XL #PerempuanHebat for Kartini Day

THE RING(S) : A short movie specially made for Valentine's Day

Tampilkan postingan dengan label nick zano. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nick zano. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Mei 2010

JOY RIDE 2 : DEAD AHEAD

Quotes:
Rusty Nail-Heckof a joy ride, isn't it..

Storyline:
Ketika empat sahabat memulai perjalanan ke Vegas untuk bermain dan mencari sensasi, mereka tidak menyangka akan jatuh ke tangan seorang pemilik rumah yang haus darah, penyiksaan dan ketakutan terdalam diri manusia! Setelah kendaraan mereka mogok di tengah jalan di suatu tempat, mereka harus menemukan perumahan penduduk. Tetapi rencana mereka membangunkan kebencian Rusty Nail - seorang pembunuh, pengemudi truk yang ingin balas dendam dan tidak akan berhenti sampai mereka tidak memiliki apapun lagi..

Nice-to-know:
Keseluruhan syuting dilakukan di British Columbia, Kanada.

Cast:
Nicki Aycox sebagai Melissa terakhir tampil dalam sekuel The X-Files : I Want To Believe.
Nick Zano sebagai Bobby sebelum ini bermain dalam Beverly Hills Chihuahua.
Kyle Schmid sebagai Nik
Laura Jordan sebagai Kayla
Mark Gibbon sebagai Rusty Nail

Director:
Sekuel terakhir yang ditangani Louis Morneau bergenre thriller juga yaitu The Hitcher II mengalami nasib yang sama dengan rilis langsung dalam format video.

Comment:
Sebuah film yang dilempar langsung ke pasaran DVD biasanya berkualitas kelas B. Namun apakah demikian kasusnya dengan sekuel Joy Ride yang cukup berbicara banyak di tahun 2001 itu? Dari segi plot cerita nyaris tidak ada perbedaan dengan prekuelnya. Banyaknya pengulangan terutama pada adegan penyiksaan di bagian akhir. Kenyataannya film ini tidak sesadis yang saya bayangkan, levelnya di bawah film pertamanya. Dari segi cast, Aycox-Zano-Schmid tidaklah sekuat trio Walker-Zahn-Sobieski yang lebih mempunyai nama. Namun ketiganya berakting sedikit di atas ekspektasi awal. Tensi film bersub titel Dead Ahead ini bisa dibilang menyedihkan. Apalagi di paruh pertama, saya sangat tidak mengerti apa yang berusaha disampaikan dan logika yang mendukungnya! Di paruh kedua barulah mulai menarik tetapi itupun tidak didukung musik latar yang seharusnya mampu mensugestikan penonton untuk merasa ngeri. Sutradara Morneau sepertinya terbatas dalam bujet sehingga adegan aksi tidak maksimal terutama kejar-kejaran di jalan. Endingnya tidak menyisakan apa-apa dan cenderung mudah ditebak. Sebetulnya tidak terlalu buruk tetapi jika perbandingannya Joy Ride menjadi sangat jauh.

Durasi:
90 menit

Overall:
6.5 out of 10

Movie-meter:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent

Jumat, 04 September 2009

FINAL DESTINATION 4 : Tragedi Arena Balap Berbuntut Maut

Quotes:
Nick-We're all gonna' die, there's gonna' be huge crash!
Mechanic's Girlfriend-What? Have you lost your mind?

Cerita:
Nick O'Bannon dan kekasihnya, Lori Milligan bergabung dengan teman-teman mereka, Hunt Wynorski dan Janet Cunningham untuk menonton balapan McKinley di sebuah stadion. Sebelum balap dimulai, Nick mendapat pertanda bahwa akan terjadi kecelakaan yang menewaskan puluhan orang di sirkuit tersebut. Panik berusaha memberitahu orang-orang, Nick kemudian diusir ke luar karena membuat kericuhan. Keempatnya bersama beberapa orang lain itu kemudian lolos dari maut. Tapi ternyata nasib mereka tidak berhenti sampai di situ, karena kematian terus mengintai mereka dengan cara-cara yang sulit diduga. Akankah pada akhirnya Nick dkk selamat dari kejaran maut?

Gambar:
Beberapa adegan sadis membuat film ini sulit mendapatkan rating PG-13 termasuk kecelakaan pembuka di sirkuit yang bersetting di Alabama.

Act:
Terakhir bermain dalam sekuel Legally Blondes (2009) yang langsung edar dalam format video, Bobby Campo sebagai Nick O'Bannon, remaja yang memiliki pertanda untuk melihat masa depan yang akan menimpa dirinya dan teman-temannya.
Beberapa bintang muda yang belum banyak dikenal turut meramaikan seperti Shantel VanSanten sebagai Lori Milligan, Nick Zano sebagai Hunt Wynorski dan Haley Webb sebagai Janet Cunningham.

Sutradara:
Pernah menyutradarai sekuel pertamanya tahun 2003, kini David R. Ellis kembali dengan sekuel ketiganya yang diberi subjudul Death Trip dan mengadopsi teknologi baru cineplex yaitu 3D menyusul thriller remake remaja sebelumnya, My Bloody Valentine.

Komentar:
Seri ganjil yang dipegang James Wong rasanya lebih baik dari segi genap yang diambil David R. Ellis untuk beberapa alasan yaitu tensi film yang lebih baik, adegan kematian yang lebih realistis dan plot yang lebih smart. Dari situ kita bisa menarik kesimpulan bahwa Death Trip tidak lebih dari sekedar pengulangan formula terdahulu, itupun dengan durasi yang teramat singkat sehingga kelemahan akting dan unsur rasionalitas yang mendasari menjadi taruhannya. Beberapa adegan memang terlihat sadis terutama di awal film, tapi sayang visualisasinya tidak cukup nyata, terlebih dengan penggunaan spesial efek (CGI) yang membuatnya terkesan palsu. Instalasi 3D ke dalam film ini hanyalah sebuah inovasi tapi tidak cukup bermanfaat karena banyak aspek tiga dimensi yang harusnya ditonjolkan malah tidak tersentuh. Secara keseluruhan, fans franchise Final Destination mungkin saja masih bisa dipuaskan dengan seri keempat ini. Namun jika ada seri kelima, saya harap ada elemen-elemen yang lebih berbobot daripada sekedar pertunjukan kematian belaka.

Durasi:
75 menit

U.S. Box Office:
Not known - estimated budget $43,000,000

Overall:
7 out of 10

Penilaian:
Karya seni ga boleh dibawah 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent
No such perfect 9.5 or 10!