XL #PerempuanHebat for Kartini Day

THE RING(S) : A short movie specially made for Valentine's Day

Tampilkan postingan dengan label katie holmes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label katie holmes. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Januari 2012

DON’T BE AFRAID OF THE DARK : Misteri Penghuni Ruang Bawah Tanah

Tagline:
Fear is never just make believe.


Storyline:
Gadis kecil Sally dikirim oleh ibunya kepada ayahnya Alex yang kini tinggal bersama kekasih barunya yang juga seorang arsitek muda, Kim. Rumah megah bergaya klasik tersebut awalnya dimiliki seorang pelukis yang secara misterius menghilang begitu saja. Kini Kim yang turut mendesain dan mendekor ulang berusaha mendekatkan diri pada Sally yang lebih tertarik bermain di ruang bawah tanah rumah.Ia tidak menyadari bahwa dalam kegelapan, ada sesuatu yang mengintai.

Nice-to-know:
Guillermo del Toro sempat muncul sebagai cameo di film ini yaitu penumpang di belakang Sally di dalam pesawat.

Cast:
Katie Holmes sebagai Kim
Guy Pearce sebagai Alex
Bailee Madison sebagai Sally
Jack Thompson sebagai Harris

Director:
Merupakan debut feature film bagi Troy Nixey yang pernah menangani film pendek berjudul Latchkey's Lament (2007).

Comment:
Saya acungkan jempol bagi anda yang pernah menyaksikan versi originalnya yang digagas oleh Nigel McKeand di tahun 1973. Kali ini Guillermo del Toro dan Matthew Robbins menyempurnakan skripnya untuk sebuah remake fresh tapi tetap bernuansa klasik. Salah satu ciri khas del Toro yang saya cermati adalah tokoh perempuan yang dikedepankan dalam film-filmnya, sebut saja Pan’s Labyrinth (2006) atau The Orphanage (2007), tanpa terkecuali yang satu ini.
Jika anda berpikir bahwa ini adalah film horor biasa sebaiknya jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan. Terlepas dari elemen-elemen klise yang terdapat disini yaitu rumah antik, ruang bawah tanah gelap, rahasia masa lalu yang tersimpan dsb ternyata masih ada beberapa bumbu baru semisal bentuk “makhluk” menakutkan yang sebaiknya tidak perlu anda cari tahu lewat berbagai review film di internet agar tidak mengurangi unsur kejutannya.

Sutradara Nixey cukup terampil menjaga konsistensi sinematografi gelap dengan pencahayaan temaram di dalam rumah meskipun di siang hari. Terima kasih pada pemilihan rumah yang mengesankan karya-karya Rembrandt menciptakan atmosfer yang tepat apalagi dibantu oleh suara-suara misterius yang berdecit/berderak tehadap interior kayu yang dominan disini. Opening dan ending film yang agak terlalu sadis tentunya memberikan start dan finish yang menyenangkan bagi para pecinta genre ini.
Bukan hanya konsentrasi untuk menciptakan momen ketakutan yang dominan di sepanjang film ini, tetapi juga penitikberatan cerita pada persoalan umum yang biasa dialami sebuah keluarga yaitu komunikasi orangtua dan anak ataupun antar pasangan seperti Kim dan Alex kali ini. Horor tanpa drama yang dibangun kuat dapat dianalogikan sebagai sajian masakan lezat tanpa bumbu. Beruntung remake yang satu ini tidak melupakan hal krusial tersebut.

Esensi yang digelorakan Don't Be Afraid of the Dark bagi saya lebih ke arah menggemaskan daripada mengerikan, walau belum seekstrim The Orphan (2009). Holmes, Madison dan Pearce menyuguhkan akting yang cukup memikat sehingga karakterisasi masing-masing tercipta dengan kuat. Ending yang lumayan gelap menutup film dengan perasaan pilu sekaligus menegaskan bahwa dunia kegelapan bisa jadi berisikan makhluk-makhluk yang tidak pernah anda bayangkan sebelumnya. Imajinasi del Toro membantu mewujudkan semua itu. Please stay under the (spot)light, Mr. Guillermo!

Durasi:
99 menit

U.S. Box Office:
$24,042,490 till Nov 2011

Overall:
7.5 out of 10

Movie-meter:


Notes:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent

Jumat, 30 Desember 2011

JACK AND JILL : Saudari Kembar Identik Pembawa Masalah

Tagline:
His twin sister is coming for the holidays... ...and it ain't pretty.


Storyline:
Jack Sadelstein adalah eksekutif periklanan sukses di Los Angeles bersama istrinya Erin dan kedua anaknya Sofia dan Gary. Perusahaannya terancam kehilangan klien terbesar yaitu Dunkin Donuts kecuali mampu membujuk Al Pacino untuk membintangi iklan minuman terbarunya. Masalah Jack bukan hanya itu melainkan kedatangan saudari kembarnya yang masih lajang di usia 42 tahun, Jill Sadelstein demi perayaan Thanksgiving. Rencana tinggal Jill selama 4 hari ternyata diperpanjang dan mimpi buruk Jack pun berlanjut.

Nice-to-know:
Faktanya, kembar identik umumnya satu gender. Hanya sedikit kasus dimana bisa terjadi perbedaan gender karena embrio kehilangan kromosom Y sehingga menghasilkan kembar berlawanan jenis dimana biasanya sang wanita akan menderita Turner Syndrome.

Cast:
Memulai akting di usia 21 tahun lewat serial televisi lawas populer The Cosby Show (1987-1988), Adam Sandler bermain ganda sebagai Jack Sadelstein / Jill Sadelstein
Al Pacino sebagai Himself
Katie Holmes sebagai Erin Sadelstein
Elodie Tougne sebagai Sofia Sadelstein
Rohan Chand sebagai Gary Sadelstein
Eugenio Derbez sebagai Felipe / Felipe's Grandma

Director:
Film keduanya di tahun 2011 bagi Dennis Dugan yang kerapkali bekerjasama dengan Adam Sandler setelah Just Go With It.

Comment:
Seorang aktor yang memerankan dua tokoh berbeda gender sekaligus dalam satu film rasanya sudah pernah dilakukan berkali-kali sebelumnya. Paling memorable bisa jadi Mrs. Doubtfire (1993) yang dihidupkan oleh Robin Williams. Lantas apa yang ada di pikiran Ben Cook untuk mengembangkan cerita serupa dimana skripnya dikerjakan langsung oleh Steve Koren dan sang megastar dalam produksi Columbia/Sony Pictures itu sendiri yaitu Adam Sandler?
Harus diakui untuk pangsa pasar Amerika, nama Adam Sandler merupakan salah satu jaminan mutu pencetak dollar dalam film bergenre komedi. Ciri khasnya adalah menampilkan banyolan slapstick yang berantakan di paruh pertama film sebelum diperbaiki secara drastis di paruh kedua film menjadi tontonan yang mengandung pesan moral. Favorit sepanjang masa dari filmografinya adalah Click (2006) yang menganut paham serupa.

Sayangnya formula Sandler tidak berlaku disini. Jack yang semula bermusuhan dengan Jill gagal mengambil simpati penonton sejak menit awal. Jack dilukiskan memiliki kehidupan mapan dan bersikap antipati terhadap saudarinya itu. Sedangkan Jill digambarkan pecundang dalam hidup serta bertingkah laku dan berpola pikir ekstrim. Tidak ada latar belakang keduanya membuat penonton tidak memiliki alasan untuk memihak salah satunya. Jangan juga tanya seberapa meyakinkannya Sandler dalam wujud wanita, saya tidak ingin menjawabnya.
Sutradara Dugan juga tidak memperhatikan rentang waktu disini. Temponya sedikit kacau dimana banyak sekali perlambatan dan percepatan yang dipaksakan terlepas dari penting atau tidaknya adegan tersebut. Turning point yang mengubah persepsi Jack terhadap Jill juga dilakukan terlalu instan hanya dalam hitungan menit. Emosi yang diharapkan terbangun dengan sendirinya di bagian ending pun pada akhirnya buyar karena tidak ada proses yang masuk akal.

Entah apa motif Al Pacino untuk bermain sebagai dirinya sendiri disini. Sekadar keluar dari stereotype peran-peran serius yang melekat padanya? Jika itu alasannya maka ia bunuh diri! Al tidak lucu dan penampilannya cenderung membosankan. Sama halnya dengan Holmes, Tougne, Chand yang tidak memberikan kontribusi apa-apa sebagai keluarga inti Sadelstein dari segi kekuatan cerita. Pelengkap derita mungkin frase yang tepat!
Jack and Jill lemah di segala sisi dengan kesalahan terbesar ada di skrip. Dialog yang tercipta di antara para karakternya mengambang dan tidak dewasa. Yang dapat diandalkan mungkin hanyalah visualisasi slapstick yang sesekali masih mampu memaksakan tawa. Selebihnya adalah kelucuan kosong yang teramat mengganggu. Klip singkat mengenai kehidupan nyata para kembar identik di awal dan akhir film mungkin satu-satunya yang lebih pantas disaksikan dalam film ini Messed-up!

Durasi:
91 menit

U.S. Box Office:
$70,506,629 till Dec 2011

Overall:
6.5 out of 10

Movie-meter:


Notes:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent
No such perfect 9.5 or 10!