XL #PerempuanHebat for Kartini Day

THE RING(S) : A short movie specially made for Valentine's Day

Tampilkan postingan dengan label robert luketic. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label robert luketic. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 Agustus 2010

KILLERS : Problema Menikahi Mantan Pembunuh Bayaran

Tagline:
Marriage... give it your best shot.

Storyline:
Pembunuh bayaran sewaan Pemerintah, Spencer Aimes pada suatu tugasnya di Nice bertemu dengan seorang wanita cantik yang baru saja putus cinta, Jen Kornfeldt. Keduanya dalam waktu singkat saling jatuh cinta dan memutuskan menikah. Tiga tahun berlalu, Spencer dan Jen tetap menikmati hari-hari pernikahan mereka sampai tibanya ulang tahun Spencer yang ke-30 dimana Spencer menjadi buruan semua pembunuh bayaran lain dengan iming-iming jutaan dolar. Dan faktanya para pembunuh tersebut berasal dari orang-orang dekat di sekeliling mereka. Kini Jen harus ikut dalam penyelamatan diri bersama Spencer sambil mencari tahu motif apa yang sesungguhnya mendalangi itu semua.

Nice-to-know:
Saat syuting, Ashton Kutcher secara tidak sengaja menjatuhkan seorang stuntman dengan tinjunya.

Cast:
Seringkali mendapat nominasi Teen Choice Award diawali dari Dude, Where's My Car? (2000), Ashton Kutcher berperan sebagai pembunuh bayaran yang stylish sekaligus ceroboh bernama Spencer Aimes.
Boleh dibilang angkat nama lewat My Father the Hero (1994), Katherine Heigl bermain sebagai Jen Kornfeldt, pewaris bisnis teknologi komputer yang tidak sadar menikahi seorang pembunuh bayaran.
Dua bintang veteran Tom Selleck dan Catherine O'Hara sebagai Mr. dan Mrs. Kornfeldt.

Director:
Kerjasama kedua kali berturut-turut dengan Heigl setelah The Ugly Truth (2009), Robert Luketic yang baru berusia 37 tahun asal Australia ini.

Comment:
Sutradara Luketic pernah menghasilkan beberapa film yang cukup menghibur sebelumnya dan kelihatannya ia cukup menguasai beberapa elemen komedi yang baik. Tapi apakah itu sudah cukup untuk menyajikan tema yang sudah basi dengan fresh?
Rasanya masih segar dalam ingatan beberapa waktu lalu ada Knight & Day (2010) (yang kebetulan rilis duluan di Indonesia) dengan plot serupa atau kalau mau dikatakan Mr & Mrs Smith (2005) yang lebih mirip lagi. Dua film tersebut menjual nama megabintang Cruise-Diaz ataupun Pitt-Jolie. Lantas mampukah Kutcher-Heigl berbicara banyak? Sulit dikatakan. Heigl bisa dikatakan late bloomer dan baru belakangan ini masuk kategori America's sweetheart, Kutcher sejak dulu tergolong aktor mediocre yang rasanya film-filmnya pantas masuk kategori straight-to-dvd. Disini keduanya tidak berusaha menampilkan sesuatu yang berbeda di luar stereotype mereka, bisa jadi skrip juga tidak mengharuskan mereka berimprovisasi terlalu banyak. Keduanya berbagi chemistry yang terasa dipaksakan walaupun screen presence nya cukup memikat. Di luar mereka, cast pendukung seakan menjadi tempelan belaka dengan kecenderungan entah kaku atau bodoh, tipis sekali perbedaannya.
Adegan demi adegan yang ditampilkan mengacu pada sebuah konklusi di akhir yang tidak terlalu mengejutkan dengan sedikit mengada-ngada. Yang patut dipuji disini adalah penempatan tiap scene nya terasa wajar, unsur aksi dan komedi cukup seimbang. Namun sayangnya tidak pernah lebih baik dari film-film yang sudah disebutkan di atas ataupun judul-judul lainnya yang panjang jika dibuatkan daftar. Killers tidak termasuk kategori film sampah tetapi tidak mengesankan juga, hiburan yang benar-benar ringan bagi pengisi waktu senggang anda.

Durasi:
90 menit

U.S. Box Office:
$46,859,803 till early August 2010.

Overall:
6.5 out of 10

Movie-meter:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent

Sabtu, 17 Oktober 2009

THE UGLY TRUTH : Pria Kontra Wanita Saling Jatuh Cinta

Quotes:
Abby Richter-Why, did you think I sounded desperate?
Mike-Listen to you. Desperately asking me if you sounded desperate?

Cerita:
Produser intelek sebuah acara pagi di Sacramento, Abby hidup dengan kucingnya di sebuah kompleks apartemen yang indah dan memiliki kebun. Semua terasa sempurna hingga ia bertemu dengan dua hal: Pertama; tetangga barunya, Colin adalah seorang dokter bedah muda tampan yang benar-benar tipe idamannya. Kedua; partner kerja barunya, Mike Chadway yang menyebalkan tapi sangat mengerti wanita. Program acara "The Ugly Truth" memang berhasil menaikkan rating sekaligus karir Mike dan Abby. Tidak hanya itu, Mike malah menolong Abby mendapatkan Colin dengan tips-tipsnya yang sangat jitu. Tetapi apakah Abby sendiri nyaman saat tidak menjadi dirinya sendiri. Bagaimana kelanjutan interaksinya dengan Colin ataupun Mike?

Gambar:
Khas rom kom dimana kehidupan urban ditampilkan dengan manis. Sebagian besar bersetting di California termasuk Studio KCET - 4401 Sunset Boulevard, Hollywood, Los Angeles, California, USA tempat kerja Abby dan Mike.

Act:
Masih segar dalam ingatan saya saat gadis remaja 18 tahun pada saat itu bernama Katherine Heigl bermain dalam Wish Upon a Star (1996), kali ini Kath berlakon sebagai Abby Richter, gadis produser sukses yang seringkali minder dalam urusan asmara.
Pernah mendukung remake yang cukup sukses, the Phantom of the Opera (2004), nama Gerard Butler perlahan-lahan semakin menapak di Hollywood. Disini berperan sebagai Mike Chadway, presenter acara sukses "The Ugly Truth" yang sangat mengerti wanita dan segala permasalahannya.
Lebih banyak berkecimpung di serial televisi, tunangan aktris cantik Rosalyn Sanchez bernama Eric Winter ini bermain sebagai Colin, pria sempurna di mata Abby.

Sutradara:
Pernah menangani film bergenre serupa yaitu Win a Date with Tad Hamilton! (2004), Robert Luketic yang kelahiran Australia didapuk mengarahkan film romantik komedi berbujet 38 juta dollar Amerika ini.

Comment:
Sepintas film ini hanyalah terlihat sebagai romantik komedi pada umumnya, pertemuan dua manusia berlawanan jenis yang pada awalnya saling membenci dan akhirnya jatuh cinta. Tetapi setelah menyaksikannya, The Ugly Truth ternyata lebih dari itu. Keseimbangan sudut pandang pria dan wanita dalam memandang cinta ataupun suatu hubungan terjaga dengan stabil sepanjang film sehingga tidak memihak salah satunya. Karena hal itulah, humor sarkasme mengalir dengan lancar sepanjang film dan diyakini mampu memancing tawa. Plot cerita keseluruhan pun cukup kuat dimana pendekatan yang dilakukannya terasa unik. Belum lagi interaksi Heigl dan Butler terasa sangat pas di setiap adegan dan harus diakui keduanya memiliki daya tarik masing-masing. Jelas sebuah romantik komedi yang bisa dinikmati oleh pria juga (terutama bersama pasangannya) karena dapat membuka perspektif baru anda tentang cara pandang suatu hubungan dan interaksi pria-wanita yang sangat realistis dan bisa terjadi pada siapapun juga. Don't miss it!

Durasi:
95 menit

U.S. Box Office:
$88,915,214 till early Oct 2009

Overall:
8 out of 10

Movie-meter:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent
No such perfect 9.5 or 10!

Kamis, 12 Juni 2008

21 : Siswa Jenius "Berjudi" Di Las Vegas

Quotes:
Jill Taylor-[in Foxx Strip Club] So do you want a private dance?
Ben Campbell-How much?
Jill Taylor-20 a song, 30 song minimum.
Ben Campbell-I don't know. Sounds expensive.
[they kiss]

Cerita:
Diinspirasi dari kejadian sesungguhnya mengenai siswa-siswi MIT yang jago dalam permainan kartu dan memenangkan jutaan dollar di kasino Vegas. Demi membayar uang sekolahnya, Ben Campbell bersedia direkrut sebagai siswa paling berbakat di MIT untuk menaklukkan Vegas. Dengan bantuan Profesor Statistik Micky Rossa yang sangat pintar dan identitas palsu, kepintaran dan keahlian menghitung kartu yang sangat susah, Ben dan teman-temannya berhasil memasuki kasino. Sekarang tantangannya adalah bermain sesuai rencana dan berada satu langkah di depan sebelum semuanya di luar kontrol.

Gambar:
Dunia judi Vegas dan dunia mahasiswa MIT di Boston bercampur baur dengan sempurna memanjakan mata.

Act:
Belum lama ini mendukung The Other Boleyn Girl, aktor Inggris bernama Jim Sturgess sukses mencuri perhatian lewat perannya sebagai Ben Campbell, mahasiswa MIT yang cerdas dan bercita-cita masuk Kedokteran Harvard walau sempat dibutakan oleh keserakahan.
Saya paling ingat perannya dalam Pay It Forward (2000), Kevin Spacey merupakan aktor kaliber Oscar. Dalam film ini sebagai Profesor Micky Rossa yang berhasil menggerakkan murid-muridnya untuk mengikuti kemauannya.
Aktris muda Amerika, Kate Bosworth memulai debutnya dalam The Horse Whisperer (1998) dan kali ini memerankan Jill Taylor, love interestnya Ben Campbell.
Sebelum ini turut andil dalam The Death and Life of Bobby Z, aktor Afro Amerika kawakan bernama Laurence Fishburne ini kebagian peran antagonis pengawas kasino, Cole Williams.
Didukung pula oleh dua bintang muda keturunan Asia, Liza Lapira sebagai Kianna dan Aaron Yo sebagai Choi.

Sutradara:
Selama ini banyak menyutradarai film ringan menghibur termasuk Legally Blonde (2001) yang melejitkan nama Robert Luketic. Transisinya dalam 21 patut diacungi jempol karena berhasil menyajikan kisah yang menarik untuk diikuti.

Komentar:
Plot yang menarik dengan alur cerita yang cepat sekaligus santai, mungkin akan lebih baik jika sedikit dipercepat. Sturgess tampil brilian disini sebagai "pemimpin" siswa-siswi penjudi, aksen Inggris yang dihilangkan ditambah dengan perubahan sisi emosionalnya yang sangat baik menjelang akhir film merupakan nilai plus. Jangan lupakan juga akting Spacey dan Fishburne yang selalu memikat. Perpindahan setting dari Boston ke Vegas begitupun sebaliknya begitu mulus sehingga menegaskan dua dunia yang berbeda bagi karakter utamanya. Dengan tetap setia pada bukunya, 21 merupakan pilihan bijak untuk mengisi waktu luang anda. Film yang baik walaupun tidak luar biasa.

Durasi:
120 menit

U.S. Box Office:
$81,159,365 till May 2008

Overall:
7.5 out of 10

Penilaian:
Karya seni ga boleh dibawah 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent
No such perfect 9.5 or 10!