XL #PerempuanHebat for Kartini Day

THE RING(S) : A short movie specially made for Valentine's Day

Tampilkan postingan dengan label odette yustman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label odette yustman. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 November 2010

YOU AGAIN : Musuh Bebuyutan Sekolah Menengah Berbagai Jaman

Tagline:
What doesn’t kill you… is going to marry your brother.

Storyline:
Sebagai remaja putri sekolah menengah, Marni menjadi pecundang dengan julukan MOO. Ia dijauhi para siswa dan dijadikan bulan-bulanan geng siswi populer yang dipimpin JJ. Bertahun-tahun kemudian, Marni telah berubah menjadi wanita cantik dengan karir yang bagus. Waktunya kembali ke rumah untuk pernikahan abangnya, Will dan bertemu kembali dengna ibunya, Gail. Disitulah ia mengetahui bahwa Will menikahi Joanna alias JJ yang menindasnya dahulu. Sayangnya Joanna terlalu sombong untuk meminta maaf kepada Marni sehingga Marni berpikir Joanna tidak cukup baik bagi Will. Bukan hanya itu, bibi Joanna, Ramona juga ternyata rival berat Gail. Keempatnya pun terlibat intrik untuk menuntaskan persaingan yang sempat tertunda.

Nice-to-know:
Ada scene dimana Jamie Lee Curtis dan Sigourney Weaver berpakaian sama persis, keduanya mengulangi hal serupa pada gala premiere film ini.

Cast:
Membintangi Get Him to the Greek dan When In Rome tahun lalu, Kristen Bell disini bermain sebagai Marni, mantan siswi SMU yang tertindas hingga terpacu semangatnya untuk lebih baik lagi.
Tidak banyak yang ingat bahwa dialah aktris cilik yang bermain dalam Kindergarten Cop (1991), Odette Yustman kali ini berperan sebagai Joanna alias JJ yang berusaha membenahi hidupnya atas kekacauan masa remajanya.
Jamie Lee Curtis sebagai Gail
Sigourney Weaver sebagai Aunt Ramona
Betty White sebagai Grandma Bunny
Victor Garber sebagai Mark
James Wolk sebagai Will
Sean Wing sebagai Charlie

Director:
Andy Fickman sebelum ini mengarahkan Dwayne Johnson alias The Rock dalam The Game Plan (2007).

Comment:
Saya tidak terlalu perduli akan pendapat orang yang umumnya beranggapan tidak ada yang istimewa dalam film ini. Bagi saya selalu menyenangkan melihat dua aktris senior yang beradu akting siapa lagi kalau bukan Lee Curtis dan Weaver yang walaupun telah menua tetapi tidak kehilangan pesonanya. Mereka berdua meski bukan dalam porsi utama berhasil mempertegas karakter masing-masing yang dibawakannya. Lihat bagaimana percaya dirinya Gail dan glamornya Ramona. Meski tidak banyak persaingan masa lalu di antara mereka yang diperlihatkan, saya lebih menikmati persaingan masa sekarangnya.
Untuk peran utama terdapat dua aktris junior yang sama-sama cantik dan kerapkali membintangi chick flick Hollywood masa kini. Bell dan Yustman mewakili karakter gadis-gadis jaman sekarang yang seringkali berebut popularitas semasa SMU dan berlanjut hingga keduanya “terpaksa” menjadi anggota keluarga yang sama. Lihat bagaimana Marni yang kutu buku dengan kacamata, poni jatuh dan jerawatnya atau Joanna alias JJ yang ketua pemandu sorak yang tenar karena kecantikannya. Konflik di antara mereka yang bertransformasi menjadi calon wanita dewasa terasa berkembang dengan natural.
Memang terkadang sutradara Fickman seperti terlihat kebingungan mau menitikberatkan film ini ke dalam komedi atau drama? Yang pasti jangan harapkan romantisme sebuah pasangan baik Marni-Charlie ataupun Joanna-Will disini karena itu tidak akan terjadi! Beruntung ketidak konsistenan Fickman itu mampu ditutupi dengan permainan seni peran yang memikat dari keempat aktris yang saya sebutkan di atas plus jangan lupakan kontribusi Betty White yang masih sangat gape di usianya yang menginjak 88 tahun. Luar biasa!
Saya menikmati setiap momen yang disuguhkan You Again terlepas dari begitu klise dan predictablenya arah film ini sejak menit awal. Mungkin ingatan sebagian dari anda akan melayang kembali ke masa-masa sekolah dimana eksistensi menjadi sesuatu yang sangat penting melebihi apapun juga. Namun harus diingat, baik/buruknya pengalaman masa lalu hendaknya dijadikan cambuk untuk selalu melangkah maju dan menatap masa depan. Itulah pesan moral yang ingin disampaikan penulis skrip Moe Jelline yang diterjemahkan dengan sangat baik tanpa harus eksplisit sekalipun.

Durasi:
100 menit

U.S. Box Office:
$25,099,081 till early November 2010.

Overall:
7.5 out of 10

Movie-meter:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent

Senin, 13 Juli 2009

UNBORN : Dihantui Arwah Saudara Kembar Masa Lampau

Quotes:
Matty Newton-Jumby wants to be born now.

Cerita:
Selagi mengasuh anak tetangganya, Casey bermimpi mengerikan mengenai anjing aneh dan anak iblis. Lama kelamaan hal tersebut seakan menjadi nyata dimana Casey mulai mengalami halusinasi dan tiba-tiba bola matanya berubah warna dari biru tua menjadi kecoklatan! Fakta tersebut kemudian menguak rahasia bahwa sebenarnya Casey adalah anak kembar dimana saudara laki-lakinya meninggal sebelum dilahirkan. Berusaha mencari jawaban dari semua teka-teki yang menghantuinya, Casey harus melakukan segalanya yang ia perlu sebelum terlambat.

Gambar:
Sebagian besar disyut di Illinois termasuk University of Saint Mary of the Lake yang terkesan megah, tua dan angker!

Act:
Pernah mendukung proyek misterius J.J. Abrams, Cloverfield (2008), aktris muda cantik bermasa depan cemerlang bernama Odette Yustman ini bermain sebagai Casey Beldon, gadis remaja yang diteror oleh arwah saudara kembarnya dari masa lampau.
Aktor senior, Gary Oldman memulai debutnya dalam Remembrance (1982) disini berperan sebagai Rabbi Sendak yang mampu melakukan upacara pengusiran setan.
Sebelum ini tampil sebagai vampir haus darah berambut gimbal dalam Twilight, kali ini Cam Gigandet dengan rambut cepak sebagai Mark Hardigan.
Cukup banyak bermain dalam serial televisi, Meagan Good mendapat peran sebagai Romy, sahabat Casey yang apatis terhadap supernatural.

Sutradara:
David S. Goyer pertama kali muncul dalam ZigZag (2002) dan membuat horor pertamanya lewat film ini.

Komentar:
Semua elemen horor Hollywood ada disini yaitu trauma masa kecil, mimpi buruk yang menjadi kenyataan, teman yang apatis, pengusiran setan dsb. Hal-hal tersebut menjadikan film ini agak unpredictable. Namun beberapa scene dipercaya bisa membuat anda tersentak kaget atau berteriak ngeri, inipun terbantu lagi oleh spesial efek yang cukup baik terutama pada bagian ending. Dengan modal bakat sang sutradara dan jajaran cast yang sedang naik dauh, seharusnya Unborn bisa lebih baik lagi, tidak terjebak stereotype yang sama. Tapi sudahlah, film ini toh masih bisa mengisi waktu anda setidaknya kurang dari satu setengah jam.

Durasi:
85 menit

U.S. Box Office:
$42,638,165 till March 2009

Overall:
7 out of 10

Penilaian:
Karya seni ga boleh dibawah 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent
No such perfect 9.5 or 10!