XL #PerempuanHebat for Kartini Day

THE RING(S) : A short movie specially made for Valentine's Day

Tampilkan postingan dengan label kit harington. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kit harington. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 Mei 2015

TESTAMENT OF YOUTH : Deeper Truth About Surviving War

Quote:
Vera Britain: Perhaps their deaths have meaning if we stand together and say ‘No’. No to killing. No to war. No to endless cycles of revenge.

Nice-to-know:
Awalnya Saoirse Ronan dicast sebagai Vera Britain tetapi jadwal tidak memungkinkan hingga Alicia Vikander menggantikannya.

Cast:
Alicia Vikander sebagai Vera Brittain
Kit Harington sebagai Roland Leighton
Hayley Atwell sebagai Hope
Taron Egerton sebagai Edward Brittain
Jonathan Bailey sebagai Geoffrey Thurlow
Colin Morgan sebagai Victor Richardson
Emily Watson sebagai Mrs. Brittain
Dominic West sebagai Mr. Brittain
Anna Chancellor sebagai Mrs. Leighton

Director:
Merupakan debut feature bagi James Kent.

W For Words:
Pencapaian Vera Brittain semasa hidupnya mungkin bisa disejajarkan dengan tokoh pahlawan nasional kita RA Kartini. Kehidupannya yang penuh konflik di abad 19 lantas mendorongnya menulis novel Chronicle of Youth yang kemudian diadaptasi menjadi Letters from a Lost Generation hingga tercatat sebagai best seller dan sudah diterjemahkan ke berbagai bahasa. Tidak salah jika anda tertarik untuk mencerna adaptasinya yang berdurasi lebih dari dua jam ini sambil menyadari betapa beruntungnya hidup di masa sekarang yang jauh dari perang.












Meski terlahir dari keluarga pengusaha sukses di Inggris, Vera Brittain tak ingin berdiam diri. Diskriminasi gender tak menyurutkan langkahnya untuk mengenyam pendidikan di Oxford meski ditentang sang ayah. Perang Dunia pertama berlangsung, adiknya Edward dan sahabatnya Roland mengajukan diri sebagai sukarelawan. Vera pun menyusul meski di garis belakang sebagai perawat tentara yang terluka. Hubungannya kian erat dengan Roland hingga memutuskan menikah sebelum tragedi demi tragedi yang terjadi menguji kesabarannya.

Film BBC ini menandakan reuni Alicia Vikander dan Kit Harington, setelah duet mereka di Seventh Son. Vikander meraih nominasi pemeran wanita terbaik BFI London Film Festival di sini atas upayanya beraksen Inggris walau berkebangsaan Swedia. Lihat bagaimana ia mampu menunjukkan sosok Vera yang feminin sekaligus cerdas tangguh menghadapi kemelut peperangan. Sementara itu transformasi Harington pada karakter Roland pra dan paska terjun ke medan perang cukup terlihat. Egerton yang baru angkat nama dalam Kingsman: The Secret Service masih mencuri perhatian sebagai Edward.















Sutradara Kent yang selama ini ‘ahli’ untuk urusan film dokumenter televisi menyajikan sinematografi yang begitu indah dari penglihatan Rob Hardy. Bagaimana kehidupan berpasangan menjadi menu utama klasik dimana Kent menghadirkan scene perpisahan pasangan di stasiun kereta api, komunikasi surat menyurat lewat pos yang mendebarkan apakah kabar baik atau buruk yang sekiranya disampaikan. Consolata Boyle juga membawa kostum tipikal British drama yang menekankan nuansa era 1900an. Tak lupa sumbangsih Max Richter dalam departemen musik yang kian mengukuhkan storytellingnya.

Testament Of Youth terasa begitu istimewa karena mengambil perspektif perempuan pada masa Perang Dunia dengan tingkat keakuratan sejarah yang tinggi. Prahara dilematis yang sulit dihindarkan atas dasar apapun juga. Bagaimana pilihan-pilihan harus dibuat, terlibat dalam peperangan atau hanya berdiam diri menunggu, terus larut dalam kesedihan usai ditinggalkan orang tercinta atau langsung melanjutkan hidup. Semua perjalanan keputusan demi keputusan yang dibingkai secara puitis lewat bahasa gambar nan elok disertai dengan penggalan puisi atau surat nan indah, hingga anda tak sadar menitikkan air mata karena terhanyut dibuatnya.

Durasi:
129 menit

Overall:
8.5 out of 10

Movie-meter:





Written by:
Chan W

Edited by:
Witra A

Jumat, 14 Desember 2012

SILENT HILL : REVELATION Satisfy Original Fans Underdeveloped Storyline


Quote:
Heather Mason: Go to hell!
Alessa: Can't you see? We're already here.  


Nice-to-know: 

Produksi sempat ditunda karena badai salju yang ganas di Cambridge, Ontario pada tanggal 23 Maret 2011 yang lalu.

Cast: 
Adelaide Clemens sebagai Heather / Alessa
Kit Harington sebagai Vincent
Carrie-Anne Moss sebagai Claudia Wolf
Sean Bean sebagai Harry
Radha Mitchell sebagai Rose Da Silva
Malcolm McDowell sebagai Leonard
Martin Donovan sebagai Douglas


Director: 
Merupakan karya keempat bagi Michael J. Bassett setelah terakhir Solomon Kane (2009).

W For Words: 
Silent Hill merupakan seri game horor survival yang dikeluarkan oleh KONAMI dan dibuat pertama kali bagi Sony Playstation. Lantas pada tahun 2006, Silent Hill DCP Inc., Davis-Films dan Konami Corporation memproduksi versi adaptasi film layar lebar yang akhirnya sukses meraup setengah dari biaya produksi di Amerika Serikat saja sekaligus beberapa kali lipat di pasaran internasional. Rupanya hal tersebut akan tercium sehingga tiga perusahaan tersebut di atas diikuti dengan Anibrain Digital Technologies mempersiapkan sekuelnya tahun ini dalam format 3D pula. Wow!

Heather Mason mulai kelelahan menjalani hidup nomaden bersama ayahnya yang kerap dikuti sosok misterius berbahaya. Saat ulang tahun ke-18, Heather dibelikan rompi persis seperti dalam mimpi buruknya. Tak lama kemudian, ayahnya menghilang secara misterius. Heather dibantu oleh siswa baru pindahan lain di sekolahnya, Vincent mulai melarikan diri dari kekuatan jahat yang bisa mengaburkan batas antara kenyataan dan mimpi. Tujuan iblis itu cuma satu yaitu mengembalikan Heather ke Silent Hill yang telah menawan ayah dan ibunya serta menyempurnakan kekuatan ratu horor Alessa. 
 
Sutradara J. Bassett jelas menanggung beban berat dimana semua film adaptasi video game beberapa tahun terakhir tidak memiliki kualitas memadai, apalagi mendapat sambutan hangat dari publik. Skrip yang juga ditulisnya berupaya menggabungkan apa yang tertinggal dari prekuelnya dengan benang merah video game itu sendiri. Ia cenderung berhasil karena penonton yang sudah/belum menyaksikan prekuel atau memainkan game tidak akan tersesat dalam cerita. Sayangnya plot cerita yang bertumpuk disertai dengan percakapan dramatis terasa mengganggu kenyamanan mengikutinya.

Sisi plusnya adalah monster-monster menyeramkan yang muncul bertubi-tubi mampu mempertahankan nuansa Silent Hill yang dingin dan misterius termasuk laba-laba raksasa yang memiliki berbagai “wajah”. Varian setting lokasi berhasil menyuguhkan atmosfir yang diinginkan walau tak jarang malah terkesan campy. Adegan gore yang anda harapkan justru tak banyak terlihat disini karena sutradara kerap lebih memilih “off-screen” untuk memperlihatkan cipratan darah. Salah satu adegan paling memorable bagi saya adalah sekuens “Dark Nurse” yang unik itu. Hey, kita sendiri juga punya versi suster ngesot!
 
Aktris Australia, Adelaide Clemens besar kemungkinan mengingatkan anda pada Michelle Williams di awal kemunculannya. Peran Heather di tangannya berhasil dimaksimalkan dengan rasa takut dan penasaran yang berbaur sempurna. Aktor Inggris, Kit Harington telah mencoba kemampuan terbaiknya tapi tanpa latar belakang karakter yang jelas dan aksi reaksi yang terlalu instan, penonton akan sulit terkoneksi pada peran Vincent. Aktor aktris yang sudah memiliki nama seperti Bean, Mitchell, Donovan, Moss dan McDowell nyaris tidak memberi dampak apa-apa.

Silent Hill : Revelation layaknya sebuah perjalanan menembus batas mimpi dan kenyataan mempunyai tempo yang naik turun. Narasinya tergolong klise dan berantakan, tidak mendukung kekuatan premis cerita yang amat bergantung pada momentum. Kombinasi mitos dan horor juga tidak sampai melahirkan sebuah inovasi dan twist baru yang membuat anda terpekik. Harus diakui format 3D nya cukup memuaskan konsep visual yang diusung dengan kedalaman gambar dan ayunan senjata tajam. Franchise ini memang lebih direkomendasikan bagi pecinta game nya yang mungkin akan tetap setia menantikan sekuelnya kelak.

Durasi: 
94 menit 

U.S. Box Office:

$44,386,847 till Dec 2012 

Overall: 
7 out of 10

Movie-meter:

Notes:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent