XL #PerempuanHebat for Kartini Day

THE RING(S) : A short movie specially made for Valentine's Day

Tampilkan postingan dengan label sanjay dutt. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sanjay dutt. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 Januari 2012

AGNEEPATH : Balas Dendam Seteru Masa Kecil


Tagline:
The path of fire

Nice-to-know:
Merupakan remake berjudul sama di tahun 1990 yang melejitkan nama Amitabh Bachchan.

Cast:
Hrithik Roshan sebagai Vijay
Priyanka Chopra sebagai Kaali
Sanjay Dutt sebagai Kancha
Rishi Kapoor sebagai Rauf Lala
Om Puri sebagai Gaitonde
Zarina Wahab sebagai Ibu Vijay
Katrina Kaif

Director:
Debut penyutradaraan bagi Karan Malhotra.

W For Words:
Remake film yang sudah melegenda tampaknya menjadi tren terbaru industri perfilman Bollywood. Sejauh ini hasil box officenya memang bagus termasuk yang satu ini sudah mengumpulkan total 67.5 crore di minggu pertama perilisannya. Namun jika ukurannya adalah kualitas maka semua penilaian akan dikembalikan kepada penonton, apakah versi asli atau remake yang lebih baik menurut mereka terlepas dari seberapa banyak kesamaan di antaranya.

Masih setia dengan originalnya yang rilis 22 tahun lalu, film ini berkisah mengenai terbunuhnya seorang guru yang disegani Dinanath Chauhan karena fitnah dari penjahat sadis Kancha di desa Mandwa disaksikan putranya Vijay. 15 tahun kemudian, Vijay yang telah tumbuh dewasa pindah ke Mumbai bersama ibunya yang tengah mengandung. Mudah ditebak, aroma balas dendam segera tercium dimana Vijay sepakat bekerjasama dengan musuh Kancha yaitu Rauf Lala.
Hrithik Roshan sekali lagi menunjukkan kelasnya. Penjiwaan ikon legendaris Vijay (dulu diperankan Amitabh Bachchan) dilakukannya dengan elegan sekaligus tangguh. Berseberangan dengannya, Sanjay Dutt yang sudah mulai berumur juga mampu memancing kebencian khalayak terhadap tokoh Kancha yang kejam. Di luar keduanya, Rishi Kapoor, Priyanka Chopra dan Zarina Wahab juga bermain baik walaupun karakter-karakternya sedikit kurang pengembangan.

Sutradara debutan Karan Malhotra memiliki semua elemen yang layak dijual disini mulai dari aksi seru, balas dendam, drama, percintaan yang teramat menghibur. Sebuah paket lengkap yang diceritakan dengan memikat. Tanpa lupa sentuhan baru juga diberikan pada masing-masing karakternya, Suguhan musik dari Ajay-Atul tidak buruk di sepanjang film tapi rasanya sulit menunjuk salah satu tembang untuk bisa menjadi hit dalam tangga lagu, mungkin Chikni Chameli dari Katrina Kaif?
Kekuatan Agneepath versi remake ini memang terletak dari eksplorasi Karan Malhotra yang dinamis di berbagai departemen. Scene yang mempertemukan Vijay dan Kancha diyakini akan selalu menarik perhatian audiens. Sebuah drama balas dendam yang setia dengan pakem tradisional dengan sedikit bergaya melodramatic berlebihan. Terlepas dari sumbangsih brilian para castnya, saya tetap merasa durasi 3 jam terlalu melelahkan dimana terjadi perpanjangan plot disana-sini. It’s quite good but not memorable enough to carry on in the next days!

Durasi:
174 menit

Asian Box Office:
Rs 67.5 crore in opening week in India

Overall:
7 out of 10

Movie-meter:


Notes:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent

Selasa, 28 Juni 2011

DOUBLE DHAMAAL : Empat Pria Terjebak Tipu Menipu

Storyline:
Aditya Shrivastav, Boman Contractor, Manav Shrivastav dan Deshbandhu Roy adalah 4 pemuda Hindi pengangguran dan miskin secara finansial. Mereka pada akhirnya sepakat mendatangi Kabir Nayak yang terlihat memiliki kehidupan mewah nan sempurna bersama istrinya, Kamini dan saudarinya, Kiya. Namun ternyata itu belum cukup karena Kabir memiliki affair dengan seorang wanita bernama Gulabo sehingga 4 pecundang itu berusaha memerasnya demi posisi mitra kerja yang sangat menggiurkan. Lewat serangkaian kejadian, Aditya, Boman, Manav dan Deshbandu terdampar di Macau dan meminta bantuan gangster kawakan, Mohsin Bhai. Berhasilkah mereka membalas dendam pada Kabir yang telah memiliki Kasino 'Four Jokers' tersebut?

Nice-to-know:
Diproduseri oleh Ashok Thakeria dan dirilis 24 Juni 2011 di India sana.

Cast:
Sanjay Dutt as Kabir Nayak
Mallika Sherawat as Kamini
Kangana Ranaut as Kiya Nayak
Riteish Deshmukh as Roy / Lee / Heera Bhai / Tukya "Kale" Ram
Arshad Warsi as Adi / Ghanta Singh
Aashish Chaudhary as Boman / Barbara Hori / Dodo
Jaaved Jaaferi as Manav / Jojo
Harry Josh as Johnny Bonzela

Director:
Indra Kumar

Comment:
Film ini konon merupakan sekuel dari Dhamaal (2007) yang tidak pernah saya saksikan ataupun dengar sebelumnya. Alasan menonton film ini murni karena rasa penasaran dimana sebuah judul film India yang diputar di jaringan XXI bisa dihitung jari dalam setahunnya. Jika harus menyebutkan 3 judul terakhir yang saya saksikan adalah My Name Is Khan, Kites dan Ravaan yang masing-masingnya berbeda genre itu.
Benang merah ceritanya sendiri tidak terlalu spesial dimana hanya mengandalkan interaksi dari four jokers yang berbeda-beda tingkah laku dan kepribadiannya itu beserta misi mereka untuk menipu sekaligus ditipu demi mendapatkan keuntungan. Tidak ada yang baru bukan? Formula sejenis banyak ditemukan dalam film-film Hollywood yang rupanya cukup banyak mempengaruhi sutradara Indra Kumar dalam mengarahkan film ini.
Saya nyaris tidak mengenali Sanjay Dutt dalam peran sebagai Kabir disini. Ia terlihat lebih mature dengan wibawa tersendiri sebagai penipu ulung kelas kakap. Mallika dan Kangana tampil cantik sebagai pemanis film meski tidak banyak exposure terhadap karakter Kamini dan Kiya kali ini. Riteish, Arshad, Aashish, Jaaved tergolong cukup kompak dan bahu membahu menjalankan 1001 trik dan penyamaran yang konyol bin norak tersebut.
Jika dimaksudkan sebagai film komedi, naskah karangan Tushar Hiranandani ini menurut saya terlalu berusaha keras mengocok perut penonton. Jika seharusnya berhenti di langkah 2 sudah cukup memancing tawa, kebanyakan scene jenaka disini justru terus melaju ke langkah 3, 4 dst sehingga malah terkesan slapstick dan norak. Dialog yang disusun oleh Rashid Sajid juga tidak secerdas yang diharapkan sehingga nilai jualnya masih kurang maksimal.
Terus terang “dipaksa” untuk tertawa terus-menerus dalam durasi yang tidak singkat itu ternyata sangat melelahkan. Double Dhamaal pada akhirnya tidak lagi menyuguhkan nuansa komikal tapi kebosanan amat sangat karena tidak didukung oleh penjelasan ini-itunya yang krusial. Satu-satunya yang menarik hanyalah suguhan warna-warna pastel cerah yang dominan di sepanjang film serta kontribusi soundtrack yang ear-catchy itu. Selebihnya hanya sebuah never-ending comedy yang hampa dan terlalu bersikeras menyentil logika.

Durasi:
140 menit

India Box Office:
Indian Rupee 25.65 crore di opening weeknya

Overall:
6.5 out of 10

Movie-meter: