XL #PerempuanHebat for Kartini Day

THE RING(S) : A short movie specially made for Valentine's Day

Tampilkan postingan dengan label lindsay lohan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lindsay lohan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Oktober 2008

I KNOW WHO KILLED ME : Kembar Identik Kunci Misteri Pembunuhan

Quotes:
Dakota Moss-I think I'm Aubrey's twin sister.

Cerita:
Siswi SMU yang juga berlaku sebagai penulis, Aubrey Fleming berhenti dari kelas piano untuk memfokuskan diri pada karyanya. Ketika teman sekolahnya yang menghilang, Jennifer Toland akhirnya ditemukan termutilasi, penduduk setempat mencemaskan anak-anak mereka sembari polisi berusaha mengungkap kasus pembunuhan itu. Setelah pertandingan football, Aubrey diculik dan kemudian menjadi korban mutilasi. Beberapa minggu kemudian, ia ditemukan tidak sadar di jalan yang sepi dan menjalani beberapa operasi. Namun setelah sadar, Aubrey malah mengatakan dirinya adalah Dakota Moss yang bekerja sebagai stripper klub lokal. Ketika FBI menemukan fakta kalau Dakota merupakan salah satu karakter dari cerita Aubrey, mereka mengira Aubrey mengalami gangguan jiwa. Apa yang sebetulnya terjadi? Benarkah Dakota merupakan kembaran Aubrey? Siapa sebetulnya pelaku pembunuhan berantai tersebut?

Gambar:
Kesan suram dan gelap tertangkap sepanjang film karena nuansa warna dark blue yang dominan.

Act:
Lindsay Lohan yang lebih dikenal sebagai gadis remaja bermasalah sebetulnya memiliki talenta yang cukup baik di dunia akting. Memulai karir sebagai bocah manis kembar, The Parent Trap, kali ini Lohan berusaha menunjukkan totalitas aktingnya. Sebetulnya cukup baik dan konsisten tapi terkadang peran Dakota dan Aubrey secara bergantian terlalu berat untuk dimainkan.

Sutradara:
Meski sudah menelurkan beberapa film, nama Chris Sivertson belum banyak dikenal luas dan film-filmnya belum menghasilkan apa-apa dari segi box-office. Di sini, Chris seperti terbebani untuk mengeksplorasi kebolehan Lindsay Lohan. Di satu sisi cukup baik tapi di sisi lain, Chris terlalu berusaha rumit dalam membuat I Know Who Killed Me sehingga hasil akhirnya malah kurang maksimal.

Komentar:
Bukan film yang buruk tapi sulit dikatakan baik. Background musik film ini seakan mengingatkan kita pada karya novelis Agatha Christie. Dari awal sampai akhir, film ini berusaha melakukan twist-twist agak tidak terjebak menjadi thriller biasa-biasa saja. Namun semua itu malah menjadikan tekanan tinggi yang sulit untuk diterima. Alhasil, film ini gagal di pasaran dan banyak mendapat caci-maki kritikus dan penonton film setia. Poor Lindsay Lohan yang sekiranya ingin mengangkat namanya lewat film ini setelah serangkaian kasus pidana.

Durasi:
95 menit

U.S. Box Office:
$7,233,485

Overall:
7 out of 10

Penilaian:
Karya seni ga boleh dibawah 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent
No such perfect 9.5 or 10!

Jumat, 05 September 2008

GEORGIA RULE : Kompleksitas Wanita Tiga Generasi

Quotes:
Harlan-You're a dangerous girl, aren't you?
Rachel-It depends on what you define as dangerous.
Harlan-Safer to get thrown from a horse.
Rachel-But you don't have to brush me or feed me after riding me.

Cerita:
Rachel mendatangi neneknya Georgia untuk liburan musim panas, meninggalkan beberapa persoalan penting di rumah. Selepas mengantar, ibu pecandu alkoholnya bahkan terburu-buru kembali ke California untuk bersama suaminya. Rachel kemudian mengguncang kota kecil tersebut dengan polah tingkahnya yang bebas radikal sampai pada akhirnya ia membuka rahasia terdalamnya kepada salah satu teman baru dan ibunya Lilly kembali untuk mencari tahu kebenarannya. Saling memahami untuk merumuskan masalah pun tampaknya suatu hal yang sulit dilakukan..

Gambar:
Walau semua bersetting di California, suasana kota kecil berhasil diciptakan dengan baik lengkap dengan pemandangan sungainya yang tenang.

Act:
Kembali setelah terakhir muncul dalam Monster-In-Law, Jane Fonda kali ini berperan sebagai Georgia, wanita tua yang sepintas terlihat nyentrik tetapi bijaksana.
Pernah mendukung Freaky Friday (2003), Lindsay Lohan seakan menjadi dirinya sendiri sebagai Rachel Wilcox, gadis remaja pemberontak yang bermasa lalu kelam.
Felicity Huffman pertama muncul dalam Things Change (1988), dalam Georgia Rule bermain sebagai Lilly, seorang ibu eksentrik yang berusaha memahami hidupnya sendiri tetapi dari sudut pandangnya sendiri.
Dermot Mulroney yang paling dikenal mendampingi Julia Roberts dalam My Best Friend's Wedding (1997) memerankan Dr. Simon Ward yang berduka atas kematian istri dan anaknya 3 tahun silam.
Garrett Hedlund sebagai Harlan, remaja pria yang religius dan lurus-lurus saja hidupnya.

Sutradara:
Garry Marshall adalah orang senior perfilman Hollywood yang sudah banyak terlibat dalam puluhan judul baik sebagai aktor, produser, penulis skenario maupun sutradara. Karya layar lebar pertamanya adalah Young Doctors In Love (1986).

Komentar:
Karakter Rachel yang liar, blak-blakan, pembangkang juga aktif secara seksual menjadi sentral cerita yang menghubungkan ibunya dengan neneknya juga. Awalnya mungkin kita terganggu tapi pada akhirnya merasa itu hal yang sangat nyata dan bisa diterima. Terima kasih pada ketiga aktris utama yang berakting baik sehingga menghidupkan nyawa film ini dengan dibantu kaliberitas sang sutradara. Meski tidak sampai tahap berkualitas festival, Georgia Rule bisa menjadi refleksi kehidupan yang patut direnungkan bersama.

Durasi:
110 menit

U.S. Box Office:
$18,882,880 till Jun 2007

Overall:
7 out of 10

Penilaian:
Karya seni ga boleh dibawah 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent
No such perfect 9.5 or 10!