XL #PerempuanHebat for Kartini Day

THE RING(S) : A short movie specially made for Valentine's Day

Tampilkan postingan dengan label naomie harris. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label naomie harris. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 November 2012

SKYFALL : Classic Requisite Bond In New Heights


Quotes:
James Bond: 007 reporting for duty.
M: Where the hell have you been?
James Bond: Enjoying death.


Nice-to-know: 
Film James Bond ketiga yang mengambil lokasi Istanbul dan Turki setelah From Russia with Love (1963) dan The World Is Not Enough (1999).

Cast: 
Daniel Craig sebagai James Bond
Judi Dench sebagai M
Javier Bardem sebagai Silva
Ralph Fiennes sebagai Gareth Mallory
Naomie Harris sebagai Eve
Bérénice Marlohe sebagai Sévérine
Albert Finney sebagai Kincade
Ben Wishaw sebagai Q


Director:
Merupakan feature film keenam bagi Sam Mendes setelah terakhir Away We Go (2009).

W For Words:
James Bond bukan lagi sebuah nama atau karakter dalam dunia film. Ia telah menjadi ikon cultural mancanegara. Tanpa terasa agen 007 sudah memasuki peringatan emas di layar perak alias 50 tahun semenjak perilisan Dr. No (1962). Tak kurang dari 6 aktor sudah memerankan tokoh rekaan Ian Fleming ini mulai dari Sean Connery, George Lazenby, Roger Moore, Timothy Dalton, Pierce Brosnan hingga Daniel Craig. Usia "panjang" tersebut merupakan kombinasi dari aksi seru, intrik internasional, sesi bercinta panas, antagonis berkarakter hingga klimaks tak terduga.

Kecerobohan M membuat daftar agen rahasia Inggris yang menyelinap ke dalam jaringan teroris dunia terungkap sehingga satu persatu diburu. James Bond yang tengah berupaya menyelamatkan dokumen tersebut malah tertembak. Ketika markas MI6 diserang di luar dugaan Bond yang dianggap tewas justru kembali meski kemudian harus menjalani serangkaian tes kemampuan dan psikologi. Mantan agen MI6, Raoul Silva yang menyimpan dendam pada M karena merasa terbuang pun menjadi musuh besar Bond yang sedang napak tilas masa lalunya sendiri. 

Skrip yang ditulis oleh trio Neal Purvis, Robert Wade dan John Logan ini memang menitikberatkan pada hubungan M dan Bond yang telah terjalin selama bertahun-tahun sebagai atasan dan bawahan. Menarik melihat Dench tak sedingin dan Craig tak setangguh biasanya. Sisi humanisme keduanya semakin tergali ketika M mengakui ia tak biasa memegang senjata apalagi memikirkan untuk bertugas di lapangan atau saat Bond harus belajar lagi untuk mengembalikan nalar dan kemampuan menembaknya. Chemistry mereka yang sempat berada di titik nadir semakin mengebumikan sosok yang selama ini dianggap superior. 

Cewek Bond yang biasanya "menjual" kali ini seperti tenggelam. Saya tidak bermaksud mengecilkan poosisi Marlohe tapi peran Severine terkesan basa-basi saja. Sebaliknya sosok antagonis dijiwai Bardem secara karismatik, menyaingi penampilannya dalam No Country For Old Men (2007) dahulu yang memberikannya Piala Oscar. Tokoh Raoul yang kejam dan freak itu semakin kentara melalui polesan make-up wajah dan rambut nan eksentrik. Menarik melihat sumbangsih Harris dan Wishaw sebagai Eve dan Q yang sukses mencuri perhatian di setiap kemunculannya.

Sutradara Mendes menyuguhkan set lokasi yang memikat mulai dari Istanbul, Shanghai, London sampai Skotlandia. Adegan pembuka yang berlangsung di atas kereta berjalan di Turki menjadi pembuka megah sebelum berujung pada klimaks emosional di rumah Skotlandia. Tempo film yang sedikit lambat seakan memberi waktu bagi penonton untuk merasakan kerapuhan yang diharapkan tapi bagi para penggemar aksi Bond bisa jadi akan merasa bosan. Setidaknya narasi yang mengedepankan plot cerdas dan karakteristik kuat menutupi aspek itu sehingga dramatisasi dan sekuens aksi mampu bersisian seimbang.

Installment terbaru ini masih setia dengan pakem 2D alias reguler. Meski demikian versi IMAX nya patut ditunggu karena menawarkan aspek ratio 26% lebih tinggi dari biasanya. So, if u ask me whether go for IMAX or not, i will say yes although its not a must. Lanskap nya lebih terasa apalagi dukungan sinematografi ciamik dari Roger Deakins. Jangan lupakan lantunan suara merdu Adele sebagai pengisi soundtrack di samping sajian musik original dari Thomas Newman yang tidak mengabaikan nuansa klasiknya.

Skyfall memang tidak bercitarasa pada film-film Bond pada umumnya tapi pendekatan realistis terhadap para anggota MI6 itu membuat segalanya lebih manusiawi. Bagaimana kesalahan perhitungan dan kekeliruan asumsi bisa saja terjadi pada siapapun. Tak ketinggalan selipan humor yang sangat British disana-sini tergolong efektif untuk mencairkan suasana. Template film hero masa kini tak dipungkiri mengalami pergeseran, bukan cuma good versus evil tetapi memaknai prosesnya itu sendiri. Film yang juga kependekan harfiah “the sky is falling ini menegaskan hal tersebut sambil mengumpamakan kesetiaan tiada batas yang mahal harganya.

Durasi: 
143 menit

Overall: 
8 out of 10

Movie-meter:

Notes:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent

Sabtu, 28 November 2009

NINJA ASSASSIN : Petualangan Ninja Pembunuh Pembelot

Cerita:
Berangkat dari anak jalanan saat ditemukan, Raizo ditempa oleh Ozunu Clan menjadi ninja pembunuh yang paling berbahaya di dunia. Perkumpulan rahasia mereka sangat dirahasiakan sehingga seringkali dianggap mitos belaka oleh public. Dihantui pengeksekusian gadis yang dicintai oleh temannya, Raizo bertekad melarikan diri dan menghilang. Sementara itu di Berlin, agen Europol, Mika Coretti dan atasannya, Ryan Maslow sedang melacak jejak uang gelap hasil pembunuhan beberapa politikus yang mengarah pada jaringan bawah tanah yang sulit diungkap. Investigasi kemudian berubah haluan saat Mika menjadi incaran Ozunu Clan untuk dibunuh. Raizo kemudian menyalamatkan Mika tetapi tahu bahwa hal tersebut tidak mengubah apapun sebelum Ozunu Clan habis ditumpas.

Gambar:
Keseluruhan syuting dilakukan di Jerman termasuk Studio Babelsberg. Adegan pertempuran antar ninja sedikit mengingatkan kita pada apa yang sudah ditampilkan dalam The Matrix, hanya saja dengan volume darah yang sangat tinggi.

Cast:
Baru saja tampil dalam debut Hollywood perdananya Speed Racer (2008), Rain kembali untuk memerankan Raizo, ninja pembunuh yang memiliki masa lalu kelam dan dituntut menuntaskan dendam terhadap kelompoknya sendiri.
Naomie Harris yang pernah mendukung 28 Days Later (2002) kini kebagian karakter Mika Coretti, agen Europol kulit hitam yang berhati lembut.
Rick Yune sebagai Takeshi
Sung Kang sebagai Hollywood
Linh Dan Pham sebagai love interestnya Raizo
Shô Kosugi sebagai Ozunu

Sutradara:
Pria kebangsaan Australia, James McTeigue dalam debutnya pernah menangani versi IMAX dari V For Vendetta (2005) yang cukup ramai dibicarakan itu.

Comment:
Sebelum menyaksikan, saya diperingatkan rekan-rekan betapa buruknya film ini. Oleh karena itu, saya memasuki bioskop dengan ekspektasi rendah dan berniat menonton saja. Ternyata pendapat tersebut tidak sepenuhnya benar. Ninja Assassin menawarkan aksi, aksi dan aksi hampir sepanjang durasi film. Semua dikemas dalam koreografi yang memikat dan setting yang memang mendukung. Sebagai sebuah film kekerasan, terlalu banyak adegan berdarah-darah yang ditampilkan tetapi tidak sampai menjijikan karena secara pintar mampu dikombinasikan dengan lighting dan angle yang memukau. Ceritanya sendiri mengenai cinta, pengorbanan diri dan berusaha yakin dengan apa yang kau percayai. Simpel bukan? Rain sukses menggali emosinya untuk pengembangan karakter Raizo. Beberapa hal memang terasa tidak masuk akal seperti halnya di awal kumpulan ninja Ozunu Clan seperti mengerikan dan kekuatannya tidak tersentuh karena mampu mendengar detak jantung dari jauh tapi semakin lama film bergulir, sosok mereka tidak lagi kasat mata. Bahkan deru helikopter dan tembakan saja tidak bisa diprediksi? Belum lagi make-up yang kurang mulus sehingga goresan di tubuh terasa palsu. Saran saya, nikmati saja film remake ini tanpa banyak logika dan takut darah!

Durasi:
95 menit

Overall:
7 out of 10

Movie-meter:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent
No such perfect 9.5 or 10!