XL #PerempuanHebat for Kartini Day

THE RING(S) : A short movie specially made for Valentine's Day

Rabu, 13 Mei 2009

WOLVERINE : Asal Usul Hidup Si Cakar Adamantium Logan

Quotes:
Travis Hudson-We all got a choice, Son.
Logan-Mine got taken. That will never happen again.

Cerita:
Enam tahun setelah berpisah dari saudara seperjuangannya Victor, James mengganti namanya menjadi Logan dan hidup bahagia bersama kekasihnya Kayla Silverfox. Sementara itu Victor menjadi beringas dan memburu beberapa mutan hingga pada puncaknya membunuh Kayla. Dalam kemarahan, Logan bersumpah untuk membalas dendam dan menerima tawaran Jenderal William Stryker untuk mengisi tubuhnya dengan cairan logam adamantium. Proses yang awalnya diragukan berhasil itu akhirnya membentuk jati diri baru Logan yang dikenal sebagai Wolverine. Pertarungan akhir Logan dan Victor melawan Deadpool di puncak menara nuklir sekaligus membuka era baru kehidupan para mutan yang terpecah menjadi dua kelompok..

Gambar:
Banyak mengambil setting di Selandia Baru dan Australia, film ini tetap menyajikan lanskap indah yang menjadi latar belakang pertarungan darat para mutan.

Act:
Meski telah membintangi beberapa film termasuk debut akting layar lebar dalam Paperback Hero (1999), Hugh Jackman tidak kunjung meroket sampai akhirnya tawaran peran mutan Wolverine datang kepadanya setelah penolakan beberapa aktor ternama. Pilihannya tidak sia-sia karena Hugh berhasil mengangkat karakter Wolverine menjadi ujung tombak X-Men.
Pernah bermain bersama Hugh dalam Kate & Leopold (2001), Liev Schreiber tampil dingin dan beringas saat memerankan mutan Victor Creed yang memiliki sebilah pisau di balik kulit tangannya dan sepasang taring di giginya.
Aktor muda yang terus menanjak namanya, Ryan Reynolds berperan sebagai Wade Wilson yang tangkas memainkan pedang dan pada akhirnya menjadi mutan rekayasa William Stryker dengan sebutan Deadpool. Sebelum Wolverine dirilis, Ryan akan melanjutkan perannya itu dalam spin-off lain Deadpool yang direncanakan rilis 2012.
Aktor senior kelahiran Italia, Danny Huston sebagai Jenderal William Stryker yang ambisius sekaligus berbahaya.


Sutradara:
Wolverine adalah film keenam yang disutradarai pria kelahiran Afrika Selatan ini setelah memulai The Storekeeper (1998). Gavin Hood yang juga dikenal sebagai aktor tidak menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan. Terbukti spin off pertama X-Men ini cukup diterima publik dan kritikus dengan baik.

Komentar:
Wolverine seakan proyek film ambisius yang bertujuan meneruskan sukses trilogi X-Men terlihat dari bujet yang dikucurkannya yakni 150 juta dollar. Hasilnya? Menurut saya film ini hanya sampai pada tahap bagus tapi tidaklah istimewa. Prolog film seakan memuat terlalu banyak fakta untuk dipaksakan terus berlari sampai pertengahan film. Dari pertengahan itulah(bagi anda yang belum menyaksikan X-Men mungkin akan bingung dibuatnya), petualangan Logan dimulai. Bagaimana menerima takdirnya sebagai mutan dengan kemampuan khusus sekaligus menghabisi musuh-musuh yang telah merenggut bagian penting dari hidupnya. Adegan akhir pertarungan Victor-Logan vs Deadpool cukup berkesan sehingga Wolverine bisa terselamatkan dari kredit buruk yang biasanya menerpa spin-off film superhero sukses. Namun sekali lagi saya ingatkan, jangan bandingkan film ini dengan trilogi X-Men sekalipun banyak elemen yang digunakan.

Durasi:
105 menit

U.S. Box Office:
$129,032,435 till early May 2009

Overall:
7.5 out of 10

Penilaian:
Karya seni ga boleh dibawah 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent
No such perfect 9.5 or 10!

Selasa, 12 Mei 2009

JANDA KEMBANG : Gadis Misterius Pengundang Polemik Pinggir Kota

Cerita:
Gadis cantik misterius bernama Selasih datang ke desa Pulo Bantal untuk menghadiri pernikahan ketiga teman baiknya. Kontan warga desa geger dengan kecantikan Asih yang disinyalir janda kembang termasuk dua remaja tanggung, Fadli dan Radja. Kekosongan penyanyi di bandnya membuat Dodirama secara dadakan meminta Asih bernyanyi di panggung. Tak nyana Asih langsung disukai dan menjadi penyanyi tunggal meski membuat istri Dodirama, Yuli Nada cemburu. Kejadian demi kejadian berujung pada insiden wanita-wanita sedesa yang mengamuk dan berniat mengusir Asih dari Pulo Bantal. Siapa Asih sesungguhnya dan apa tujuannya datang ke Pulo Bantal?

Gambar:
Suasana pinggir kota ditampilkan menarik secara visual lengkap dengan atribut desa yang cukup mencolok.

Act:
Luna Maya terakhir main film hampir setahun lalu dalam Cinlok. Kali ini sebagai Selasih, Luna dituntut bernyanyi dangdut beberapa hit populer sembari menyembunyikan identitas aslinya yang misterius dengan cara lebih banyak bungkam.
Ringgo Agus Rahman sebagai Dodirama, pemimpin band yang menaruh hati pada Asih tapi seringkali berdalih untuk menyelamatkan statusnya di hadapan keluarga.
Sarah Sechan sebagai Yulinada, istri Dodirama yang hobi cegukan. Cemburu membuat Yuli menghasut warga sekitar dan seringkali bertengkar dengan suaminya itu.
Edric Tjandra sebagai Iwet, sepupu Asih yang kemayu.
Esa Sigit dan Rifat Sungkar sebagai duo sobat remaja Fadli dan Radja memperlihatkan akting yang natural.
Didukung juga oleh Sita Nursanti, Joe P Project, Joshua Pandelaki dll.

Sutradara:
Nama Lakonde bisa jadi teramat asing. Debut penyutradaraanya langsung mendapat supervisi dari sutradara pencetak box office, Hanung Bramantyo. Hasilnya? Janda Kembang terasa membumi dan cukup mudah diterima oleh penonton dari berbagai kalangan.

Komentar:
Sangat diinspirasi oleh film Italia, MALENA yang dibintangi Monica Belucci. Tapi tidak lupa unsur lokal masih ditonjolkan terutama lewat musik dangdut. Plot cerita yang dibangun sejak awal film memang menarik tapi sayang bangunan cerita masih kurang terkonstruksi dengan rapi sehingga banyak menyisakan lubang yang tak terjawab. Paling fatal terasa di ending dimana diselesaikan dengan begitu mudah dan penonton dipersilahkan mereka-reka sendiri. Hm, nikmati saja penampilan cantik Luna Maya bernyanyi dangdut dengan aransemen baru yang cukup menggigit.

Durasi:
100 menit

Overall:
7 out of 10

Penilaian:
Karya seni ga boleh dibawah 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent
No such perfect 9.5 or 10!

Minggu, 10 Mei 2009

CRANK HIGH VOLTAGE : Memacu Jantung Buatan Tenaga Listrik

Quotes:
Chev Chelios-[catches up with Johnny Vang after chase] Did I just drop some change
[grabs Johnny Vang by neck]
Chev Chelios-or did I hear a chink?

Cerita:
Sekarat setelah jatuh dari ketinggian 50 kaki, tubuh Chev Chelios dibawa langsung dari TKP oleh sekelompok gangster Cina yang segera mengoperasi dan mengambil jantungnya untuk ditukar dengan jantung buatan yang harus selalu diisi dengan tenaga listrik. Bersusah payah meloloskan diri, Chev bertemu dengan pacarnya Eve untuk kemudian berusaha bertahan hidup dengan melakukan cara-cara yang ekstrem untuk membuat jantungnya tetap berdenyut sambil mengejar Johnny Vang yang melarikan jantung aslinya dalam kotak merah putih.

Gambar:
Seakan disyut dengan handheld camera, gambar bergoyang-goyang menjadi suguhan utama film ini mengikuti aksi aktor utamanya berjibaku sendirian!

Act:
Saya tidak akan membahas akting mereka satu persatu karena film ini murni mengesampingkan seni peran.Seakan menjelma menjadi aktor laga masa kini, Jason Statham sebagai Chev memulai karirnya dalam film kecil yang kemudian menjadi cult arahan Guy Ritchie yaitu Lock, Stock And Two Smoking Barrels (1998).
Amy Smart sebagai Eve mulai dikenal sejak membintangi serial televisi Felicity periode 1999-2001.
Aktris kelahiran Chengdu, Bai Ling sebagai Ria mulai angkat nama sejak bermain dalam Nixon (1995) dan Red Corner (1997).
Art Hsu sebagai Johnny Vang belum banyak dikenal meski namanya tidak tercantum dalam credit title saat mendukung Pirates Of The Caribbean : At World's End (2007).

Sutradara:
Kolaborasi Mark Neveldine dan Brian Taylor berawal dari Crank (2006) yang di luar dugaan mampu untung berlipat-lipat dari biaya produksinya. Sekuel ber subjudul High Voltage ini berselang 3 tahun setelah ending dari prekuelnya. Meski dengan cast inti yang sama, ada sedikit perbaikan gaya dibandingkan dulu sehingga diyakini film ini akan lebih disukai.

Komentar:
Anda harus mengesampingkan logika saat menyaksikan film ini karena semua elemen pendukungnya adalah IMPOSSIBLE. Jika mampu, niscaya anda bisa menikmati Crank : High Voltage yang penuh aksi dari awal sampai akhir terlepas dari bisa diterima atau tidak. Lima kata yang menggambarkan film ini: GILA, ORISINIL, VULGAR, KERAS dan PENUH EKSPLOITASI! Salut buat sutradara yang sukses mengadopsi gaya The Bourne Identity tapi dengan level yang berbeda.

Durasi:
85 menit

U.S. Box Office:
$13,293,986 till early May 2009

Overall:
6.5 out of 10

Penilaian:
Karya seni ga boleh dibawah 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent
No such perfect 9.5 or 10!

Sabtu, 09 Mei 2009

BUKAN CINTA BIASA : "Harmonisme" Hubungan Ayah Dan Anak

Tagline:
Kepikir punya anakpun nggak! Tiba-tiba ia hadir dan mengubah segalanya.

Cerita:
Pada suatu pagi, vokalis grup band rock jadul bernama Tommy tiba-tiba dikejutkan oleh kedatangan seorang gadis belia berusia 16 tahun, Nikita yang mengaku anaknya dari mantan kekasihnya Lintang yang juga jago beladiri. Awalnya Tommy kebingungan karena Nikita menerapkan sejumlah aturan di rumahnya sendiri tapi lambat laun rasa sayang seorang ayah kepada putrinya mulai tumbuh. Tommy pun berusaha mengubah hidupnya menjadi lebih tertata dengan mengikuti saran Nikita. Waktu 6 bulan hampir tiba, saat Nikita harus meninggalkan ayah kandung dan pacar barunya Brad untuk pergi ke USA menyusul ibu dan ayah tirinya Steve. Namun apakah Tommy akan tinggal diam begitu saja?

Gambar:
Cukup menarik walau masih terkesan biasa saja seperti film-film televisi secara keseluruhan.

Act:
Ferdy Taher dari grup band yang cukup tersohor Element kali ini kebagian peran utama sebagai rocker kasar dan berantakan, Tommy yang tiba-tiba harus menghadapi putri remajanya yang baru saja ditemuinya. Secara fisik, Ferdy sudah cukup meyakinkan dengan tato dan rambut gondrongnya walau dari segi karakteristik masih kurang tergali.
Remaja Indo, Olivia Lubis Jensen sebagai Nikita yang terkesan lebih dewasa dari usianya sehingga merasa pantas membenahi kehidupan ayahnya yang dinilai kacau.

Wulan Guritno sebagai Lintang, mantan kekasih Tommy yang berusaha memulai hidup baru bersama putrinya di Amrik.
Julia Perez sebagai Angel, kekasih Tommy yang seksi tapi posesif.
Rocky sebagai Brad, kekasih Nikita yang juga seorang vokalis band masa kini.


Sutradara:
Nama Benni Setiawan memang belum terlalu dikenal. Tapi usahanya menulis kisah yang boleh dibilang baru dalam perfilman lokal untuk kemudian menyutradarainya sendiri bisa diberi pujian. Hasil akhir? Karya perdananya ini tidaklah buruk!

Komentar:
Jujur saya memiliki ekspektasi tinggi saat membaca resensi film ini. Tapi sayangnya hanya 30 menit pertama yang memenuhi kriteria menarik. Setelah itu film ini menjadi tidak konsisten dan seakan kehilangan fokus. Hubungan ayah dan anak harusnya bisa dieksplorasi lagi dari berbagai segi, bukan hanya berputar-putar pada masalah yang sama dan malah cenderung dirusak dengan unsur komedi yang sama sekali tidak lucu. Namun tidak ada salahnya menyaksikan Bukan Cinta Biasa karena beberapa pesan moral tentang nilai-nilai keluarga masih bisa anda ambil. Penampilan cameo Afgan dan hits teranyarnya yang menjadi judul film ini cukup membantu membangun mood film secara keseluruhan.

Durasi:
95 menit

Overall:
7 out of 10

Penilaian:
Karya seni ga boleh dibawah 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent
No such perfect 9.5 or 10!

Jumat, 08 Mei 2009

ICHI : Gadis Buta Titisan Ahli Samurai

Cerita:
Seorang goze (pemain shamisen/alat musik petik tradisional Jepang) cantik nan buta bernama Ichi terlibat perjalanan mencari tahu asal usul pendekar pedang buta yang disinyalir masih memiliki hubungan darah dengannya. Bersama Toma Fujihira, mereka berdua harus menghadapi kawanan Banki yang menguasai wilayah Bito pimpinan Toraji Shirakawa.

Gambar:
Suasana pedesaan kuno Jepang tergambar dengan baik dengan setting yang rapi di siang dan malam hari.

Act:
Memulai debutnya di beberapa film mulai tahun 2008 termasuk disini, Haruka Ayase memperlihatkan gesture dan penjiwaan yang baik sebagai si gadis buta pendekar pedang Ichi.
Seakan mengulang peran yang sama dalam Aragami (2003), Takao Osawa sebagai samurai berhati emas namun bodoh saat harus menghunus pedang yang disebabkan masa lalunya yang tragis.
Shido Nakamura sebagai pimpinan geng Banki setelah produksi film ini melebarkan sayapnya dengan bermain di film kolosal Mandarin berbujet terbesar sepanjang masa Red Cliff.
Yosuke Kubozuka sebagai Toraji Shirakawa yang mewarisi penginapan besar di wilayah Bito sekaligus berusaha melindungi teritorialnya itu.

Sutradara:
Ichi merupakan film ketiga Fumihiko Sori yang memulai debut penyutradaraan dalam Ping Pong (2002). Versi wanita dari pendekar pedang buta ini berhasil dibawakannya dengan nuansa berbeda.

Komentar:
Kisah Zatoichi yang pengembara dan melawan ketidakadilan sudah sangat melegenda di Jepang dan tidak kurang dari 26 kali difilmkan dalam berbagai versi termasuk di Hollywood, Blind Fury yang disutradarai oleh Phillip Noyce dengan bintang Rutger Hauer.Jika ingin menikmati ICHI, jangan bandingkan dengan pendahulunya termasuk Zatoichi (2003) yang sangat kuat deliverynya itu. Dari segi casting agak sedikit lemah, mungkin sebagian besar disebabkan oleh skrip yang serba tanggung terutama di bagian ending yang sangat fatal, sepertinya terkesan adanya kewajiban mengharu-biru penonton. Meski banyak adegan berdarah, ICHI masih menyisakan humor segar di awal film terutama dari Takao Osawa yang menjadi satu-satunya cast yang tampil di atas rata-rata.

Durasi:
115 menit

Overall:
7 out of 10

Penilaian:
Karya seni ga boleh dibawah 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent
No such perfect 9.5 or 10!

Kamis, 07 Mei 2009

SOLSTICE : Misteri Kematian Saudari Kembar

Tagline:
You can't bury the truth.

Storyline:
6 bulan setelah peristiwa bunuh diri saudari kembarnya Sofie, Megan masih menyisakan kesedihan dan tanda tanya. Pada liburan Saint John's Eve, bersama Christian, Zie, Mark dan Alicia, Megan berkunjung ke rumah keluarganya di danau Nowell untuk merayakan gerhana musim semi. Mereka juga sempat berkenalan dengan Nick, penjaga toko setempat yang menjual majalah berisikan artikel cara berkomunikasi dengan yang telah meninggal. Lambat laun, Megan mulai merasakan kehadiran sesosok arwah yang diduga Sofie. Petunjuk demi petunjuk menuntunnya pada pemburu lokal, Leonard dan putrinya yang menghilang, Malin. Apa yang sesungguhnya terjadi pada Sofie di masa lalu? Berhasilkah Megan menguak semua tabir tersebut?

Nice-to-know:
Dikarenakan Badai Katrina, Endgame Entertainment sempat berencana memindahkan produksi ke Florida, Georgia atau Texas tetapi akhirnya tetap di Louisiana dengan pengunduran waktu dan casting ulang.

Cast:
Elisabeth Harnois bermain ganda sebagai saudari kembar Megan / Sofie
Shawn Ashmore sebagai Christian
Hilarie Burton sebagai Alicia
Amanda Seyfried sebagai Zoe
Tyler Hoechlin sebagai Nick
Matt O'Leary sebagai Mark

Director:
Pria kelahiran Florida bernama Daniel Myrick ini mencuri perhatian saat film indienya, The Blair Witch Project menjelma menjadi cult movie yang dianggap salah satu film paling menyeramkan sepanjang masa.

Comment:
Melihat trailernya sepertinya cukup seru apalagi diembel-embel oleh sutradara pencetak The Blair Witch Project yang legendaris itu. Tema yang diusung sepintas terlihat tiada berbeda dengan horor thriller remaja yang sudah-sudah, hanya saja film ini menjanjikan misteri yang kelihatannya sulit ditebak begitu saja. Para pemainnya sebagian besar aktor aktris remaja Hollywood kelas B. Kecuali Seyfried yang kelak angkat nama di Mamma Mia! sehingga tidak heran jika akting mereka standar saja. Tempo yang digunakan berjalan lambat serta berusaha memfokuskan pada karakter utama dan bayang-bayang masa lalunya. Twist yang disimpan di ending memang cukup mengagetkan tetapi sayangnya tidak ada penjelasan lebih lanjut dari awal sampai akhir yang mampu menuntun penonton mengarah pada kesimpulan tersebut. Solstice yang langsung tayang dalam format video di Amerika sana tidaklah menyeramkan walaupun ada beberapa suspensi mengejutkan yang juga terbantu oleh kinerja sound, lighting dan setting lokasi yang sepi. Target penontonnya tentu saja kaum remaja yang rasanya perlu 'berimajinasi' untuk bisa tetap mengikutinya dengan seksama.

Durasi:
85 menit

Overall:
6.5 out of 10

Movie-meter:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent
No such perfect 9.5 or 10!

Rabu, 06 Mei 2009

SHUTTLE : Angkutan Menuju Perdagangan Wanita

Tagline:
All they wanted was a ride home.

Storyline:
Sudah tengah malam saat dua wanita muda yaitu Mel dan Jules kembali ke Los Angeles dari liburannya di Mexico. Mereka naik ke bus angkutan menuju pusat kota. Penumpang lainnya adalah seorang akuntan yang gelisah, Andy dan dua remaja pria bernama Matt dan Seth, yang satu bahkan mencoba memikat Jules. Mereka segera sampai ke sebuah jalan asing dengan dalih sang supir menghindari kemacetan. Lalu keadaan semakin memburuk karena supir mulai bertingkah psikopat dan mengancam mereka semua. Akankah perjalanan tersebut dapat menjadi yang terakhir bagi mereka?

Nice-to-know:
Diproduksi oleh Future Films dan Moody Street Pictures.

Cast:
Tahun lalu sempat membintangi Underworld : Evolution (2006) dan Miami Vice (2006), kali ini Tony Curran bermain sebagai tokoh antagonis tanpa nama.
Peyton List sebagai Mel
Cameron Goodman sebagai Jules

Director:
Pengalaman Edward Anderson sebelum ini adalah menulis Flawless (2007) yang dibintangi oleh Demi Moore dan Michael Caine.

Comment:
Memang harus diakui film ini memiliki kuku. Plot film ini mengalir perlahan, membuka jalinan cerita yang ada satu demi satu. Meskipun tidak banyak darah yang tumpah ataupun adegan sadis yang terlalu berlebihan, ketegangan yang dibangun cukup berhasil tercipta sepanjang film tanpa banyak hal-hal klise yang kerapkali ditampilkan film bergenre sejenis.
Curran melaksanakan tugasnya dengan baik. Tidak banyak latar belakang yang bisa terungkap dari karakter antagonis yang dimainkannya tetapi kita harus tahu banyak orang di luar sana yang mungkin memiliki motif ataupun kegilaan yang sama dengannya. List dan Goodman juga mampu menampilkan survival characters dengan cukup baik tanpa harus terlihat lemah. Sedangkan aktor-aktris pendukung lainnya cukup memberikan kontribusi yang tepat dalam merekonstruksi cerita.
Namun satu yang cukup mengganggu, di bagian pertengahan tokoh Mel sempat memiliki kesempatan membunuh Supir tapi tidak dilakukannya. Seharusnya dalam situasi terdesak seperti itu, setitik kans apapun harus dimanfaatkan sedemikian rupa. Itulah naluri manusia untuk bertahan hidup!
Sutradara Anderson meski masih miskin pengalaman lumayan berhasil menyajikan sebuah drama thriller yang tidak mudah tertebak begitu saja. Terbukti dari ending yang nuansanya samasekali berbeda dari apa yang coba disuguhkan sedari awal. Sebagian dari anda mungkin akan kecewa dibuatnya. Namun Shuttle tampaknya mengajarkan anda akan kebenaran pahit yang terjadi di luar lingkungan anda tinggal dimana wanita masih menjadi "komoditi" terbaik bagi pria berkuasa yang sakit jiwanya.

Durasi:
100 menit

U.S. Box Office:
$10,625 till end of March 2009.

Overall:
7 out of 10

Movie-meter:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent

Selasa, 05 Mei 2009

WATCHMEN : Reuni Superhero Berbuntut Misteri

Quotes:
Adrian Veidt-It doesn't take a genius to see the world has problems.
Edward Blake-No, but it takes a room full of morons to think they're small enough for you to handle.
----------
Rorschach-A Comedian died last night, and nobody cares. Nobody cares but me.
----------
D
an Dreiberg-Maybe this was a political killing?
Rorschach-Maybe. Or maybe someone's picking off costumed heroes.
Dan Dreiberg-Um. Don't you think that's maybe a little paranoid?
Rorschach-That's what they're saying about me now? That I'm paranoid?

Cerita:
Sekitar 1985, masa-masa pahlawan dan penjahat berkostum telah berakhir, Pemerintah tenang dan rakyat menyikapi revolusi dengan biasa. Namun saat satu pahlawan bertopeng ditemukan tewas mengenaskan, investigasi kembali dimulai. Sekelompok pahlawan super pun mau tidak mau bereuni kembali untuk menghindari kehancuran kubu mereka. Tetapi hal tersebut tidaklah mudah karena konspirasi dan akar permasalahan sangat rumit dan perlu penelusuran lebih dalam. Masing-masing pahlawan tersebut juga harus menghadapi ego dan karakteristik mereka yang unik sekaligus kompleks.

Gambar:
Seakan bergaya grafis dengan dominan warna biru gelap, gambar-gambar Watchmen bisa dibilang stylish membaur dengan kostum warna-warni superhero yang mencolok.

Act:
Malin Akerman sebagai Laurie Jupiter / Silk Spectre II yang seksi dengan balutan kostum kuning.
Billy Crudup sebagai Dr. Manhattan / Jon Osterman yang sepanjang film hanya sebagai grafis bayangan biru dimana sesungguhnya telanjang dalam komiknya tapi mengenakan cawat pada filmnya.
Matthew Goode sebagai Adrian Veidt / Ozymandias pernah mendukung Chasing Liberty (2004) bersama Mandy Moore.
Jackie Earle Haley sebagai Rorschach yang selalu bertopeng kain putih dengan siluet hitam yang membentuk dan mengikuti ekspresinya.
Jeffrey Dean Morgan terkenal dari serial Supernatural kali ini bermain sebagai The Comedian / Edward Blake yang kasar dan playboy.
Belum lama ini tampil dalam Passengers (2008), Patrick Wilson cukup konsisten karir aktingnya. Sebagai Nite Owl II disini, Patrick memperlihatkan karakter pahlawan super yang cool.
Carla Gugino yang pernah mendukung Spy Kids berperan sebagai Silk Spectre I.


Sutradara:
Pria kelahiran Wisconsin 1 Maret 1966, Zack Snyder angkat nama lewat karya perdananya Dawn of the Dead (2004) yang cukup sukses itu. Reputasinya dipertaruhkan saat membesut Watchmen yang dahulu komiknya populer tapi proyek layar lebarnya selalu tertunda sampai akhirnya terealisasi. Hasilnya? Patut berkaca dahulu pada angka box-office film ini di Amerika dan seluruh dunia.

Komentar:
Penonton Watchmen mungkin akan terbagi dua kubu yaitu mereka yang membaca komiknya dan yang tidak. Hal itupun yang mempengaruhi hasil akhir film ini dimana sebagian menyukai film ini dan sebagian tidak. Yang pasti Watchmen menampilkan film superhero yang berbeda dari yang pernah ada, nuansa gelap sangat terasa karena menampilkan kelemahan dan sisi lain dari masing-masing karakter pahlawan super tersebut. Bagaimana mereka saling berinteraksi, bersahabat sekaligus diam-diam bersaing satu sama lain. Tergantung selera anda apakah bisa menerima gaya seperti itu atau tidak untuk bertahan di bangku bioskop sampai film yang berdurasi panjang ini berakhir. Di samping itu nikmati saja semua adegan pertempuran yang menarik untuk diikuti karena memperhatikan detail dengan didukung grafis spesial efek yang sangat baik.

Soundtrack:
”The Times They Are A’Changin” by Bob Dylan
”Hallelujah” by Leonard Cohen
”First We Take Manhattan” by Janis Joplin
”Me and Bobby McGee” by Janis Joplin
”All Along The Watchtower” by Jimi Hendrix
”The Sounds of Silence” by Paul Simon
”99 Luftballons” by Nena
”I’m Your Boogie Man” by KC & The Sunshine Band
”Everybody Wants to Rule the World” by Tears for Fears
”Prophecies” by The Philip Glass Ensemble
”Pruit Igoe” by The Philip Glass Ensemble
”Desolation Row” by My Chemical Romance
”Unforgettable” by Nat King Cole

Durasi:
150 menit

U.S. Box Office:
$107,061,353 till end of April 2009

Overall:
7 out of 10

Penilaian:
Karya seni ga boleh dibawah 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent
No such perfect 9.5 or 10!

Senin, 04 Mei 2009

DARAH JANDA KOLONG WEWE : Gado Gado Genre Tidak Jelas

Cerita:
Dua sahabat bodoh tidak tahu diri yang bermodal kurang menarik, Gono yang tonggos dan Coki yang keriting bermimpi mempersunting gadis-gadis secantik dan seseksi pujaan mereka Trio Macan. Beruntung mereka mendapat kesempatan menonton langsung penampilan Trio Macan tapi dasar tidak sadar diri, Gono malah naik ke panggung yang membuatnya dihina Trio Macan. Merasa terhina, Gono dan Coki mendatangi Ki Riman Banyu untuk mendapat jimat pengasihan. Rupanya usaha mereka berhasil karena Gono berubah menjadi tampan dan menarik perhatian Trio Macan. Persyaratannya mudah yaitu jangan berdiam di bawah jemuran pakaian dalam atau akan menerima akibat terburuk seumur hidupnya yakni dihantui kolong wewe.

Gambar:
Sangat seadanya dan tidak konsisten.

Act:
No comment!
Mario Irwiensyah sebagai Gono
Shiddiq Kamidi sebagai Coki
Yurike Prastica sebagai Oma Susi
Trio Macan sebagai mereka sendiri

Sutradara:
Mamahit Luigi Donie yang notabene asing dalam kancah perfilman nasional sehingga karyanya ini entah mendapat inspirasi dari antah berantah mana.

Komentar:
Meski baru menapaki bulan kelima 2009, Darah Janda Kolong Wewe diyakini akan tercatat sebagai film lokal terburuk tahun ini! Mengapa begitu? Sebab skrip yang hampir tidak ada, improvisasi aktor-aktris yang buruk dan pemaksaan cerita yang tercerai-berai sehingga menjadikan film ini tidak jelas mau dibawa ke komedi, horor atau bahkan semi porno?! Judulnya saja sangat tidak relevan dengan isi film secara keseluruhan. Hm, tidaklah heran karena di balik itu semua, film-film keluaran K2K Productions yang dinaungi KK Dheeraj ini memang miskin kualitas, seakan tidak cukup dengan kehancuran Genderuwo (2006).

Durasi:
75 menit

Overall:
6 out of 10, not just poor, but very very poor

Penilaian:
Karya seni ga boleh dibawah 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent
No such perfect 9.5 or 10!

Minggu, 03 Mei 2009

OVER HER DEAD BODY : Dihantui Mantan Calon Istri Pria Idaman

Quotes:
Ashley-I hope you don't mind me asking, but how, um... How did it happen?
Henry-She was crushed by an angel and as sad as I am, I do appreciate the irony

Cerita:
Selagi mempersiapkan pernikahan dengan gadis cantik perfeksionis bernama Kate, Henry malah kehilangan pengantinnya di hari H tersebut. Rasa duka yang dalam membuat Henry menutup diri sampai adik kandungnya berinisiatif mengenalkannya pada cenayang cantik bernama Ashley. Berpura-pura membaca masa lalu Henry dan Kate dimana ia mendapat informasi dari buku harian Kate, Ashley malah didatangi hantu Kate yang masih belum rela melepaskan Henry. Peristiwa demi peristiwa memang berhasil mendekatkan Henry dan Ashley, tapi apakah hantu Kate akan tinggal diam melihat semua itu?

Gambar:
Untuk ukuran komedi romantis, film ini tidak kalah menyajikan gambar-gambar manis dengan setting yang menarik di berbagai tempat.

Act:
Eva Longoria yang sudah berstatus Nyonya Tony Parker mulai dikenal publik setelah mendukung serial teve sukses Desperate Housewives sebagai Gabrielle Solis. Dalam film layar lebar keenamnya ini, Eva bermain sebagai hantu Kate yang perfeksionis sekaligus posesif terhadap mantan calon suaminya.
Tampil dalam Forgetting Sarah Marshall sebelum ini, Paul Rudd seringkali kebagian peran stereotype kekasih baik hati dan tulus yang memiliki kehidupan sempurna, selayaknya di film ini sebagai Henry.
Muncul pertama kali dalam Slammed (2001), nama Lake Bell mungkin belum banyak dikenal hingga saat ini. Mudah-mudahan peran cenayang cantik yang penuh akal, Ashley di film ini bisa mengangkat karir aktingnya.
Populer sebagai Jim Levenstein dalam teenage comedy tersukses American Pie membuat Jason Biggs sulit melepaskan image itu. Masih mengulang peran yang serupa dengan My Best Friend’s Girl, ia bermain sebagai Dan yang bisa melakukan hal gila untuk memenangkan hati gadis pujaannya.

Sutradara:
Film debutnya Jeff Lowell. Dengan demikian segala kekurangan sekiranya bisa dimaklumi walaupun hasil garapannya ini tidak bisa dikatakan buruk.

Komentar:
Sebetulnya film yang cukup segar sebagai sebuah tontonan terutama bagi anda yang berpasangan dimana tema hantu yang masih penasaran dengan urusannya yang belum selesai di dunia dibuat secara komikal. Hanya saja kekurangan di eksplorasi cerita dan gaya penyutradaraan yang kurang terkonstruksi sangat kentara. Aktor-aktrisnya semua bermain lumayan tetapi seperti kurang dimaksimalkan potensinya. Yah jangan terlalu berharap banyak saat menonton film ini, niscaya anda masih bisa menikmatinya dan dijamin tertawa lepas di beberapa scene.

Durasi:
95 menit

U.S. Box Office:
$7,563,670 till March 2008

Overall:
7.5 out of 10

Penilaian:
Karya seni ga boleh dibawah 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent
No such perfect 9.5 or 10!