XL #PerempuanHebat for Kartini Day

THE RING(S) : A short movie specially made for Valentine's Day

Tampilkan postingan dengan label jon favreau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jon favreau. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Agustus 2010

COUPLES RETREAT : Liburan Pulau Tropis Penyuluhan Pasutri Bermasalah

Quotes:
Dave: [Referring to Twitter] I call it twatting.

Storyline:
Tiga pasang suami istri masing-masing Dave-Ronnie, Jason-Cynthia, Joey-Lucy saling bersahabat satu sama lain disamping Shane-Jennifer yang telah bercerai. Krisis pernikahan telah dialami ketiga pasang tersebut dan Jason-Cynthia yang pertama kali menyatakan pada acara kumpul bersama di suatu malam. Namun Jason-Cynthia memiliki ide untuk berlibur ke pulau tropis dan mengikuti konseling pernikahan. Demi menghemat biaya, mereka memaksakan teman-temannya untuk ikut dengan dalih menikmati perjalanan saja. Sesampai disana, merekapun dihadapkan pada serangkaian tes bersama yang mungkin menentukan kelanjutan hubungan masing-masing. Berhasilkah mereka melewati semua itu?

Nice-to-know:
Karakter kakek Jim Jim di film ini merupakan ayah kandung asli dari Vince Vaughn yang bernama Vernon Vaughn.

Cast:
Jason Bateman sebagai Jason Smith
Kristen Bell sebagai Cynthia
Faizon Love sebagai Shane
Vince Vaughn sebagai Dave
Jon Favreau sebagai Joey
Malin Ã…kerman sebagai Ronnie
Kristin Davis sebagai Lucy
Kali Hawk sebagai Trudy
Tasha Smith sebagai Jennifer
Carlos Ponce sebagai Salvadore
Jean Reno sebagai Marcel

Director:
Merupakan karya kedua bagi Peter Billingsley setelah The Sacred Fire (1994).

Comment:
Ide film ini harus diakui menarik apalagi bertaburan aktor-aktris komedi (kebanyakan serial televisi ternama Amerika) yang memang gape di bidangnya. Sebut saja Vince Vaughn yang belakangan ini komedi-komedinya seringkali tembus angka 100 juta dollar di Amerika Utara saja. Belum lagi ada Kristin Davis yang kali ini lepas dari kwartet Sex and the City. Juga Kristen Bell, Jon Favreau, Jason Bateman juga bukan nama-nama asing. Penokohan semua karakternya bisa dikatakan beragam dan masing-masing mendapat porsi yang seimbang. Menarik melihat berbagai macam tingkah laku dan cara pandang mereka dalam memecahkan masalah rumah tangga.
Unsur humoris yang coba dihadirkan sepanjang film masih terasa naik turun, terkadang lucu, terkadang hambar. Komedi situasional yang diangkat juga masih terkesan tanggung disana-sini. Walaupun demikian problema pasangan yang sudah menikah lama memang terasa umum dam bisa menjadi refleksi anda sendiri, ketika kehadiran anak, kesibukan karir bisa menyebabkan kurang komunikasi yang berujung salah pengertian. Semua itu bukan berarti tidak bisa dipecahkan bersama jika anda mau saling terbuka dan memahami, bukan?
Couples Retreat seharusnya bisa menjadi film drama komedi yang lebih berisi jika skripnya dimatangkan dengan eksekusi yang lebih cerdas. Sayangnya sutradara kurang memaksimalkan potensi yang sebenarnya sudah ada sehingga hasil akhirnya hanya menjadi hiburan ringan seenteng cemilan di tangan anda saat menyaksikannya.

Durasi:
110 menit

U.S. Box Office:
$109,176,215 till end of Jan 2010.

Overall:
7 out of 10

Movie-meter:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent

Sabtu, 01 Mei 2010

IRON MAN 2 : Kehidupan Gemerlap Tony Stark Incaran Musuh Baru

Quotes:
Tony Stark-I am Iron Man. The suit and I are one.
Justin Hammer-I wanna make Iron Man look like an antique.

Storyline:
Kini dunia sudah mengakui Tony Stark sebagai pahlawan super Iron Man dan juga milyuner penemu yang sukses. Hal tersebut memicu tekanan yang ditimbulkan oleh Pemerintah, pers, khalayak umum yang memaksa Tony berbagi rahasia teknologi yang digunakannya kepada bidang militer. Sementara itu saingan Tony, Justin Hammer berusaha keras menemukan teknologi yang sama hingga berjumpa dengan Ivan Vanko, fisikawan sekaligus putra penemu yang pernah bekerjasama dengan ayah Tony. Keduanya membentuk kekuatan baru yang mengerikan. Setelah menyerahkan Stark Enterprise kepada asisten sekaligus kekasihnya, Pepper Pots dan karyawan baru yang cerdas, Natalie Rushman, Tony pun berusaha menyelamatkan dunia sekali lagi dengan bantuan temannya Letnan Kolonel James "Rhodey" Rhodes

Nice-to-know:
Scarlett Johansson telanjur mengecat rambutnya menjadi merah sebelum dipastikan mendapatkan peran Black Widow yang awalnya ditawarkan kepada Emily Blunt yang akhirnya mundur karena jadwal syuting Gulliver's Travels (2010).

Act:
Dua tokoh utama, Robert Downey, JR dan Gwyneth Paltrow masih menokohkan Tony Stark alias Iron Man dan kekasih asistennya Pepper Pots.
Dua pendatang baru dalam sekuel ini yang memegang peran cukup penting adalah Scarlett Johansson sebagai Natalie Rushman dan Don Cheadle sebagai James Rhodes yang menggantikan Terrence Howard yang tidak sepakat dengan Marvel Studios.
Dua karakter antagonis, Justin Hammer dan Ivan Vanko masing-masing dipegang oleh Sam Rockwell dan Mickey Rourke.

Director:
Nominasi besar pertamanya diraih di Emmy Award lewat Dinner For Five (2001), kini Jon Favreau tergolong sutradara sukses yang sudah mengarahkan beberapa film box-office dari periode 1990an hingga sekarang.

Comment:
Tanpa pengenalan karakter lagi, sekuel ini langsung dibuka dengan pengenalan kehidupan Tony Stark sebagai superhero selebritis miliarder yang glamor pede kalau tidak mau dibilang congkak. Terkadang penonton akan merasa muak melihatnya tapi itulah Downey yang berhasil membawakan karakter pahlawan secara berbeda dengan gaya tersendiri. Paltrow masih tampak anggun dan cerdas sedangkan Johansson cantik dingin juga tangguh sebagai tokoh baru disini. Sutradara Favreau masih mempertahankan tone yang kurang lebih sama dengan prekuelnya. Adegan aksinya lebih ke arah penghancuran memang terasa megah walau tidak terlalu intens, terutama di awal dan akhir film. Namun apa yang terjadi di pertengahan? Sepertinya agak sedikit slow dengan perjalanan cerita yang berangsur reda, banyak sekali tempelan adegan yang tidak terlalu penting dan seharusnya bisa dihilangkan saja karena tidak mengganggu cerita. Endingnya juga terasa dipermudah, bahkan sebelum anda berekspektasi lebih, sudah diselesaikan. Kesimpulannya, Iron Man 2 "hanya" sedikit lebih baik dari prekuelnya yang terkesan lebih gelap dan provokatif di bagian awal dan akhir tetapi penilaian lengkap masih belum mampu menyamai Iron Man 1. Semoga tidak akan ada seri ketiganya kecuali betul-betul dipersiapkan secara matang.

Durasi:
120 menit

Overall:
7 out of 10

Movie-meter:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent