XL #PerempuanHebat for Kartini Day

THE RING(S) : A short movie specially made for Valentine's Day

Tampilkan postingan dengan label stewart hendler. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label stewart hendler. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 November 2009

SORORITY ROW : Balas Dendam Bagi Persaudaraan Theta Pi

Quotes:
Jessica-Please God don't let me get killed. Please God don't let me get killed.
Cassidy-Stop giving him ideas.

Cerita:
Nyaris lulus dari kampus membuat pesta pribadi, enam anggota Theta Pi masing-masing Cassidy, Jessica, Claire, Ellie, Chugs dan Megan sepakat menggoda Garrett, adik Chugs di suatu kamar asmara. Malang karena hal tersebut berbuntut pada kematian Megan secara mengenaskan. Mereka kemudian sepakat menguburkan Megan di suatu pertambangan dan menyimpan rapat-rapat rahasia tersebut. Delapan bulan berlalu, tepat pada hari graduasi, kasus Megan kembali terkuak saat ponsel kelima saudari berbunyi secara bersamaan. Mau tidak mau mereka harus kembali memutar otak untuk menyelesaikan hal tersebut sampai benar-benar akhir sebelum satu-persatu menemui ajalnya.

Gambar:
Keseluruhan syuting dilakukan di Pennsylvania termasuk Soldiers and Sailors Museum and Memorial - 4141 Fifth Avenue untuk adegan graduasi.

Act:
Lima bidadari ditampilkan di film ini yang berakting berlari dan menjerit sepanjang film masing-masing Briana Evigan sebagai Cassidy, Leah Pipes sebagai Jessica, Jamie Chung sebagai Claire, Margo Harshman sebagai Chugs, Rumer Willis sebagai Ellie. Juga Audrina Patridge sebagai Megan, si korban utama di awal film.

Sutradara:
Memulai penyutradaraan sejak Beyond Suspicion (1997), Stewart Hendler memang banyak terlibat dalam genre thriller ataupun horor. Disini ia berusaha meremake film bergagasan sama yang pernah muncul di tahun 1983 lalu.

Comment:
Bisa dikatakan sebuah remake yang cukup berhasil jika dibandingkan Black Christmas (2006) atau Prom Night (2008). Plot ceritanya mungkin mengingatkan anda pada perpaduan Mean Girls dan I Know What You Did Last Summer dimana perkumpulan saudari kampus Theta Pi tersebut sudah disumpah untuk saling percaya, saling merahasiakan dan menjunjung solidaritas dimana kemudian terjadilah misteri pembunuhan yang baru bisa diungkap di akhir film. Tidak asing bukan? Untungnya thriller remaja ini berhasil menjaga tensi secara konsisten dari awal sampai akhir, terima kasih pada penampilan seksi para gadis-gadis tersebut yang cukup memanjakan mata dan saling melontarkan sindiran tajam satu sama lain. Beberapa scene pembantaian cukup sadis dan mengejutkan walau tidak ditampilkan secara eksplisit. Pelaku pembunuhan terasa dipaksakan "kerahasiaannya" sehingga memang tidak mudah untuk anda tebak. Secara keseluruhan, Sorority Row cukup menyenangkan sebagai sebuah tontonan ringan tanpa ekspektasi berlebihan terutama bagi anda pecinta genre slasher.

Durasi:
95 menit

U.S. Box Office:
$11,956,207 till Nov 2009

Overall:
7.5 out of 10

Movie-meter:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent
No such perfect 9.5 or 10!

Rabu, 18 Maret 2009

WHISPER : Teror Bisikan Maut Bocah Setan

Quotes:
David Sandborn-No, no, no! I'm just getting started here. Poor Roxanne. She thought I was an angel. You can't kill an angel!

Cerita:
Mantan penjahat, Max menculik seorang bocah 8 tahun bernama David Sandborn demi mendapatkan sejumlah uang tebusan. Penyekapan yang dilakukan di sebuah kabin sepi bersama kekasihnya Roxanne dan kedua temannya, Sydney dan Vince ternyata malah membawa mimpi buruk yang bisa jadi mengancam nyawa mereka sendiri. Hal tersebut dikarenakan David bukanlah anak biasa melainkan iblis yang mampu mengendalikan pikiran dari bisikan-bisikan mautnya. Bagaimana nasib akhir dari aksi komplotan tersebut?

Gambar:
Sinematografinya cukup konsisten menghadirkan gambar-gambar dengan nuansa dingin sepi mencekam yang berlokasi syuting di Vancouver, Kanada.

Act:
Pernah mendukung Cheaper By The Dozen 2 (2005), Blake Woodruff kembali sebagai bocah setan yang bersorot mata dingin, David Sandborn.
Dari serial Prison Break, Sarah Wayne Callies sebagai Roxanne.
Dari serial Lost, Josh Holloway sebagai Max Truemont.
Turut dimeriahkan oleh Joel Edgerton sebagai Vince Delayo dan Michael Rooker sebagai Sydney Braverman.


Sutradara:
Menapaki debutnya 10 tahun lalu dalam Beyond Suspicion, Stewart Hendler kali ini bermain dalam genre horor thriller dengan sentralisasi karakter pada bocah laki-laki berusia 12 tahun.

Komentar:
Premis film ini terlihat menjanjikan dengan idenya. Namun setelah berkembang, rasanya plot cerita sangat mudah ditebak bahkan cenderung menjemukan tentang anak iblis yang menebar teror. Rasanya sudah berulang kali difilmkan dengan hasil yang kurang lebih sama. Akting para pemainnya bisa dibilang tergolong lumayan walau dialog di antara mereka sama sekali tidak membantu. Satu-satunya yang menolong adalah sinematografi yang konsisten dengan nuansa dingin sepi mencekam serta ending yang cukup memihak suara hati penonton. Banyak yang mengatakan ini adalah versi modern dari horor klasik The Omen, lengkap dengan kemunculan anjing hutannya. Menurut anda?

Durasi:
90 menit

Overall:
7 out of 10

Penilaian:
Karya seni ga boleh dibawah 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent
No such perfect 9.5 or 10!