XL #PerempuanHebat for Kartini Day

THE RING(S) : A short movie specially made for Valentine's Day

Tampilkan postingan dengan label cheryl hines. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cheryl hines. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 Januari 2011

BURLESQUE : Perjuangan Mencapai Puncak Selamatkan Klub

Tagline:
It takes a LEGEND... to make a STAR.

Storyline:
Burlesque Lounge sudah melewati masa-masa jayany. Sang pemilik sekaligus mantan penarinya, Tess yang telah bercerai dengan Vince kesulitan membayar tunggakan sehingga terancam ditutup. Prinsip Tess tetap sama dimana para penarinya Nikki, Coco dkk diharuskan tetap menari dengan lip sync. Hal ini ditentang oleh gadis Iowa, Ali yang bekerja sebagai pelayan atas bantuan Jack sang bartender. Ali yang memohon Tess agar diberi kesempatan menjadi salah satu penari berusaha meyakinkan kemampuannya. Kini Tess harus mengambil keputusan berat dimana pebisnis licik Marcus sudah mengajukan tawaran terbaiknya untuk mengambil alih.

Nice-to-know:
Foto Ali yang berusia tujuh tahun bersama ibunya merupakan foto asli Christina Aguilera bersama ibunya, Shelly Kearns.

Cast:
Absen 7 tahun setelah Stuck On You, Cher kembali sebagai pemilik Burlesque Lounge, Tess yang egosentris idealis.
Christina Aguilera sebagai Ali
Eric Dane sebagai Marcus
Cam Gigandet sebagai Jack
Julianne Hough sebagai Georgia
Alan Cumming sebagai Alexis
Peter Gallagher sebagai Vince
Kristen Bell sebagai Nikki
Stanley Tucci sebagai Sean

Director:
Steve Antin sebenarnya lebih dikenal sebagai aktor termasuk serial televisi NYPD Blue sebagai Detektif Nick Savino.

Soundtrack:
Something’s Got A Hold On Me by Christina Aguilera
Welcome To Burlesque by Cher
Tough Lover by Christina Aguilera
But I’m Am A Good Girl by Christina Aguilera
Guy What Takes His Time by Christina Aguilera
Express by Christina Aguilera
You Havent Seen The Last Of Me by Cher
Bound To You by Christina Aguilera
Show Me How You Burlesque by Christina Aguilera
The Beautiful People by Christina Aguilera

Comment:
Rasanya Antin cukup ambisius saat memutuskan menulis dan menggarap film musikal ini dimana pengalamannya hanya sebagai aktor yang belum ternama juga. Dari segi penulisan, skrip film ini tidak menawarkan hal baru dimana konsep from zero to hero ataupun wrong to right tetap dipertahankan. Sudah berbagai film sebelumnya membahas tema ini, sebut saja Coyote Ugly ataupun Make It Happen dari periode 2000an. Dari segi penyutradaraan, gaya yang diusungnya bisa dikatakan glamour sehingga sebagai sebuah panggung, Burlesque Lounge menjanjikan banyak hal yang memanjakan mata.
Kemampuan menyanyi biduanita senior Cher dan Christina Aguilera yang lebih junior tidak perlu diragukan lagi. Namun dari segi akting, saya tidak bisa katakan buruk tetapi mendapat eksploitasi yang kurang maksimal disini. Bagaimana Cher sebagai seorang pemimpin klub digambarkan egosentris idealis yang bahkan tidak pernah mendengarkan orang lain selain dirinya sendiri terasa stagnan dari awal sampai akhir. Lalu Aguilera sebagai seorang pendatang baru yang penuh mimpi dan percaya diri tidak terlalu terlihat perubahan no one to somebody nya disini selain riasan dan kostumnya saja. Beruntung chemistry keduanya cukup menarik disini walau saya sebetulnya mengharapkan lebih.
Di jajaran aktor pendukung, Tucci bermain gemilang sebagai Sean yang homoseksual. Dimanapun Tucci berbagi scene maka adegan tersebut menjadi hidup. Sedangkan Dane, Bell dan Gigandet cukup memanjakan mata dengan karakterisasi mereka yang penuh warna untuk menghidupkan segala konflik yang terjadi sekaligus menciptakan dialog-dialog yang pandai dan sarkastis meskipun kadang masih terkesan norak dan klise.
Di atas semua itu rasanya Burlesque (berarti olok-olok) masih dapat dinikmati sebagai film musikal yang mengusung konsep seni tari dan tarik suara dengan segala intrik di dalamnya. Bagaimana suara kuat Aguilera dan suara berat Cher berpadu manis dengan koreografi yang menarik di atas panggung meriah di bawah cahaya yang ditata sedemikian rupa. Lagu-lagunya tergolong dinamis walau menurut saya akan sulit disukai hanya dengan mendengarkan tanpa menyaksikan. Uang yang anda keluarkan untuk menonton film ini sepertinya sebanding dengan live concert young diva, Christina Aguilera. But still IMO it was a fun movie though!

Durasi:
110 menit

U.S. Box Office:
$38,707,062 till mid Jan 2011.

Movie-meter:

Selasa, 26 Mei 2009

WAITRESS : Getirnya Romansa Hidup Pembuat Pie Cekatan

Quotes:
Dr. Pomatter-So, what seems to be the problem?
Jenna-I seem to be pregnant
Dr. Pomatter-Congratulations!
Jenna-Thanks, but I'm not so happy about it like everybody else might be. I'm having the baby and that's that.

Cerita:
Jenna, seorang pelayan di kota kecil dengan impian besar, mempunyai bakat khusus dalam membuat pie. Ia mempunyai ambisi rahasia untuk memenangkan kontes berhadiah $25.000 supaya dapat meninggalkan suaminya yang jahat, memulai toko pie sendiri dan mengubah hidupnya. Sebuah pertemuan tak terduga dengan dokter muda, Jim menambah bahan yang tepat untuk membantu Jenna menemukan kebahagiaan yang sesungguhnya.

Gambar:
Bersetting di Halfway House Cafe, Saugus, California yang menyediakan pie lezat nan memanjakan mata dengan warna dan rasa yang terlihat sangat memikat.

Act:
Aktris cantik yang mulai dikenal setelah membintangi Honey I Blew Up The Kid (1992), Keri Russell sebagai Jenna yang bingung akan hidupnya sendiri karena situasi di sekelilingnya yang tidak menguntungkan.
Pernah mendukung Slither (2006), Nathan Fillion kali ini bermain sebagai Dr. Jim Pommater yang sepintas memiliki kehidupan bahagia tapi ternyata merasa hampa.
Ikut bermain dalam Wrong Turn (2003), Jeremy Sisto berperan sebagai suami yang emosional dan posesif disini.
Cheryl Hines dan Adrienne Shelly tampil kompak sebagai dua sahabat Jena yaitu Becky dan Dawn yang unik karakternya.

Sutradara:
Nama Adrienne Shelly memang belum terlalu dikenal. Sayangnya Waitress menjadi karya terakhirnya karena ditemukan meninggal oleh suaminya di bak mandi apartemen mereka. Awalnya disinyalir bunuh diri tapi kemudian ditutup sebagai kasus pembunuhan oleh seorang imigran ilegal yang bekerja pada Shelly.

Komentar:
Film yang sebetulnya cukup baik kualitasnya tapi tidak mendapat sorotan yang semestinya. Dari segi cerita sangat personal dan menyentuh, meski kadang seperti kebingungan mau dibawa fun romantic comedy atau bitter drama. Pemainnya bermain gemilang karena berhasil menciptakan mood yang wajar dan pas porsinya sepanjang film. Gambaran beragam pie dengan nama-namanya yang unik menjadi daya pikat tersendiri. Yah overall anggap saja Waitress sebuah flick yang bisa menjadi cerminan dalam hidup anda yang bersiap memasuki kehidupan berpasangan!

Durasi:
105 menit

U.S. Box Office:
$19,067,631 till Oct 2007

Overall:
7 out of 10

Penilaian:
Karya seni ga boleh dibawah 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent
No such perfect 9.5 or 10!

Sabtu, 27 September 2008

SPACE CHIMPS : Saat Simpanse Mengorbit Ke Angkasa Luar

Quotes:
Titan-Commander's log, space... the final frontier.
Ham III-Permission to speak commander.

Titan-Permission granted.

Ham III-You're a dork!


Cerita:
Pada saat Ham III, cucu dari astronot simpanse dari Agensi Luar Angkasa yang legendaris direkrut untuk membantu mengambil kembali sebuah alat pemeriksa luar angkasa yang hilang, dia menemui berbagai macam kejadian yang lucu saat harus bekerjasama dengan Letnan Luna dan Komandan mereka, Titan dalam satu tim. Namun pada saat pesawat mereka mengalami pendaratan darurat di sebuah planet aneh, mampukah para simpanse yang berbeda karakter ini mempersatukan diri sekalogus menyelesaikan misi mereka tanpa harus berebut pisang masing-masing?


Nice-to-know:

Teaser film ini pertama kali muncul pada tanggal 20 Juni 2008 pada saat penayangan Planet of the Apes (2001) oleh stasiun televisi Fox.

Voice:

Andy Samberg
sebagai Ham III

Cheryl Hines
sebagai Luna

Jeff Daniels
sebagai Zartog

Patrick Warburton sebagai Titan
Kristin Chenoweth
sebagai Kilowatt


Director:
Merupakan karya penyutradaraan pertama bagi Kirk De Micco setelah sempat menjadi penulis The Magic Sword : Quest For Camelot (1998) dalam debutnya di kancah perfilman Hollywood.


Comment:
Trailernya sepintas terlihat cute dan menyenangkan apalagi dibawa oleh tim produksi Shrek yang fenomenal itu. Nyatanya hasil akhirnya tidak sebaik itu. Animasi yang ditawarkan cenderung tanggung dan standar saja kualitas gambarnya. Beberapa joke yang ditawarkan memang cukup tajam tetapi tidak sekena Shrek yang sangat sarkastis itu. Oke, tidak perlu membuat perbandingan karena sudah diketahui jawabannya. Jajaran pengisi suaranya yang cuma aktor-aktris menengah juga tidak mampu berbuat banyak mengangkat penjiwaan karakter-karakter disini. Sebagai film keluarga, Space Chimps rasanya masih bisa dinikmati terutama oleh anak-anak dibawah usia 15 tahun. Tidak dapat dikatakan kartun yang buruk, hanya saja tidak ada yang spesial dalam formula yang digunakannya selain plot cerita yang klise dan tidak banyak improvisasi. Tidak perlu menyaksikan ini di bioskop, sewalah dvd originalnya di rental terdekat rumah anda.

Durasi:
80 menit


U.S. Box Office:
$30,105,968 till Nov 2008


Overall:

6.5 out of 10

Movie-meter:

Art can’t be below 6

6-poor

6.5-poor but still watchable

7-average
7.5-average n enjoyable

8-good

8.5-very good

9-excellent

No such perfect 9.5 or 10!