XL #PerempuanHebat for Kartini Day

THE RING(S) : A short movie specially made for Valentine's Day

Tampilkan postingan dengan label steve zahn. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label steve zahn. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 April 2011

A PERFECT GETAWAY : Liburan Bulan Madu Intai Psikopat

Quotes:
Cydney: Well, um... how close is it?
Nick: It's like everything else in Hawaii, as close as far away gets.

Storyline:
Cliff dan Cydney sepakat menghabiskan bulan madu mereka di pulau tropis Hawaii. Selama menjelajahi daerah sekitar, mereka bertemu dua pasangan lainnya masing-masing Kale-Cleo dan Nick-Gina. Air terjun dan pegunungan yang curam memang indah tetapi menyimpan misteri tersendiri saat dikabarkan ada pembunuh berantai yang sering menghabisi para turis. Ciri-ciri yang tercantum pada informasi di internet mengarah pada salah satu anggota grup tersebut. Berhasilkah mereka keluar hidup-hidup dari liburan impian itu.

Nice-to-know:
Sutradara Twohy sempat berdebat dengan studio untuk membiarkan film berjalan dengan rating R daripada versi PG-13.

Cast:
Film layar lebar pertama Steve Zahn adalah Rain Without Thunder (1992). Disini ia bermain sebagai Cliff Anderson
Menjadi aktor pertama kali dalam serial televisi Mr. & Mrs. Smith (1996), Timothy Olyphant kali ini berperan sebagai Nick
Milla Jovovich sebagai Cydney Anderson
Kiele Sanchez sebagai Gina
Marley Shelton sebagai Cleo
Chris Hemsworth sebagai Kale

Director:
David Twohy pernah mengarahkan Pitch Black (2000) yang diikuti sekuelnya The Chronicles of Riddick (2004).

Comment:
Sebuah thriller rasanya tidak lengkap jika tidak ditunjang oleh twist yang menggigit. Tentunya kita sebagai penonton akan merasa senang jika dibiarkan menebak-nebak sepanjang durasi dan saya katakan bahwa film ini cukup berhasil melakukannya. Padahal premisnya sendiri terlihat biasa-biasa saja alias tidak jauh berbeda dengan ratusan judul-judul sejenis yang sudah muncul lebih dulu.
Sutradara Twohy berhasil memanfaatkan setting Hawaii sebagai panggung yang sempurna bagi liburan indah sekaligus terasing dari peradaban. Bagaimana lembah, pegunungan, pantai, hutan, karang, pasir teramat eye-catching seakan mengundang siapapun untuk memanfaatkannya, untuk tujuan baik ataupun mungkin buruk.







Sinematografi yang demikian sempurna itu tidak diimbangi oleh tempo yang naik turun. Sejam pertama boleh dibilang semacam eksplorasi area dan juga pengenalan para karakternya. Hal ini memang terasa lambat dan sedikit membosankan. Namun penantian itu lumayan terbayar pada setengah jam terakhir dimana tensi semakin meningkat dan ditutup oleh klimaks berdarah yang mendebarkan.
Secara khusus saya memuji penampilan Zahn disini. Transformasi karakternya terjaga dengan baik. Sedangkan Jovovich, Olyphant, Sanchez melakukan usaha terbaiknya masing-masing. Memang tidak ada pendalaman karakter disini karena yang disuguhkan hanyalah identitas belaka dan aktifitas keseharian mereka. Beberapa aktor-aktris lainnya malah terkesan hanya mumpang lewat.
A Perfect Getaway memang berharga dinilai dari twist cerdas yang berusaha disuguhkan. Jangan salahkan penulis/sutradara yang dianggap berusaha membohongi audiens dengan usaha. Jika memiliki waktu luang, cobalah menyaksikan sekali lagi dari sudut pandang yang berbeda, mungkin anda akan berpendapat lain dan bisa jadi semakin mengagumi kinerja Twohy kali ini.

Durasi:
100 menit

U.S. Box Office:
$15,483,540 till Sept 2009

Overall:
7.5 out of 10

Movie-meter:

Sabtu, 06 Februari 2010

MANAGEMENT : Kompromi Cinta Idealis dan Praktis

Quotes:
Mike: Take care of yourself a little... so that the people who love you don't feel like they're annoying you!

Storyline:
Mike bekerja di hotel orangtuanya di Kingman yang terletak di Route 66 yang berpopulasi 27 ribu orang saja. Sedangkan Sue menjual karya seni untuk firma Baltimore dalam mengisi ruang kantornya. Keduanya berkenalan dan memulai interaksinya dengan menarik. Seiring waktu, perbedaan kepribadian Mike dan Sue semakin menimbulkan jarak di antara mereka. Bahkan Sue lebih memilih menikah dengan mantan pacarnya Jango yang dianggap lebih siap menghidupinya. Namun apakah Mike harus tinggal diam dalam comfort zone nya menyaksikan cinta mulai menjauh dari hidupnya?

Nice-to-know:
Sempat mengutip sebaris kalimat dari An Officer and a Gentleman (1982) yaitu being swept away like...

Cast:
Sempat mendukung salah satu episode Dirt (2007) sebelum film ini, Jennifer Aniston bermain sebagai Sue yang praktis.
Pernah memenangkan Special Jury Prize dalam Sundance Film Festival lewat Happy, Texas (1999), Steve Zahn berperan sebagai Mike yang idealis
Margo Martindale sebagai Trish
Fred Ward sebagai Jerry
Woody Harrelson sebagai Jango

Director:
Merupakan debut pertama bagi Stephen Belber setelah sebelumnya lebih banyak menulis untuk serial televisi.

Comment:
Belber mungkin belum berpengalaman dalam menyutradarai tetapi menerjemahkan tulisannya sendiri mungkin mendekatkan film ini dengan ekspektasinya sendiri. Dan plot yang ditawarkan sangat sederhana yaitu hubungan personal antara Mike dan Sue dimana sudut pandang keduanya bergantian ditampilkan sehingga penonton mendapatkan pemahaman netral.
Konsep asmara disini lebih merupakan pertentangan antara si idealis dan si praktis. Si idealis memandang cinta harus diperjuangkan kebersamaannya meski tidak memiliki rencana yang matang sekalipun, bagaimana mengubah dirinya sendiri untuk menjadi lebih positif. Sedangkan si praktis selalu menyusun rencana hidup masa depannya sendiri serealistis mungkin meski harus mengorbankan cinta yang tidak menjanjikan apa-apa.
Aniston dan Zahn harus diakui benar-benar terkesan melebur dalam tokoh Sue dan Mike yang mereka perankan disini. Diawali dari hal-hal kecil, saling berbagi visi, menghabiskan waktu bersama hingga intensitas hubungan yang cenderung datar membuat akting mereka terasa alami termasuk chemistry yang terbangun apa adanya. Kita bisa melihat keduanya nyaman satu sama lain tetapi menyimpan kompleksitas tersendiri di antaranya.
Film ini tidak hanya bercerita mengenai dua sejoli berlawanan jenis tersebut tetapi juga teman-teman dan keluarga di sekitar mereka yang turut memberikan sumbangsih bagi suara hati masing-masing. Sejak menit awal hingga menit akhir, tokoh Mike dan Sue tidaklah sama karena karakterisasi keduanya berkembang seiring perjalanan waktu tanpa melupakan unsur komedi dan romantisme yang cenderung dewasa.
Iba rasanya melihat Management gagal berbicara di tangga box-office manapun ditayangkan. Terkadang audiens memang lebih ingin melihat mimpi yang menjadi nyata dalam sebuah komedi romantik. Namun bagi anda yang berniat menyaksikan sebuah kisah cinta yang membuat tersenyum dan menghangatkan hati dalam konsep kejujuran yang sejujur-jujurnya, inilah pilihan yang tepat. Kompromi terhadap pilihan hati anda sendiri seringkali dibutuhkan untuk mengejar kebahagiaan bersama orang terkasih, tentunya juga mempertimbangkan ketepatan waktu.

Durasi:
90 menit

U.S. Box Office:
$933,224 till Aug 2009

Overall:
7 out of 10

Movie-meter: