XL #PerempuanHebat for Kartini Day

THE RING(S) : A short movie specially made for Valentine's Day

Tampilkan postingan dengan label barbie hsu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label barbie hsu. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 Desember 2012

MILLION DOLLAR CROCODILE : Laughable Beast Movie From China


Quote: 
Insurance agent: Believe it or not, it’s this long and this big!
Wang: Did you see it yourself?
Insurance agent: No

Nice-to-know: 

Film yang diproduksi oleh Screen Media Films ini sudah rilis di China pada tanggal 8 Juni 2012 yang lalu.

Cast: 
Tao Guo sebagai Wang Beiji
Barbie Hsu sebagai Wen Yan
Suet Lam sebagai Zhao

Ding Jiali sebagai Xiaoxing
Shi Zhaoqi sebagai Liu

Director: 
Merupakan debut penyutradaraan Li Sheng Lin yang juga menulis skripnya.

W For Words: 
Pencapaian terbaik film ini adalah sebagai pembuka Montreal International Film Festival 2012. Tampaknya China cukup percaya diri dalam memproduksi film pertama yang mengusung teknologi CGI secara baik dan benar dalam wujud buaya betina sepanjang 36 kaki! Jangan ditanya berapa banyak judul produksi Hollywood yang bertemakan serupa sebelumnya mulai dari yang paling wah sampai medioker sekalipun. Kesalahan terbesar biasanya ada di aspek cerita yang kurang diperhatikan. Bagaimana dengan yang satu ini? Tertarik untuk membuktikannya sendiri?

Bocah sepuluh tahun, Xiaoxing menganggap buaya raksasa bernama Amao milik Kakek Liu sebagai temannya. Karena kesulitan uang untuk perawatan, Amao dan kawanan buaya lain terpaksa dijual pada pengusaha restoran ilegal, Zhao. Pada satu kesempatan, Amao berhasil kabur dan tanpa sengaja menelan sebuah tas berisi uang seratus ribu Euro punya Yan yang baru kembali dari Italia. Yan yang tidak terima melapor pada polisi lokal, Wang yang juga ayah Xiaoxing. Perburuan liar dari berbagai pihak lantas dilakukan terhadap buaya betina yang mulai mengganas tersebut.

Lin sebagai penulis skrip memang lebih menitikberatkan pada unsur hiburan dan komedinya. Saya harus katakan sejak menit awal, film ini gagal menjaring simpati penonton terhadap salah satu karakternya sekalipun. Xiaoxing tidak tampak seperti bocah lugu menggemaskan tapi nakal menyebalkan, Yan bukanlah heroine tegar tapi materialistis manja, Wang lebih mirip pecundang menyedihkan dibanding polisi berwibawa. Siapa dari mereka yang akan anda dukung untuk selamat pada akhirnya? Jika harus jujur, saya berharap ketiganya menjadi korban saja dengan karakteristik yang begitu mengganggu.

Lin sebagai sutradara memang berupaya menjaga tensi film agar stabil. Ia cukup berhasil meski harus menempuh jalan yang corny sekalipun termasuk memberikan sisi emosional pada Amao di penghujung. Spesial efek merupakan suguhan terbaik dimana pergerakan buaya tergolong wajar, baik di darat (kebun teh) atau air (sungai, bendungan) lengkap dengan jejak yang ditinggalkannya. Apabila anda berharap cipratan darah dan adegan kekerasan mungkin akan kecewa karena porsinya tergolong minim dan cenderung aman dikonsumsi oleh seluruh kelompok umur.

Satu-satunya yang tampil menawan disini adalah Suet Lam dengan sifat rakus dan culasnya yang dominan sebagai antagonis Zhao. Andai dapat memaklumi “kepayahan” Wang, akting Guo Tao sebetulnya cukup menarik. Ia tabah menghadapi “tekanan” dari sana sini mulai dari atasan, rekan kerja, warga, pendatang baru hingga anaknya sendiri yang tidak menghargainya. Bagi aktris sekaliber Barbie Hsu, peran Yan hanya akan menorehkan catatan hitam karirnya. Saya sangat terganggu dengan dialog itu-itu saja yang tak jarang terucap melalui jeritan melengking atau teriakan histeris.

Million Dollar Crocodile pada akhirnya hanya akan menjadi film kebanggaan negeri tirai bambu yang sebetulnya tidak pantas dibanggakan. Kelemahan skrip tak bisa dipungkiri terlepas dari kemustahilan yang paling mungkin terjadi pada setting pinggiran propinsi Hangzhou masa kini. Sisi komedik yang dibangun terbukti masih bercitarasa lokal, simak dialog antara pemetik teh Fang Qingzhuo dan agen asuransi Wang Jinsong yang kocak itu. Terima kasih pada sinematografer Li Xi dengan konsep fotografi layar lebarnya yang menjadikan film yang juga dikenal dengan judul Croczilla ini believeable.

Durasi:
87 menit 

Overall: 

6.5 out of 10

Movie-meter:

Notes:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent

Minggu, 01 Juli 2012

MOTORWAY : Familiar Quality Chase and Drive Theme


Tagline:
Lo: If you lose your drive, you’re worse off than a broken car.

Nice-to-know:
Film berjudul asli Che Sau yang diproduksi Milkyway Image Productions ini rilis di Hongkong pada tanggal 21 Juni 2012.

Cast:
Anthony Wong sebagai Lo
Shawn Yue sebagai Cheung
Guo Xiaodong sebagai Jiang
Michelle Ye
Barbie Hsu
Josie Ho

Director:
Merupakan film kesebelas bagi Pou-soi Cheang setelah Accident (2011).

W For Words:
Kabarnya produser Johnny To dan sutradara Soi Cheang telah mengerjakan proyek ini sejak tahun 2009. Berbagai proses pengulangan mulai dari skrip, syuting hingga editing pun menyertai sebelum film dapat dirilis sepenuhnya medio 2012 ini. Sesungguhnya buah pemikiran Joey O'Bryan dan Kam-Yuen Szeto ini tidak menawarkan hal baru dengan formula serupa milik franchise The Fast And The Furious, Gone In 60 Second (2000) atau produksi Hongkong sendiri, Initial D (2005). Meski demikian hal tersebut tidak menyurutkan langkah saya untuk menyaksikannya. In the end, I’m satisfied enough!

Jiang adalah pengemudi ulung yang telah pensiun tapi sepakat membantu criminal berbahaya keluar dari penjara demi satu perampokan berlian terakhir di Wui Tai Commercial Building. Musuh bebuyutannya, Lo juga akan menjalani masa bakti terakhirnya sebagai polisi senior. Polantas muda, Cheung yang ambisius bertekad menangkap Jiang tetapi gagal di gang sempit yang menghancurkan mobilnya. Dikeluarkan dari satuan karena sifat pembangkangnya, Cheung tak berniat mundur dan meminta bantuan Lo untuk mengajarkan teknik mengemudi terbaiknya.

Sutradara Cheang berupaya mempercepat tempo untuk menghindari kebosanan. Perasaan yang memang sulit dihindari ketika terjadi dramatisasi di beberapa bagian, terlebih penjelasan masa lalu Lo yang dirasa perlu. Untungnya penampilan aktor-aktris kaliber Hongkong disini samasekali tak mengecewakan walaupun tidak dominan. Karakter kunci tetap dipegang oleh trio Anthony, Shawn dan Guo yang memberikan penjiwaan yang sesuai dengan karakterisasi masing-masing. Kemunculan sekilas Barbie sebagai dokter bedah yang disukai Cheung memberikan warna lain dalam kemungkinan romansa di antara mereka.

Jangan harapkan aksi kejar-kejaran seru yang rajin menghancurkan mobil mewah layaknya produksi Hollywood. Film ini terbukti masih menawarkan semua hal tersebut tetapi dalam skala yang lebih kecil. Tentunya sudah disesuaikan dengan konflik yang ada di antara penjahat karismatik dan polisi simpatik yang setara itu sehingga terjadi pertukaran dialog yang efektif secukupnya. Yang menarik, sinematografer Yuen Man Fung dan Kenny Tse melakukan keseluruhan proses tanpa permisi dimana waktu syuting memang dominan di malam hari. This is what you called guerrilla-style!

Segi lighting yang minim karena pencahayaan natural di bagian penghujung film memang agak mengganggu kenikmatan penonton dalam mengetahui apa yang tengah terjadi. Overall, Motorway masih lumayan mengesankan walau mengusung ide familiar dan gaya konvensional. Seperti yang anda tahu, sang jagoan percaya diri, gagal pada kesempatan pertama, bangkit karena mendapat suntikan moral dari sosok ayah/guru yang membimbingnya sebelum sukses mencapai tujuannya. Therefore, only smart filmmaking skills make it slightly different this time!

Durasi:
90 menit

Overall:
7.5 out of 10

Movie-meter:

Notes:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent

Selasa, 25 November 2008

CONNECTED : Pertaruhan Hidup Sebuah Koneksi Telepon

Cerita:
A Bang seorang penagih hutang sekaligus orangtua tunggal hidupnya tidak berjalan dengan baik. Dalam perjalanan ke bandara mengantar kepergian kakak dan putranya ke Kanada, A Bang menerima telepon dari seorang wanita bernama Grace yang mengaku terancam jiwanya. Awalnya tidak mempercayai tapi kebaikan hati A Bang membuatnya mau membantu Grace yang samasekali tidak dikenalnya hanya dengan berkomunikasi melalui telepon genggam! Berhasilkah usaha A Bang menyelamatkan Grace dari ancaman sekaligus mempertahankan keluarganya sendiri?

Gambar:
Adegan seru yang memacu adrenalin di berbagai sudut kota Hongkong mulai dari kompleks perumahan, gudang tak terpakai, sekolah, jalan bebas hambatan dan berujung di bandara!

Act:
Louis Koo sebagai A Bang bisa dikatakan keluar dari peran stereotypenya. Seorang ayah yang harus bertanggungjawab terhadap kehidupan putranya sekaligus mencoba berbuat baik bahkan terhadap orang yang tidak pernah ditemuinya sekalipun.
Barbie Hsu yang angkat nama lewat serial hit Meteor Garden disini kebagian peran wanita muda Grace yang disekap segerombolan mafia yang menginginkan sesuatu darinya.
Nick Cheung sebagai Detektif Fai yang tengah menjalani masa skorsing tapi mempercayai instingnya dalam mencium kejahatan.
Tidak biasanya Liu Ye memainkan karakter jahat. Namun semua itu dijawabnya dengan berperan sebagai Inspektur Senior Fok yang menghalalkan segala cara untuk menutupi kebusukannya.


Sutradara:
Benny Chan sebelum ini menyutradarai film aksi hit Invisible Target (2007). Kepiawaiannya meramu action modern yang memacu adrenalin mampu dipertahankan dalam adaptasi film Hollywood, Cellular ini.

Komentar:
Salah satu film Hongkong yang menonjolkan banyak produk ternama di dalamnya seperti Tissot, Pepsi, Motorola dsb tapi semua itu tidak mengesampingkan fakta bahwa Connected sangat menarik untuk diikuti dari awal sampai akhir. Kenapa? Penulisan skrip di luar fakta bahwa ini adaptasi bebas Cellular sangatlah kreatif, jauh berbeda dari film aksi Hongkong pada umumnya. Empat karakter utamanya tampil memuaskan dan saling mendukung intensitas cerita yang coba dijaga. Endingnya pun mengandung pesan yang mampu dilayangkan kepada audiens. Nikmati saja CONNECTED seperti halnya saya yang menyukainya dari segala aspek.

Durasi:
110 menit

H.K. Box Office:
About HK$13,000,000

Overall:
8 out of 10

Penilaian:
Karya seni ga boleh dibawah 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent
No such perfect 9.5 or 10!