XL #PerempuanHebat for Kartini Day

THE RING(S) : A short movie specially made for Valentine's Day

Tampilkan postingan dengan label ariel schulman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ariel schulman. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 November 2012

PARANORMAL ACTIVITY 4 : Similar Tricks Horror Going Downhill


Quotes:
Alex: Dad, what is that?
Doug: That is awesome!


Nice-to-know: 
Karakter yang dihidupkan Brady Allen yaitu Robbie diinspirasi dari Robbie Mannheim, seorang bocah yang disinyalir sebagai korban kerasukan sebelum menjalani proses pengusiran iblis dari tubuhnya di tahun 1959.

Cast:
Katie Featherston sebagai Katie
Kathryn Newton sebagai Alex
Matt Shively sebagai Ben
Aiden Lovekamp sebagai Wyatt 
Alexondra Lee sebagai Holly 
Brady Allen sebagai Robbie 
Stephen Dunham sebagai Doug

Director:
Henry Joost dan Ariel Schulman melanjutkan kerjasama mereka sebelumnya dalam Paranormal Activity 3 (2011).

W For Words:
Terima kasih pada Oren Peli yang sudah berhasil mengubah tren horor internasional lewat kemunculan Paranormal Activity (2007). Naskah orisinil tersebut dikembangkannya bersama Christopher Landon hingga seri ketiga. Sedangkan untuk seri keempat, Landon menggandeng Chad Feehan yang sebelumnya sempat menangani horor bertitel Beneath the Dark (2010). Konsep found-footage dengan mengambil lokasi di dalam rumah lantas menjamur dimana bermacam-macam judul lantas diproduksi di berbagai negara termasuk Indonesia sendiri. Tak usah sebut judul ya!

Lima tahun sudah Katie membunuh kekasihnya Micah, saudarinya Kristi dan iparnya Daniel sebelum mengambil keponakannya Hunter. Alex bersama ibunya Holly dan adiknya Wyatt yang tinggal di lingkungan setempat mulai mengalami kejadian aneh saat tetangga barunya Debbie tiba. Bukan hanya itu, Debbie yang dilarikan ke rumah sakit karena gangguan kesehatan menitipkan putranya Robbie yang segera akrab dengan Wyatt. Sahabat Alex, Ben melengkapi rumah mereka dengan webcam untuk merekam segala aktifitas yang terjadi. Apa yang akan mereka temukan kemudian?

Elemen baru nan unik yang biasa melengkapi franchise ini pun kembali muncul disini. Jika di seri ketiga sebelumnya ada kipas angin “dua ruang” maka kali ini diperkenalkan Kinect for Xbox 360. Sebuah perangkat yang mampu mendeteksi gerak secara 3D, mengenali wajah maupun suara melalui kamera RGB, sensor kedalaman dan mikrofon yang berjalan di perangkat software khusus. Efeknya adalah sosok anda akan terlihat seperti makhluk luar angkasa berwarna hijau di dalam kegelapan sekalipun. Adegan di ruang ini lalu menjadi trademark sehingga tak jarang panggung cerita kerap "berpindah" kesini.

Selebihnya duet sutradara Joost dan Schulman tidak menawarkan hal baru, masih dengan teknik kamera yang mirip, tata suara dan musik yang kurang lebih sama. Anda masih diajak mencari-cari "pergerakan" di segala penjuru ruangan, menunggu "kejutan" yang disiapkan serta mengumpulkan "asumsi" dari sudut pandang orang pertama. Benang merah yang berupaya dijalin dari seri pertama sampai ketiga cenderung maksa dengan korelasi minim yang pada akhirnya tidak menjelaskan apa-apa terhadap penonton yang akan memperdebatkannya kemudian.

Sayangnya penambahan tokoh tidak otomatis diikuti dengan kekayaan karakteristik. Perhatian kita seakan terpecah antara Alex-Ben dan Wyatt-Robbie dimana tak jarang terjadi intersection di antara mereka yang juga kurang maksimal. Perubahan sikap Wyatt terlalu instan seiring masuknya tokoh Katie ke dalam frame. Interaksi Newton dan Shively sesungguhnya menarik terlebih keduanya sama-sama digambarkan mempunyai sifat kepo. Wajah cantik Newton di layar lebar tentunya menjadi nilai plus tersendiri untuk memancing simpati dan rasa kepedulian pada karakter yang dibawakannya.

Paranormal Activity 4 justru terlalu ambisius untuk melipatgandakan teror di bagian penutupnya. Tak cukup satu tapi dua bahkan tiga! Ambiguitasnya malah menyisakan puluhan pernyataan tidak puas yang alih-alih memicu makian, bukan rasa penasaran terhadap franchise ini. Tambahan adegan di post-credit title juga terkesan dipaksakan untuk melanjutkan teror bernuansa err.. Hispanik? Well, someday they have to stop repeating the same tricks, similar formula. Especially considering its' quality is predictably weak and going downhill.

Durasi:
88 menit

U.S. Box Office:
$49,529,682 till Oct 2012

Overall:
7 out of 10

Movie-meter:

Notes:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent

Kamis, 19 Januari 2012

PARANORMAL ACTIVITY 3 : Teman Imajiner Keluarga Ritual Misterius

Tagline:
It Runs In The Family.


Storyline:
Tahun 1988, dua gadis kecil bersaudari yaitu Katie dan Kristi memiliki teman imajiner bernama Toby yang juga tinggal di rumah mereka. Sang Ibu, Julie dan kekasihnya, Dennis tidak percaya cerita tersebut. Ketika Dennis bermain-main dengan kamera barunya dan memasang beberapa di setiap penjuru rumah, gangguan supernatural makin menjadi. Julie yang tidak percaya kerapkali memprotes tindakan Dennis tersebut. Kekuatan apakah yang sesungguhnya mengintai keluarga tersebut?

Nice-to-know:
Sebagian besar adegan dalam trailer yang tidak ada dalam film sehingga banyak fans franchise ini yang marah karena merasa ditipu.

Cast:
Christopher Nicholas Smith sebagai Dennis
Lauren Bittner sebagai Julie
Chloe Csengery sebagai Young Katie
Jessica Tyler Brown sebagai Young Kristi Rey
Dustin Ingram sebagai Randy Rosen

Director:
Merupakan debut feature film bagi Henry Joost dan Ariel Schulman yang sebelumnya hanya menggarap film pendek, documenter dan film televisi.

Comment:
Gelombang protes dari para pecinta franchise Paranormal Activity telah bermunculan di seluruh dunia. Pasalnya trailer film ini tidak setia dengan isi filmnya. Ekspektasi tinggi menyaksikan trailernya yang cukup menggigit itu bisa jadi alasan penurunan rating yang diterima film lanjutan yang mengambil waktu kejadian sebelum Paranormal Activity (2007) dan Paranormal Activity 2 (2010) yaitu di tahun 1988 dimana dua bersaudari, Katie dan Kristi masih berusia kurang dari 10 tahun.

Penulis skrip Christopher Landon dan Oren Peli menggunakan stereotype sejenis dalam pengenalan keluarga Julie dimana karakterisasi masing-masing tokohnya disesuaikan dengan kebanyakan orang pada umumnya. Anda akan diajak mengenal Julie yang skeptis dan tidak percaya kejadian supernatural. Dennis yang terobsesi dengan kamera barunya sebelum menemukan keganjilan dalam rekamannya. Lalu seperti yang sudah disinggung sebelumnya, Katie dan Kristi yang memiliki teman imajiner layaknya anak-anak sebaya mereka alami.
Sutradara Joost dan Schulman menggunakan empat ruang utama yang menjadi fokus ketakutan yaitu kamar Julie dan Dennis, loteng tempat tidur Katie dan Kristi, ruang makan serta dapur yang terhubung. Pintu yang terbuka sebagian dan anak tangga yang lengang dijamin akan membuat imajinasi anda bekerja dengan sendirinya. Namun aset juara film ini adalah kamera yang dipasang pada kipas angin sehingga mampu bergerak menyoroti dua ruangan sekaligus secara bergantian. Bisa bayangkan kejutan apa yang bakal temui?

Awal film yang bergulir lambat seakan memberi waktu bagi penonton untuk menyiapkan mental terbaik untuk menghadapi teror-teror yang semakin memuncak mendekati akhir. Jujur saja, prekuel ini tidak melebihi Paranormal Activity 2 yang masih menjadi favorit saya. Banyak adegan yang sudah dapat kita prediksi mengacu pada dua episode pendahulunya. Kejutan di ending juga tidak semengejutkan sebelum-sebelumnya apalagi dengan sedikitnya penjelasan yang melatarbelakanginya.
Paranormal Activity 3 tidak akan (atau belum) menjawab pertanyaan-pertanyaan yang tersisa dari 1 dan 2 nya secara gamblang. Namun petunjuk demi petunjuk yang merangkai keseluruhan misteri yang melingkupi keluarga Katie bahkan hingga dewasa cukup terpampang jelas dari bahasa gambar yang disuguhkan. Ketiga seri sejauh ini masih dalam range kualitas yang sama sehingga saya lagi-lagi menikmati permainan mata yang menyapu setiap sudut rumah sampai berimbas pada berdirinya bulu kuduk tanpa disadari. Pastikan tidak mendapati rumah anda kosong sepulang menonton film ini.

Durasi:
83 menit

U.S. Box Office:
$104,007,828 till Jan 2012

Overall:
7.5 out of 10

Movie-meter:


Notes:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent