING(S) : A short movie specially made for Valentine's Day

Tampilkan postingan dengan label tom mcgrath. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tom mcgrath. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Juni 2012

MADAGASCAR 3 : EUROPE’S MOST WANTED Colorful Vibrant Circus Save The Show


Quotes:
Alex: In order to get home, we will come up with an act that will blow everyone away!

Nice-to-know:
Sekuel yang masih diproduksi oleh DreamWorks Animation ini berjarak 7 tahun dari seri pertama dan 4 tahun dari seri keduanya.

Voice:
Ben Stiller sebagai Alex
Chris Rock sebagai Marty
David Schwimmer sebagai Melman
Jada Pinkett Smith sebagai Gloria
Sacha Baron Cohen sebagai King Julien XIII
Cedric the Entertainer sebagai Maurice
Jessica Chastain sebagai Gia
Frances McDormand sebagai Captain Chantel DuBois
Andy Richter sebagai Mort
Bryan Cranston sebagai Vitaly

Director:
Conrad Vernon bergabung dengan duet Eric Darnell dan Tom McGrath yang sudah menyutradarai dua seri sebelumnya.

W For Words:
Kuartet Alex si singa, Marty si zebra, Melman si jerapah dan Gloria si kuda nil merupakan penghuni kebun binatang New York yang kompak dan atraktif. Petualangan mereka terbukti telah menjadi daya tarik utama DreamWorks Animation sejak kesuksesan Madagascar (2005) dan Madagascar: Escape 2 Africa (2008) dalam peredaran domestik dan internasionalnya yang menggembirakan. Eric Darnell yang sedari awal berperan aktif sebagai penulis skrip kali ini bertandem dengan Noah Baumbach mencari sensasi baru yang diharapkan kembali “menggigit” setelah 4 tahun berselang.

Mendapati diri ditipu mentah-mentah oleh gerombolan pinguin, empat sahabat ini melakukan pengejaran sampai Monte Carlo. Kehadiran mereka menarik perhatian Animal Control yang dikepalai oleh kapten wanita ambisius Chantel Dubois hingga terpaksa bergabung dengan kawanan sirkus Eropa. Alex harus berbohong bahwa ia dan teman-temannya merupakan anggota sirkus Amerika agar diterima oleh Gia, Vitaly dkk. Tujuannya tentu kembali ke Big Apple, terutama kebun binatang Central Park setelah rangkaian tur Eropa mulai dari Rome hingga London. Akankah atraksi mereka berhasil menarik penonton sekaligus menuntaskan misi bersama?

Konsistensi karakteristik Alex, Marty, Gloria dan Melman tetap dipertahankan. Stiller, Rock, Schwimmer, Pinkett-Smith masih tetap eksentrik dengan keunikan masing-masing. Catatan khusus bagi Marty, dansa Afro polkadot lengkap dengan tampilan colorful nya itu sangat inspiratif. Sedangkan Baron Cohen melanjutkan rayuan mautnya terhadap Sonia, beruang betina yang loveable itu. Cute couple with slow-mo and background music! Pendatang baru Gia yang disuarakan oleh Chastain sebagai love interest nya Alex memang manis, kontras dengan Vitaly yang disulihkan dengan aksen Rusia kental oleh Cranston. Jangan lupakan pula kontribusi Short sebagai singa laut Stefano yang menyenangkan itu.

Beberapa elemen dalam animasi ini tergolong over the top, jika diperuntukkan untuk anak-anak mungkin dapat dimaafkan tetapi bagi orang dewasa bisa jadi mengangkat sebelah alisnya. Paling nyata adalah aksi impossible Vitaly menembus ring berdiameter semakin kecil, terjadi hanya dalam kedipan mata saja. Lainnya adalah aksi tak kenal lelah Dubois mengejar Alex,  lihat adegan pembuka saat ia melacak jejak, menerobos dinding sekaligus melompati gedung bertingkat. Well, those are too much. Ekspresi bengisnya mungkin mengingatkan anda pada tokoh Cruella DeVille dalam 101 Dalmatians (1996).

Bagan terbaik sekuel ini jelas ada pada pertunjukan sirkus ala Cirque de Soleil nya. Semua tokoh berbaur menjadi satu kesatuan yang utuh dalam mempertontonkan aksi bergemuruh luar biasa yang menyihir audiens dengan balutan warna-warni ciamik dan tembang enerjik “Fireworks” milik Katy Perry. Mata anda tak akan berkedip menikmatinya. Penempatan kamera dengan berbagai arah sudut pandang juga menjadikan efek 3D nya terasa lebih dinamis. Terima kasih pada kinerja trio sutradara Darnell-McGrath-Vernon yang bergerak cepat untuk meminimalkan unsur kemustahilannya disana-sini.

Madagascar 3 memang tidak berambisi menjadi film animasi terbaik yang akan dikenang selama-lamanya oleh penonton tetapi cukup memuaskan selama kurang dari satu setengah jam durasinya. Drama yang tak berlebihan, komedi penghadir tawa demi tawa serta aksi penggugah rasa mampu menata struktur yang kokoh sekaligus membuat anda tetap terhubung secara emosional dengan tokoh-tokoh di dalamnya. Feel the European sensation buoyed by some famous tracks along the way. Yes, you have the most wanted simple entertainment for this summer and the producers will likely continue to the fourth, Madagascar 4ever perhaps? Move it!

Durasi:
85 menit

Overall:
7.5 out of 10

Movie-meter:
 

Notes:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent

Sabtu, 30 Oktober 2010

MEGAMIND : Menjadi Pahlawan Atau Penjahat Itu Pilihan

Quotes:
Roxanne Ritchi-What’s the plan?
Megamind-It mostly involves *not dying*!
Roxanne Ritchi-That’s a good plan, I like that plan…!

Storyline:
Metro Man merupakan pujaan hati Metro City karena selalu berhasil menanggulangi kejahatan yang terjadi termasuk dari penjahat super Megamind yang menjalani hukuman kurungan berpuluh-puluh tahun. Namun asisten Megamind, Minion tidak tinggal diam dan berhasil membebaskan tuannya dari penjara. Megamind segera menyiapkan rencana besarnya yaitu menculik penyiar televisi Roxanne untuk menghancurkan Metro Man. Di luar dugaan rencananya berhasil dan Mega Mind segera menguasai dunia. Namun ia merasa bosan dan tidak ada tantangan lagi. Menggunakan gen Metro Man, Megamind mengubah si kameraman biasa Hal menjadi superhero baru Titan. Malangnya semua tidak berjalan sesuai rencana karena Titan justru menjadi jahat karena obsesif akan kekuatan barunya. Sekarang Megamind mesti menyelesaikan semua kekacauan yang telah dimulainya itu.

Nice-to-know:
Awalnya direncanakan berjudul “Master Mind.” Namun ternyata sudah dipatenkan oleh pembuat serial televisi dan board game tahun 1970an.

Voice:
Will Ferrell sebagai Megamind
Brad Pitt sebagai Metro Man
Tina Fey sebagai Roxanne Ritchi
Jonah Hill sebagai Titan / Hal
David Cross sebagai Minion

Director:
Tom McGrath sebelumnya mengerjakan dua film Madagascar yang tergolong sukses itu.

Comment:
Melihat trailernya tidak banyak yang saya harapkan dari film ini. Mengapa?
Karakter utamanya Megamind adalah super villain yang penampilannya tidak menjual. Wajah yang tirus, kulit berwarna biru gelap dengan jubah panjang hitam yang dikenakannya lebih mengingatkan saya akan tokoh Count Dracula! Sepintas tidak ada yang spesial darinya. Namun Dreamworks mengetengahkan konflik pergulatan batin dengan cukup matang. Sesungguhnya Megamind bukanlah orang jahat tetapi ia dianggap demikian. Yang terjadi kemudian adalah transformasi karakter yang dilakukannya sehingga pribadi aslinya yang berbicara pada akhirnya. Jujur storyline ini terasa agak berat bagi anak-anak meskipun yang sudah agak besar sekalipun.
Sekali lagi saya katakan, saya sulit menyukai seorang Will Ferrell. Namun dalam animasi yang hanya memakai suaranya, hal tersebut tidak mengganggu. Ferrell mampu menghadirkan sosok Megamind yang sinis sekaligus eksentrik dengan imej yang tepat. Brad Pitt seperti biasa “loveable” selayaknya seorang Metro Man yang dipuja-puja, tetapi film ini tidak bercerita mengenai dirinya. Tina Fey sendiri merupakan pilihan tepat bagi karakter reporter Roxanne yang witty sekaligus cerdas. Lain lagi dengan Jonah Hill yang sedari awal tone suara dan bahasa tubuh seorang Hal sudah demikian menyebalkan.
Sutradara McGrath tergolong berhasil menghadirkan visualisasi yang kreatif dengan pengeksekusian elemen 3D yang brilian sepanjang film. Namun saya merasa terlalu banyak hal yang ingin disampaikan pada dua pertiga durasinya sehingga film ini terasa sedikit membosankan bagi para penonton yang seakan dipaksa untuk diseret-seret mengikutinya. Beruntung endingnya ditutup dengan cukup manis dimana sisi emosionalnya tertangkap secara maksimal.
Megamind tidaklah sesolid Despicable Me dalam berbagai aspek tetapi masih cukup menyenangkan sebagai sebuah tontonan terutama jika anda bisa mencoba untuk menyukai sosok Megamind sejak menit awal film. Ohya kemunculan beberapa soundtracknya juga sangat tepat untuk menyokong bangunan cerita yang ingin dihadirkan. Pesan moralnya adalah jadilah dirimu sendiri dan selalu ikuti kata hatimu karena itulah karakter asli pembentuk kepribadianmu!

Durasi:
95 menit

Overall:
7.5 out of 10

Movie-meter:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent

Kamis, 25 Desember 2008

MADAGASCAR ESCAPE 2 AFRICA : Petualangan Alam Bebas Afrika

Quotes:
Alex-I like to move it, move it!
Gloria-He likes to move it, move it!
Marty-She likes to move it, move it!
Melman-We like to...?
Lemurs-Move it!

Cerita:
Melanjutkan petualangan sebelumnya dalam Madagascar, Alex, Marty, Gloria, Melman bertekad kembali ke New York, dengan pesawat tempur yang dulu jatuh dan dirakit kembali oleh segerombolan pinguin pintar. Sayangnya penerbangan tidak berjalan mulus karena mereka terpaksa mendarat darurat di pedalaman Afrika. Masing-masing dari mereka berempat menemui petualangannya sendiri, mulai dari Alex yang berjumpa orangtuanya, Marty dan Gloria yang bertemu kawanannya dan Melman yang masih kebingungan untuk menyatakan perasaan terpendamnya pada Gloria. Semua itu akan membuat anda terpingkal-pingkal dengan polah tingkah hewan-hewan superstar kebun binatang New York ini!

Gambar:
Animasinya cukup kaya dan detail dimana penggambaran alam bebas Afrika cukup mengagumkan. Sayangnya belum dibalut dengan teknologi 3D!

Voice:
Masih melanjutkan suara khas mereka masing-masing adalah
Ben Stiller sebagai Alex
Chris Rock sebagai Marty
David Schwimmer sebagai Melman
Jada Pinkett Smith sebagai Gloria

Sutradara:
Masih digawangi oleh duet Eric Darnell dan Tom McGrath yang sukses membawa seri pertamanya hampir menembus 200 juta dollar pada peredaran di Amerika saja!

Komentar:
Membawa sebagian besar elemen film pertamanya tidak membuat Escape 2 Africa kehabisan ide untuk mengocok perut. Penokohan yang berkembang di antara empat karakter utamanya ditambah kemunculan segerombolan pinguin pintar yang berhasil mencuri scene merupakan nilai plusnya. Film ini sangat menghibur dan cocok ditonton oleh anda sekeluarga pada liburan akhir tahun. Rasanya tidak mengejutkan jika masih ada sekuelnya di masa mendatang, yang patut ditunggu adalah spin-off pinguin-pinguin pintar yang cukup potensial untuk berdiri sendiri. Bagaimana menurut anda?

Durasi:
85 menit

U.S. Box Office:
$179,982,968 till end of Feb 2009

Overall:
7.5 out of 10

Penilaian:
Karya seni ga boleh dibawah 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent
No such perfect 9.5 or 10!