XL #PerempuanHebat for Kartini Day

THE RING(S) : A short movie specially made for Valentine's Day

Tampilkan postingan dengan label shawn ashmore. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label shawn ashmore. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 April 2010

FROZEN : Sewaktu Terjebak Di Ketinggian Lift Pegunungan Bersalju

Tagline:
No one knows you're up there.

Storyline:
Menghabiskan hari Minggu siang di Holliston, Dan bersama pacarnya Parker dan sahabatnya Joe memutuskan bermain ski es seharian. Sampai lewat petang, ketiganya bersikukuh untuk meneruskan satu trek lagi walaupun lift nyaris ditutup. Saat pergantian petugas, ketiganya pun terjebak di ketinggian kursi lift tanpa ada yang menyadarinya. Kini badai salju, udara dingin, ketakutan menjadi hambatan terbesar yang harus mereka hadapi untuk bertahan hidup dan tidak mengandalkan orang lain.

Nice-to-know:
Syuting dilakukan di Snowbasin Ski Resort, Ogden, Utah dan dinamakan Mount Holliston. Ketiga karakter utama dinamakan sesuai nama teman-teman sang sutradara.

Cast:
Pernah memenangkan Young Artist Awards 1998 lewat Air Bud (1997), Kevin Zegers berperan sebagai Dan Walker.
Salah satu peran yang paling dikenal darinya adalah Iceman dalam trilogi X-Men, kali ini Shawn Ashmore kebagian tokoh Joe Lynch.
Sejauh ini namanya hanya mengisi satu-dua serial televisi terkenal, Emma Bell disini bermain sebagai Parker O'Neil.

Director:
Angkat nama lewat Hatchet (2006), Adam Green yang baru berusia 34 tahun mungkin akan menjadi salah satu sutradara gory thriller movie bersinar di masa mendatang.

Comment:
Sedikit bergaya semi dokumenter, film ini bercerita dengan mulus di awal mengenai hubungan Dan, Parker dan Joe beserta rencana-rencana mereka dalam mengisi liburan. Setelah itu plot bergulir dan ketegangan pun mulai merambat naik. Terima kasih pada Green, sang sutradara yang terasa sekali menguasai genre yang disukainya ini. Didukung pemilihan backsound yang tepat, beberapa elemen dalam film ini benar-benar menggetarkan audiens akan nasib malang para karakternya. Konon pada pemutaran perdananya di Sundance sana, beberapa penonton bahkan menangis, mual bahkan muntah dan memilih untuk keluar dari sineplek sebelum film berakhir. Ketiga pemain utamanya berhasil melontarkan dialog-dialog remaja beranjak dewasa yang bernuansakan humor, kesedihan, keputusasaan, kemarahan, ketakutan yang cukup mengena untuk tidak membiarkan penonton merasa bosan dengan kemonotonan mood film. Keberhasilan Ashmore, Bell dan Zegers mungkin didukung juga dengan pengambilan setiap adegan asli dilakukan di atas ketinggian pegunungan bersalju tanpa bantuan efek visual samasekali! Endingnya juga tergolong sulit diterka mana dari mereka yang akan selamat, terlepas dari sedikit "tidak enak" nya layar ditutup. Bagaimanapun juga sebagai sebuah thriller yang sepintas terasa seperti kisah nyata, Frozen akan sukses membuat anda merasakan kebekuan mencekam di bangku bioskop yang dingin.

Durasi:
90 menit

U.S. Box Office:
$246,177 till Apr 2010 (limited screens).

Overall:
8 out of 10

Movie-meter:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent

Kamis, 07 Mei 2009

SOLSTICE : Misteri Kematian Saudari Kembar

Tagline:
You can't bury the truth.

Storyline:
6 bulan setelah peristiwa bunuh diri saudari kembarnya Sofie, Megan masih menyisakan kesedihan dan tanda tanya. Pada liburan Saint John's Eve, bersama Christian, Zie, Mark dan Alicia, Megan berkunjung ke rumah keluarganya di danau Nowell untuk merayakan gerhana musim semi. Mereka juga sempat berkenalan dengan Nick, penjaga toko setempat yang menjual majalah berisikan artikel cara berkomunikasi dengan yang telah meninggal. Lambat laun, Megan mulai merasakan kehadiran sesosok arwah yang diduga Sofie. Petunjuk demi petunjuk menuntunnya pada pemburu lokal, Leonard dan putrinya yang menghilang, Malin. Apa yang sesungguhnya terjadi pada Sofie di masa lalu? Berhasilkah Megan menguak semua tabir tersebut?

Nice-to-know:
Dikarenakan Badai Katrina, Endgame Entertainment sempat berencana memindahkan produksi ke Florida, Georgia atau Texas tetapi akhirnya tetap di Louisiana dengan pengunduran waktu dan casting ulang.

Cast:
Elisabeth Harnois bermain ganda sebagai saudari kembar Megan / Sofie
Shawn Ashmore sebagai Christian
Hilarie Burton sebagai Alicia
Amanda Seyfried sebagai Zoe
Tyler Hoechlin sebagai Nick
Matt O'Leary sebagai Mark

Director:
Pria kelahiran Florida bernama Daniel Myrick ini mencuri perhatian saat film indienya, The Blair Witch Project menjelma menjadi cult movie yang dianggap salah satu film paling menyeramkan sepanjang masa.

Comment:
Melihat trailernya sepertinya cukup seru apalagi diembel-embel oleh sutradara pencetak The Blair Witch Project yang legendaris itu. Tema yang diusung sepintas terlihat tiada berbeda dengan horor thriller remaja yang sudah-sudah, hanya saja film ini menjanjikan misteri yang kelihatannya sulit ditebak begitu saja. Para pemainnya sebagian besar aktor aktris remaja Hollywood kelas B. Kecuali Seyfried yang kelak angkat nama di Mamma Mia! sehingga tidak heran jika akting mereka standar saja. Tempo yang digunakan berjalan lambat serta berusaha memfokuskan pada karakter utama dan bayang-bayang masa lalunya. Twist yang disimpan di ending memang cukup mengagetkan tetapi sayangnya tidak ada penjelasan lebih lanjut dari awal sampai akhir yang mampu menuntun penonton mengarah pada kesimpulan tersebut. Solstice yang langsung tayang dalam format video di Amerika sana tidaklah menyeramkan walaupun ada beberapa suspensi mengejutkan yang juga terbantu oleh kinerja sound, lighting dan setting lokasi yang sepi. Target penontonnya tentu saja kaum remaja yang rasanya perlu 'berimajinasi' untuk bisa tetap mengikutinya dengan seksama.

Durasi:
85 menit

Overall:
6.5 out of 10

Movie-meter:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent
No such perfect 9.5 or 10!