XL #PerempuanHebat for Kartini Day

THE RING(S) : A short movie specially made for Valentine's Day

Tampilkan postingan dengan label mallika sherawat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mallika sherawat. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Juni 2011

DOUBLE DHAMAAL : Empat Pria Terjebak Tipu Menipu

Storyline:
Aditya Shrivastav, Boman Contractor, Manav Shrivastav dan Deshbandhu Roy adalah 4 pemuda Hindi pengangguran dan miskin secara finansial. Mereka pada akhirnya sepakat mendatangi Kabir Nayak yang terlihat memiliki kehidupan mewah nan sempurna bersama istrinya, Kamini dan saudarinya, Kiya. Namun ternyata itu belum cukup karena Kabir memiliki affair dengan seorang wanita bernama Gulabo sehingga 4 pecundang itu berusaha memerasnya demi posisi mitra kerja yang sangat menggiurkan. Lewat serangkaian kejadian, Aditya, Boman, Manav dan Deshbandu terdampar di Macau dan meminta bantuan gangster kawakan, Mohsin Bhai. Berhasilkah mereka membalas dendam pada Kabir yang telah memiliki Kasino 'Four Jokers' tersebut?

Nice-to-know:
Diproduseri oleh Ashok Thakeria dan dirilis 24 Juni 2011 di India sana.

Cast:
Sanjay Dutt as Kabir Nayak
Mallika Sherawat as Kamini
Kangana Ranaut as Kiya Nayak
Riteish Deshmukh as Roy / Lee / Heera Bhai / Tukya "Kale" Ram
Arshad Warsi as Adi / Ghanta Singh
Aashish Chaudhary as Boman / Barbara Hori / Dodo
Jaaved Jaaferi as Manav / Jojo
Harry Josh as Johnny Bonzela

Director:
Indra Kumar

Comment:
Film ini konon merupakan sekuel dari Dhamaal (2007) yang tidak pernah saya saksikan ataupun dengar sebelumnya. Alasan menonton film ini murni karena rasa penasaran dimana sebuah judul film India yang diputar di jaringan XXI bisa dihitung jari dalam setahunnya. Jika harus menyebutkan 3 judul terakhir yang saya saksikan adalah My Name Is Khan, Kites dan Ravaan yang masing-masingnya berbeda genre itu.
Benang merah ceritanya sendiri tidak terlalu spesial dimana hanya mengandalkan interaksi dari four jokers yang berbeda-beda tingkah laku dan kepribadiannya itu beserta misi mereka untuk menipu sekaligus ditipu demi mendapatkan keuntungan. Tidak ada yang baru bukan? Formula sejenis banyak ditemukan dalam film-film Hollywood yang rupanya cukup banyak mempengaruhi sutradara Indra Kumar dalam mengarahkan film ini.
Saya nyaris tidak mengenali Sanjay Dutt dalam peran sebagai Kabir disini. Ia terlihat lebih mature dengan wibawa tersendiri sebagai penipu ulung kelas kakap. Mallika dan Kangana tampil cantik sebagai pemanis film meski tidak banyak exposure terhadap karakter Kamini dan Kiya kali ini. Riteish, Arshad, Aashish, Jaaved tergolong cukup kompak dan bahu membahu menjalankan 1001 trik dan penyamaran yang konyol bin norak tersebut.
Jika dimaksudkan sebagai film komedi, naskah karangan Tushar Hiranandani ini menurut saya terlalu berusaha keras mengocok perut penonton. Jika seharusnya berhenti di langkah 2 sudah cukup memancing tawa, kebanyakan scene jenaka disini justru terus melaju ke langkah 3, 4 dst sehingga malah terkesan slapstick dan norak. Dialog yang disusun oleh Rashid Sajid juga tidak secerdas yang diharapkan sehingga nilai jualnya masih kurang maksimal.
Terus terang “dipaksa” untuk tertawa terus-menerus dalam durasi yang tidak singkat itu ternyata sangat melelahkan. Double Dhamaal pada akhirnya tidak lagi menyuguhkan nuansa komikal tapi kebosanan amat sangat karena tidak didukung oleh penjelasan ini-itunya yang krusial. Satu-satunya yang menarik hanyalah suguhan warna-warna pastel cerah yang dominan di sepanjang film serta kontribusi soundtrack yang ear-catchy itu. Selebihnya hanya sebuah never-ending comedy yang hampa dan terlalu bersikeras menyentil logika.

Durasi:
140 menit

India Box Office:
Indian Rupee 25.65 crore di opening weeknya

Overall:
6.5 out of 10

Movie-meter:

Senin, 29 November 2010

HISSS : Perjalanan Balas Dendam Wanita Ular

Tagline:
She's sexy... venomous... and she'll swallow you whole...

Storyline:
Diangkat dari mitos negeri Timur Jauh dimana ular betina diyakini mampu bertransformasi menjadi manusia dan mengejar para penculik pasangannya.

Nice-to-know:
Irrfan Khan menggantikan Amitabh Bachchan untuk peran utama pria disini.

Cast:
Irrfan Khan
Mallika Sherawat sebagai Nagin
Jeff Doucette sebagai George States
Divya Dutta

Director:
Jennifer Chambers Lynch merupakan putri dari sutradara David Lynch dan pelukis Peggy Lynch yang bercerai sejak usianya masih 6 tahun.

Comment:
Benang merah cerita film ini rasanya sudah berkali-kali diangkat sebelumnya terutama dari daratan Asia, sebut saja Thailand ataupun China. Namun dengan citarasa India, saya mengharapkan sesuatu yang berbeda disini. Dan terbukti penggarapannya sedikit di luar kebiasaan Bollywood tetapi lebih bernuansakan Hollywood. Sayangnya tidak dibarengi bujet yang memadai sehingga visual efeknya terasa kurang menjual.
Plotnya seharusnya setia dengan penceritaan mitos/legenda yang beredar di masyarakat, tetapi sutradara Lynch malah percaya dengan horor/thriller sederhana beralur linier. Alhasil film ini hanya menarik di bagian prolog nya saja tetapi memasuki pertengahan hingga bagian ending semakin kehilangan fokusnya. Skrip yang ditulis oleh Lynch juga sama buruknya karena hanya berusaha mengejutkan dan membuat para penonton jijik melihat scene-scene "berdarah" yang sejujurnya masih kurang power.
Pemilihan Mallika terbilang tepat karena tubuh seksinya benar-benar menjual terutama saat transformasi ular ke wanita ataupun sebaliknya. Sayang hal ini lagi-lagi dicoreng dengan spesial efek yang tidak meyakinkan plus adegan making love bersama ular yang pointless. Sedangkan Irrfan harus diakui masih cukup berkharisma sebagai police officer tetapi dialog-dialog yang terlontar dari mulutnya terasa klise dan tidak berisi samasekali. Apalagi ia satu-satunya tokoh sentral yang mampu "berbicara" disini dan berbagi scene dengan beberapa aktor pendukung lainnya seperti si antagonis Doucette yang tidak rasional itu.
Ending ditutup dengan menggelikan saat dua orang yang berduka dengan kehilangannya masing-masing membuat saya bertanya-tanya film apa yang baru saja saya saksikan. Poin minus pula, kemolekan tubuh Mallika yang menjadi komoditi utama film ini justru disensor habis-habisan. Hisss bukanlah film yang sangat buruk tetapi cukup aneh untuk dinikmati secara rasional karena akan meninggalkan banyak pertanyaan di benak anda selepas menontonnya.

Durasi:
95 menit

U.K. Box Office:
£8,519 till end of Oct 2010.

Overall:
6.5 out of 10

Movie-meter:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent