XL #PerempuanHebat for Kartini Day

THE RING(S) : A short movie specially made for Valentine's Day

Tampilkan postingan dengan label rhona mitra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rhona mitra. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Februari 2009

UNDERWORLD 3 : Bangkitnya Manusia Serigala Dari Penindasan

Quotes:
Lucian-I've lived by their rules my entire life. I've protected them. envied them. and for what? To be treated like an animal. We are not animals! Is this want you want? We can be slaves, or we can be... LYCANS!
----------
Viktor-I wanted to believe your lies, but I knew it could not be true, not my own daughter. How could you?Sonja-Father... I love him. Viktor-Baa... you have betrayed me! To be with a animal! I loved you more than anything!

Cerita:
Mengambil setting sebelum film pertama, Underworld 3 menjelaskan asal mula pertentangan vampir dan werewolf selama berabad-abad. Di abad gelap, werewolf muda Lucian merasa sudah waktunya kaum werewolf bangkit dari perbudakan dan menentang raja vampir, Viktor yang menguasai mereka selama ini. Dibantu dengan kekasihnya yang seorang vampir dan juga putri kesayangan Viktor yaitu Sonja, Lucian menggerakkan kaumnya menuju kebebasan apapun rintangan yang menghadang mereka.

Gambar:
Dominan dengan nuansa biru kelam dengan kostum yang misterius dan hampir keseluruhan setting di malam hari.

Act:
Mengambil peran sebagai aktris utama wanita di franchise film yang melejitkan nama Kate Beckinsale ini, Rhona Mitra bermain taktis dan dingin sebagai Sonja yang terjepit dilema antara memilih kekasih atau ayahnya dimana apapun pilihan itu bisa mengubah hidupnya.
Aktor kawakan Bill Nighy melanjutkan peran raja vampir dan penguasa werewolf Viktor yang otoriter dan ambisius dengan konsisten dan mampu memberi impersonasi yang baik.
Michael Sheen sebagai Lucian merupakan sosok werewolf tangguh yang berjuang demi keinginan pribadi dan kaumnya walaupun mengorbankan orang yang dicintainya.

Sutradara:
Pria kelahiran Perancis, Patrick Tatopoulus sebelumnya banyak berkontribusi di art dan make up department ini memulai debut besarnya setelah terakhir menyutradarai Bird of Passage di tahun 1990. Underworld 3 sekaligus menjadi taruhannya apakah pengalamannya bisa membantu menjadi sutradara yang baik. Hasilnya saya pikir cukup maksimal dengan segala keterbatasan.

Komentar:
Secara konsisten mendukung dwilogi Underworld sebelumnya karena hampir sebagian besar elemen dipertahankan mulai dari kostum sampai pertarungan satu lawan satu yang memikat. Cerita boleh dikatakan adaptasi bebas dari Romeo dan Juliet dimana kisah cinta terlarang menjadi jualan utama tapi jangan fokuskan pikiran anda pada itu karena film ini masih menawarkan lebih untuk penonton. Satu-satunya yang menjadi perhatian saya adalah durasi yang cukup singkat yang seharusnya bisa dimaksimalkan lagi untuk eksplorasi karakter. Bagi anda penggemar Underworld, jangan lewatkan film ini.

Durasi:
90 menit

U.S. Box-Office:
$45,064,150 till February 2009

Overall:
7.5 out of 10

Penilaian:
Karya seni ga boleh dibawah 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent
No such perfect 9.5 or 10!

Sabtu, 31 Januari 2009

DOOMSDAY : Kiamat Dunia Akibat Wabah Virus Mematikan

Quotes:
Eden Sinclair-What were you doing in the city?
Cally-I went to find my brother... Sol.
Eden Sinclair-That maniac is your brother?
Norton-That is one fucked up family, man.

Cerita:
Virus mematikan menyebar seantero Inggris Raya, jutaan orang terinfeksi dan ribuan sudah tewas karenanya. Untuk menghentikan ancaman tersebut Pemerintah mengkarantina negara dengan sadis sehingga terjadi kekacauan dan ketakutan dimana-mana walau berhasil dengan baik.Tiga dekade berikutnya, virus yang dikenal bernama Reaper itu muncul kembali di kota besar. Sebuah kelompok ahli elit dikerahkan untuk mendapatkan obat penangkalnya dengan dipimpin oleh Major Eden Sinclair dalam waktu yang ditentukan. Berhasilkah mereka keluar hidup-hidup dari area terkutuk itu?

Gambar:
Bergerak dengan cepat dan tersaji dalam huru-hara yang gegap-gempita menampilkan situasi negara yang kacau.

Act:
Aktris yang digadang-gadang menjadi Lara Croft yang baru, Rhona Mitra tampil nyaris bersamaan di sekuel kedua Underworld dengan film ini. Sebagai Major Eden Sinclair, Rhona memperlihatkan emosi yang datar namun berdarah dingin dalam membebaskan umat manusia dari ancaman virus sekaligus menyembuhkan trauma masa kecilnya.

Sutradara:
Neil Marshall yang sebelumnya menelurkan The Descent kali ini kebagian science fiction yang dipadu dengan action dan horror. Tidak buruk memang bagi sutradara kelahiran Inggris ini tapi tentunya Doomsday tidak akan begitu saja bisa disukai penonton maupun kritikus yang berdampak pada jatuhnya hasil box office film ini.

Komentar:
Jika anda menyukai 28 Days Later yang kelam dan seru itu, anda mungkin menyukai film ini walaupun tidak halnya dengan saya. 28 Days Later mungkin saja menjadi cult English movie di kemudian hari, tapi Doomsday nanti dulu. Semua bumbu terasa dipaksakan masuk dalam film ini mulai dari zombie, sosok heroine yang keren, gerombolan punk, kanibalisme dsb sehingga "kekacauan sejati" niscaya memang terlihat dari rol film mulai berputar sampai menggulung kembali. Dari kacamata orang awam yang ingin mencari hiburan semata, film ini mungkin memenuhi standar karena berisikan adegan aksi, humor sampai horor tapi sayang semua terasa terlalu berlebihan.

Durasi:
100 menit

U.S. Box-Office:
$10,955,425 till early April 2008

Overall:
6.5 out of 10

Penilaian:
Karya seni ga boleh dibawah 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent
No such perfect 9.5 or 10!