XL #PerempuanHebat for Kartini Day

THE RING(S) : A short movie specially made for Valentine's Day

Tampilkan postingan dengan label jaume balaguero. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jaume balaguero. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Juli 2010

FRAGILE : Evakuasi Rumah Sakit Anak Terbengkalai

Storyline:
Nyaris 100 tahun didirikan, RS Anak-anak Mercy Falls akhirnya ditutup. Sepertinya otoritas lokal mendeteksi ada yang tidak beres pada struktur bangunannya. Sepanjang tiga minggu berikutnya, seluruh pasien akan dipindahkan ke RS London tetapi proses tersebut ternyata memakan waktu yang lebih lama. Sebuah badai telah menghambat helikopter yang bertanggungjawab untuk mengangkut 8 anak-anak tersisa. Dan kemudian mulai terjadi peristiwa-peristiwa aneh tepat pada saat suster baru, Amy bertugas malam.

Nice-to-know:
Memenangkan Barcelona Film Awards 2006 pada kategori Best Cinematography dan Best Film Editing.

Cast:
Angkat nama lewat pentolan serial televisi beken Ally McBeal (1997-2002), Calista Flockhart bermain sebagai Amy Nicholls, suster malam yang berusaha memecahkan misteri yang terjadi di RS anak-anak yang terbengkalai itu.
Aktor asal Australia yang pernah bermain dalam M:I-2 (2002), Richard Roxburgh berperan sebagai Robert Marcus.
Elena Anaya sebagai Helen Perez.

Director:
Jaume Balagueró sebelum ini juga menggarap horor Darkness (2002) yang memasang nama Anna Paquin.

Comment:
Nuansa Eropa terpancar kuat disini melalui setting rumah sakit tua yang terbengkalai. Hal tersebut bisa jadi sudah merupakan momok menakutkan bagi anda mulai dari lantai dua yang ditutup tanpa sebab, lift yang ringkih, bangsal yang sepi, lampu yang minim. Belum ditambah musik latar yang naik turun mengiringi emosi film dan tata rias yang detail di setiap sudut sekalipun. Itulah kelebihan sutradara Balagueró yang sepertinya dilahirkan untuk menangani genre horor. Tone penceritaan tercipta dengan baik secara konstan dari awal sampai akhir tanpa lompatan yang berlebihan sehingga audiens diajak merunutnya secara detail. Flockhart di luar dugaan mampu berakting dengan penjiwaan yang baik begitupun dengan semua aktor-aktris cilik yang bermain disini termasuk Yasmin Murphy yang melakoni Maggie dengan sangat natural. Anaya seperti biasa menampilkan karakter yang kuat sesuai jam terbangnya disertai Roxburgh yang berakting sedikit berbeda dari apa yang biasa dilakukannya. Fragile merupakan drama horor yang digarap dengan sensitif dan ditutup dengan ending yang emosional sekaligus membuktikan gaya klasik sekalipun masih dapat diandalkan.

Durasi:
90 menit

Europe Box Office:
€22,058 till Sept 2006 in Netherlands.

Overall:
7.5 out of 10

Movie-meter:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent

Selasa, 13 April 2010

REC 2 : "Jawaban" Teror Dalam Apartemen Terinfeksi

Storyline:
Melanjutkan Rec yang menewaskan nyaris seluruh kru teve dan para anggota pemadam kebakaran di endingnya itu, kini giliran tim paramedis dan anggota SWAT yang ditugaskan mengevakuasi dan menganalisa gedung apartemen tersebut. Di luar dugaan salah satunya adalah Dr. Owen, pendeta yang menyamar yang mencurigai virus tersebut berkaitan dengan apa yang pernah terjadi di Vatikan beberapa waktu silam. Sementara itu teror berlanjut karena warga sekitar yang ikut terlibat turut terkontaminasi. Akankah Dr. Owen mampu menjawab penyebab kekisruhan tersebut?

Nice-to-know:
Paco Plaza dan Jaume Balaguero mendubbing suara beberapa orang yang terinfeksi dari berbagai jenis suara.

Cast:
Jonathan Mellor sebagai Dr. Owen
Manuela Velasco sebagai Ángela Vidal
Óscar Zafra sebagai Jefe (as Oscar Sánchez Zafra)
Ariel Casas sebagai Larra
Alejandro Casaseca sebagai Martos
Pablo Rosso sebagai Rosso

Director:
Kolaborasi Paco Plaza dan Jaume Balaguero sebelumnya Rec (2007) diadaptasi menjadi Quarantine (2008) untuk peredaran internasional dan menghasilkan $31,691,811 di pasar Amerika saja.

Comment:
Tepat berlangsung 15 menit setelah kejadian di ending REC. Film asli yang mau tidak mau dibandingkan dengan Quarantine. Keduanya nyaris sama secara kualitas walau saya pribadi lebih menyukai Quarantine yang saya tonton terlebih dahulu di bioskop baru REC di dvd. Menurut saya REC/Quarantine sangat nyata, orisinil sekaligus mengerikan ditambah dengan cast yang tampil wajar serta jalan cerita yang terbangun dengan baik. Lalu apa yang ditawarkan sekuelnya? Jawaban atas segala sesuatu yang terjadi! Namun penggarapannya sungguh tidak terkontrol, tidak ada perasaan turun naik selayaknya menikmati konser yang indah. Yang ada hanyalah sekumpulan orang-orang berlari kesana kemari, dialog yang diucapkan tanpa arah, shot kamera yang monoton apalagi pengembangan karakternya. Dan menggabungkan semua itu dengan unsur agama rasanya bodoh sekali walaupun doktrin yang digunakan cukup beralasan. Itu membuat saya bingung sekaligus terkantuk-kantuk menyaksikannya. Mata saya baru benar-benar terbuka di 15 menit terakhir yang cukup mengejutkan. Sedikit mudah ditebak arahnya, kejadian tersebut berlangsung menakutkan disyut dengan night-mode yang lagi-lagi sukses membangkitkan bulu kuduk. Yeah meskipun pada akhirnya sang "iblis" pun menang! Itulah jawaban yang anda cari dalam REC 2 sekaligus telah merusak prekuel REC yang sudah menjadi cult movie tersebut. Sayang sekali!

Durasi:
80 menit

Overall:
6.5 out of 10

Movie-meter:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent