XL #PerempuanHebat for Kartini Day

THE RING(S) : A short movie specially made for Valentine's Day

Tampilkan postingan dengan label roman polanski. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label roman polanski. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Agustus 2012

CARNAGE : Black Comedy About Parents From Hell

Quote:
Michael Longstreet: What happened to your sense of humor?
Penelope Longstreet: I don't have a sense of humor and I don't want one!

Nice-to-know:
Film ini disyut secara real time tanpa jeda dengan menggunakan satu lokasi plus taman.

Cast:
Jodie Foster sebagai Penelope Longstreet
Kate Winslet sebagai Nancy Cowan
Christoph Waltz sebagai Alan Cowan
John C. Reilly sebagai Michael Longstreet
Elvis Polanski sebagai Zachary Cowan




Director:
Salah satu insan legendaris dunia film, Roman Polanski kembali di bangku sutradara setelah The Ghost Writer (2010).

W For Words:
Film yang terpilih sebagai feature di malam pembuka The New York Film Festival pada bulan September 2011 yang lalu ini adalah hasil adaptasi pertunjukan teater “God of Carnage” tahun 2008 karya Yasmina Reza. Posisi Reza sebagai penulis skrip dipertahankan dan disempurnakan oleh sutradara kompeten Roman Polanski. Tak hanya itu daya tariknya karena anda juga akan disuguhi permainan akting kaliber Oscar dari kwartet Jodie Foster, Kate Winslet, John C. Reilly dan Christoph Waltz yang teramat mendominasi keseluruhan durasi komedi satir satu ini. That’s why I remind you not to miss this one!

Suatu sore di Brooklyn Bridge Park, bocah sebelas tahun Zachary Cowan memukul wajah teman sekelasnya Ethan Longstreet dengan tongkat yang berujung pada rontoknya dua gigi Ethan. Orangtua kedua belah pihak sepakat mengadakan pertemuan untuk membahasnya. Alan dan Nancy Cowan pun bertandang ke apartemen Michael dan Penelope Longstreet. Profesi dan latar belakang keluarga menengah ke atas yang berbeda-beda itu lantas berujung pada kisruh yang tak terhindarkan dimana sifat kekanak-kanakan mereka mulai muncul ke permukaan.

Bukan tanpa kesengajaan jika Polanski membuat kedua pasutri Amerika dan Inggris tersebut saling berhadapan meskipun Christoph aslinya berasal dari Austria. Pergeseran konflik mulai dari pembahasan anak, diri sendiri hingga rumah tangga masing-masing bergulir mulus untuk menjaga intensitas yang semakin memuncak. Foster menjadi favorit saya kali ini apalagi luapan kemarahan yang tergambar lewat tarikan urat-urat di wajahnya saat mempertahankan integritas diri. Sedangkan Waltz memberikan interpretasi menarik lewat ketenangan tokoh sinis yang justru terlihat kompromi. Bisa anda bayangkan bahwa panggilan sayang seperti “Darjeeling” atau “Doodles” ternyata dapat menjadi bahan olok-olok?

Penelope sang penulis kritis, Michael sang penjual alat-alat rumah tangga, Nancy sang broker, Alan sang pengacara corporate. Beragam profesi beraktifitas tinggi secara tidak langsung membentuk kepribadian masing-masing yang terhimpit norma hidup kota metropolitan. Pertukaran dialog sesama/antar gender terus menerus membuka babak baru yang rumit. Akar problem itu sendiri ternyata dibangun dan diselesaikan hanya melalui adegan bisu antara Zachary dan Ethan sekaligus menegaskan kompleksitas sudut pandang orang dewasa yang kerapkali berlebihan dalam memandang segala sesuatunya.

Jendela yang menghadap langsung ke jalan raya New York City secara tidak langsung menegaskan kondisi sosial ekonomi kedua pasangan yang tak jauh berbeda. Satu obyek hidup yakni hamster dan berbagai obyek mati juga dimaksimalkan untuk menjadi pemicu masalah seperti pie kombinasi apel dan pir, bunga tulip, coke, katalog, alat pengering, ponsel sampai whiskey yang memabukkan. Tak lupa interaksi Michael dengan ibunya atau Alan dengan bawahannya seputar konsumsi obat dihadirkan sebagai jeda tak resmi.

Jika sebelumnya Polanski pernah sukses memaksimalkan setting apartemen klastrofobik bernuansakan mencekam dalam Repulsion (1965), Rosemary’s Baby (1968) atau The Tenant (1976), kali ini ia menghadirkan elemen komedi hitam yang secara cerdas menertawakan sifat kekanak-kanakan, pembenaran tindakan, pertahanan diri lewat serangkaian potret tingkah laku manusia yang sangat akurat. There’s no way you can’t laugh seeing four fine actors deliver memorable integrated performances that will long stick in your mind!

Durasi:
80 menit

Europe Box Office:
€3,206,123 till Oct 2011 in Italy

Overall:
8 out of 10

Movie-meter:

Notes:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent

Sabtu, 17 April 2010

THE GHOST WRITER : Menerjemahkan "Fakta" Hidup Perdana Menteri

Quotes:
The Ghost-How can I get back to the mainland?
Barry-Only by plane I'm afraid.
The Ghost-I lent my jet to my butler.
Barry-Haha, oh you Brits!

Storyline:
Penulis Inggris, Gordon yang kemudian dijuluki The Ghost disewa untuk menulis autobiografi mantan Perdana Menteri Inggris, Adam Lang setelah penulis sebelumnya McAra ditemukan tenggelam bunuh diri. Segera saja The Ghost ditempatkan di rumah peristirahatan Adam yang sangat megah dan terpencil di East Coast Amerika bersama istrinya, Ruth Lang dan beberapa orang kepercayaannya. Tugas yang semula kelihatan sederhana itu mulai rumit saat The Ghost secara tidak sengaja menemukan kenyataan-kenyataan yang berbeda dengan semua ucapan Adam. Apakah ada konspirasi rahasia antara Adam Lang dengan orang-orang terdekatnya di masa lampau?

Nice-to-know:
Saat Polanski menjadi tahanan penjara Swiss pada September 2009, proses paska produksi film ini tetap berjalan. Semua keputusan artistik pada hasil akhir tetap dipegangnya. Bahkan final editingnya dilakukan di penjara. Saat dibebaskan menjadi tahanan rumah tiga bulan kemudian, Polanski memutuskan untuk merilis film ini.

Cast:
Nyaris memenangkan gelar Aktor Terbaik Golden Globe lewat Moulin Rouge! (2002), Ewan McGregor kali ini berperan sebagai The Ghost yang cerdas dan intuitif.
Tokoh Perdana Menteri Inggris yang berkharisma, Adam Lang dihidupkan oleh Pierce Brosnan yang terakhir muncul sekilas dalam Percy Jackson And The Lightning Thief.
Besar dari serial televisi sukses Sex & The City dengan peran Samantha, Kim Cattrall disini bermain sebagai Amelia Bly, asisten pribadi Adam Lang yang misterius.
Karakter Ruth Lang, istri Adam dipegang oleh Olivia Williams.

Director:
Pria Perancis berusia 76 tahun bernama Roman Polanski ini pernah memenangkan gelar Sutradara Terbaik Academy Awards 2003 lewat The Pianist (2002).

Comment:
Drama thriller ini akan mengingatkan kita pada film-film sejenis terbaik tahun 1970an seperti The Conversation ataupun semangat karya-karya Alfred Hitchcock semisal Frenzy. Tidak heran karena Polanski merupakan penggemar berat Hitchcock dan berhasil mengadaptasi gayanya ke dalam film ini. Kinerjanya pada akhirnya dianugerahi Sutradara Terbaik pada ajang Berlin Film Festival. Sinematografinya sangat kuno klasik selayaknya hasil fotografi yang indah berlatar belakang cuaca yang berawan. Belum lagi ditunjang score Bernard Herman yang intens membangun mood misterius setiap sekuensnya. Penjiwaan McGregor dan Brosnan membuat mereka dapat masuk ke karakter masing-masing. Williams dan Cattrall di luar dugaan saya tampil gemilang juga. Kekuatan ceritanya ditunjang oleh "perjalanan" The Ghost menuju suatu kesimpulan dimana banyak sekali petunjuk demi petunjuk yang menuntun penonton untuk terus menerka. Endingnya sendiri mungkin cukup mengecewakan audiens tapi rasanya itulah cara terbaik untuk mengakhirinya sekaligus membuka suatu awal kembali, seperti opini kebanyakan orang setelah meninggalkan bioskop. The Ghost Writer tidak menyajikan action atau kekerasan yang menyenangkan penonton, tetapi thriller klasik yang membutuhkan kesabaran dalam mengikuti setiap alur ceritanya dengan gaya tersendiri.

Durasi:
120 menit

U.S. Box Office:
$12,293,735 till early Apr 2010.

Overall:
7 out of 10

Movie-meter:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent