XL #PerempuanHebat for Kartini Day

THE RING(S) : A short movie specially made for Valentine's Day

Tampilkan postingan dengan label christopher egan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label christopher egan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Juni 2010

LETTERS TO JULIET : Terlambatkah Kesempatan Kedua Untuk Cinta?

Quotes:
Sophie-I'm sorry, I didn't know love had an expiration date.

Storyline:
Sophie mengikuti tunangannya yang seorang koki handal, Victor untuk melakukan perjalanan ke Verona, Italia. Disana Victor yang sibuk sendiri meninggalkan Sophie untuk membuat sebuah tulisan tentang romantisme Italia yang diinspirasi dari Secretary of Juliet. Disanalah sekelompok wanita paruh baya menulis jawaban atas surat-surat cinta yang dikirim oleh gadis-gadis dari seluruh dunia. Tanpa sengaja, Sophie menemukan surat cinta Claire yang telah tersembunyi selama 50 tahun dan membalasnya. Hal tersebut memicu kedatangan Claire yang sudah berusia lanjut dari Inggris bersama cucunya Charlie untuk mencari Lorenzo nya yang hilang. Petualangan tidak terduga pun dilakoni Sophie yang mungkin mengubah perspektifnya tentang cinta.

Nice-to-know:
Vanessa Redgrave dan Franco Nero merupakan pasangan sesungguhnya di kehidupan nyata.

Cast:
Karir akting Amanda Seyfried dimulai di layar gelas, As The World Turns pada tahun 2000. Kali ini kebagian peran utama Sophie yang secara sementara bergabung Secretary Of Juliet sementara tunangannya, Victor yang dilakoni oleh Gael Garcia Bernal sibuk menghadiri lelang wine.
Pernah mendukung Resident Evil : Extinction (2007), Christopher Egan bermain sebagai Charlie, pemuda Inggris yang menemani neneknya ke Italia.
Sempat memenangi Oscar kategori Aktris Pembantu Terbaik lewat Julia (1977), Vanessa Redgrave berperan sebagai Claire yang mencari cinta pertamanya justru di usia senja.

Director:
Karya penyutradaraannya pertama kali melalui Curfew (1989) dan Letters To Juliet merupakan karya ke-12 bagi Gary Winick.

Comment:
Melihat trailer film ini saya mengharapkan drama romantis yang berkualitas dan setelah menunggu beberapa minggu untuk kemudian menyaksikannya, harapan saya tidak salah. Plot ceritanya tidak jauh-jauh dari cinta dan mungkin bisa anda prediksikan apa yang akan terjadi dari menit ke menitnya. Namun yang membuat berbeda adalah intensitas scene demi scenenya disajikan dengan hangat dan tulus sehingga anda akan sabar menanti dan mengikutinya hingga berakhir. Penjiwaan Seyfried yang kaya ekspresi dan kepribadian sangat menarik. Mata bulat besarnya cukup mewakili kecerdasan dan antusiasme tokoh Sophie yang sebenarnya rapuh dan bimbang. Ia berhasil memimpin karakter lain yang juga tidak kalah mengecewakan. Redgrave memperlihatkan senioritasnya dengan tokoh Claire yang sensitif dan menyenangkan. Bernal juga menggambarkan sosok tunangan yang gila kerja dan sedikit egois. Tidak berbeda dengan Egan yang menerjemahkan tipikal pria Inggris kaku yang mengedepankan logika daripada cinta. Suasana Verona yang indah dengan lanskap bangunan tua di tengah-tengah padang rumput dan perladangan anggur juga sudah menimbulkan romantisme tersendiri. Romantisme yang sebetulnya dibungkus dengan pelukan hangat, gandengan tangan, curi pandang ataupun ciuman yang ditunggu-tunggu ini akan membuat hati audiens berdegup kencang dengan permainan emosi yang tumpah ruah. Letters To Juliet yang segmentasi utamanya wanita tetap membuat saya dan para penonton pria lainnya larut dalam antusiasme hingga durasi berakhir. Still great classic cliche romance movie that probably you've been waiting for!

Durasi:
105 menit

U.S. Box Office:
$46,754,242 till mid Jun 2010.

Overall:
8 out of 10

Movie-meter:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent

Kamis, 05 November 2009

CRUSH : Terjebak Realita Mimpi Gadis Maut

Tagline:
Attraction can be fatal

Storyline:
Julian merupakan idola kampus karena jago taekwondo. Sayangnya karena masalah minuman keras membuatnya mendapat skorsing. Demi mengisi waktu luangnya, Julian setuju menjaga rumah megah Harry demi mendapat tambahan uang. Disanalah ia berjumpa gadis cantik berbikini merah yang diketahui bernama Anna yang dianggap keponakan Harry. Terjadilah percikan keintiman diantara mereka meski Julian sudah memiliki kekasih, Clare. Lambat laun Anna semakin obsesif dan Julian semakin terganggu insomnianya. Siapa sesungguhnya Anna?

Nice-to-know:
Diproduksi oleh Nexus 6 Films dengan bujet sekitar 1,5 juta dollar.

Cast:
Sebelum ini sempat muncul dalam Resident Evil : Extinction (2007), Christopher Egan bermain sebagai Julian
Brooke Harmon sebagai Clare
Emma Lung sebagai Anna
Christian Clark sebagai Wesley

Director:
Kolaborasi sekaligus karya debut bagi Jeffrey Gerritsen dan John V. Soto

Comment:
Di penghujung tahun 1980an pernah muncul sebuah thriller erotis sukses yang melejitkan nama Michael Douglas dan Glenn Close. Sejak saat itu banyak sekali film-film bertemakan sama dengan kualitas yang sangat jauh di bawahnya. Salah satu pengekornya adalah film buatan Australia ini yang dibintangi oleh aktor aktris yang dijamin belum pernah anda kenal sebelumnya. Sutradaranya pun baru memulai karirnya sehingga sinematografi yang dihasilkan agak miskin dan hanya memaksimalkan jelajah sebuah rumah luas nan mewah saja.
Beruntung sekali film ini tidak jelas-jelas mengikuti pakem yang ada, tetapi membumbuinya dengan elemen supernatural memasuki pertengahan durasi film. Twist menarik di penghujung cerita disiapkan untuk anda. Penasaran? Saya tidak akan melakukan spoiler disini. Jangan cepat menyimpulkan film ini menarik dahulu. Masih banyak terdapat kelemahan mendasar diantaranya alur yang lambat dan sedikit pengabaian logika. Teror demi teror yang seharusnya bekerja dengan baik untuk genre seperti ini nyatanya seringkali menguap tanpa terselesaikan. Sayang sekali.
Dari segi akting nyaris tidak ada yang istimewa. Julian yang digambarkan superior dalam olahraga malah terlihat "loyo" menghadapi gangguan. Emma sebagai antagonis juga tidak dibekali latar belakang yang cukup kuat untuk benar-benar diperangi protagonis dan penonton sekalipun. Sedangkan karakter Clare tidak mendapat porsi yang memadai untuk dikasihani. Alhasil Crush bisa jadi hanya akan membuang-buang waktu anda yang berharga. Jika anda memaksakan diri untuk tetap menontonnya sebaiknya langsung mulai dari pertengahan saja!

Durasi:
80 menit

Overall:
6.5 out of 10

Movie-meter:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent