XL #PerempuanHebat for Kartini Day

THE RING(S) : A short movie specially made for Valentine's Day

Tampilkan postingan dengan label lakonde. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lakonde. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 April 2010

SKJ : Perseteruan Band Perebutkan Gadis Idaman

Storyline:
Dobleh, Tama, Bagus yang bernasib dan bermodal kurang lebih sama yaitu tidak masuk kategori keren dan kaya di kampus Jogja. Beruntung semangat mereka dalam bermusik tidak kendur dan terus berlatih di bawah bendera SKJ di atas segala rintangan yang ada. Sayangnya band tenar kampus, The Bangers yang dipimpin Langit seringkali melecehkan mereka. Adalah trio bling-bling yang beranggotakan Gadis, Geschell dan Gendis yang awalnya mengidolakan The Bangers berbalik bersimpati pada SKJ. Kesempatan tanding pertama di ajang Pesta Kabel kampus, SKJ gagal total dan mereka punya kesempatan yang lebih besar di Festival Musik Jakarta. Akankah keberhasilan akhirnya menghampiri SKJ?

Nice-to-know:
Diproduksi oleh Kharisma Starvision Plus dengan sponsor utama Class Mild.

Cast:
Juan Rangga, Bagus dan Tama yang tergabung dalam grup SKJ bermain sebagai tiga sahabat pilon.
Trio bling bling yaitu Gadis, Geschell dan Gendis dipegang oleh Cinta Laura Kiehl, Nindy, Karmela.
Sedangkan saingan mereka, pimpinan The Bangers yaitu Langit diperankan oleh Fandi Christian.

Director:
Pernah sukses dalam Janda Kembang (2008), Lakonde yang juga bekas astrada Hanung Bramantyo percaya diri untuk maju menggarap film remaja ini.

Comment:
Trio SKJ bermain lugas dan lepas, sedikit banyak mengingatkan apa yang dilakukan kwartet The Changcuters dalam The Tarix Jabrix. Tapi kharisma trio SKJ tidaklah sekuat The Changcuters dalam komedi remaja ini. Lagu yang ditawarkan disini adalah Skutermatik yang cukup ear-catchy dan rajin wara-wiri di radio dan televisi itu. Sayang sekali mereka hanya berlip sync disini, tidak bernyanyi secara langsung dengan musikalitas mereka sendiri. Penampilan di atas panggung pun masih sedikit dibantu oleh Cinta, Nindy, Karmela dengan dance masing-masing. Walau tidak ada korelasi dengan cerita, Cinta turut menyumbangkan lagu Love Or Money di penghujung film. Plot ceritanya simpel saja tentang pembuktian band mana yang lebih unggul dan proses belajar masing-masing personilnya. Yang agak parah, tidak ada satupun adegan The Bangers bernyanyi full scene yang digadang-gadang pesaing terkuat SKJ. Hm, nilai 7 rasanya masih terlalu tinggi bagi Seleb Kota Jogja ini tetapi tidak apalah karena beberapa aspek disajikan dengan usaha Lakonde yang cukup berniat. Ohya, coba tebak di adegan mana Hanung Bramantyo menjadi cameo hahaha.

Durasi:
90 menit

Overall:
7 out of 10

Movie-meter:
6-sampah!
6.5-jelek ah
7-rada parah
7.5-standar aja
8-lumayan nih
8.5-bagus kok
9-luar biasa

Selasa, 12 Mei 2009

JANDA KEMBANG : Gadis Misterius Pengundang Polemik Pinggir Kota

Cerita:
Gadis cantik misterius bernama Selasih datang ke desa Pulo Bantal untuk menghadiri pernikahan ketiga teman baiknya. Kontan warga desa geger dengan kecantikan Asih yang disinyalir janda kembang termasuk dua remaja tanggung, Fadli dan Radja. Kekosongan penyanyi di bandnya membuat Dodirama secara dadakan meminta Asih bernyanyi di panggung. Tak nyana Asih langsung disukai dan menjadi penyanyi tunggal meski membuat istri Dodirama, Yuli Nada cemburu. Kejadian demi kejadian berujung pada insiden wanita-wanita sedesa yang mengamuk dan berniat mengusir Asih dari Pulo Bantal. Siapa Asih sesungguhnya dan apa tujuannya datang ke Pulo Bantal?

Gambar:
Suasana pinggir kota ditampilkan menarik secara visual lengkap dengan atribut desa yang cukup mencolok.

Act:
Luna Maya terakhir main film hampir setahun lalu dalam Cinlok. Kali ini sebagai Selasih, Luna dituntut bernyanyi dangdut beberapa hit populer sembari menyembunyikan identitas aslinya yang misterius dengan cara lebih banyak bungkam.
Ringgo Agus Rahman sebagai Dodirama, pemimpin band yang menaruh hati pada Asih tapi seringkali berdalih untuk menyelamatkan statusnya di hadapan keluarga.
Sarah Sechan sebagai Yulinada, istri Dodirama yang hobi cegukan. Cemburu membuat Yuli menghasut warga sekitar dan seringkali bertengkar dengan suaminya itu.
Edric Tjandra sebagai Iwet, sepupu Asih yang kemayu.
Esa Sigit dan Rifat Sungkar sebagai duo sobat remaja Fadli dan Radja memperlihatkan akting yang natural.
Didukung juga oleh Sita Nursanti, Joe P Project, Joshua Pandelaki dll.

Sutradara:
Nama Lakonde bisa jadi teramat asing. Debut penyutradaraanya langsung mendapat supervisi dari sutradara pencetak box office, Hanung Bramantyo. Hasilnya? Janda Kembang terasa membumi dan cukup mudah diterima oleh penonton dari berbagai kalangan.

Komentar:
Sangat diinspirasi oleh film Italia, MALENA yang dibintangi Monica Belucci. Tapi tidak lupa unsur lokal masih ditonjolkan terutama lewat musik dangdut. Plot cerita yang dibangun sejak awal film memang menarik tapi sayang bangunan cerita masih kurang terkonstruksi dengan rapi sehingga banyak menyisakan lubang yang tak terjawab. Paling fatal terasa di ending dimana diselesaikan dengan begitu mudah dan penonton dipersilahkan mereka-reka sendiri. Hm, nikmati saja penampilan cantik Luna Maya bernyanyi dangdut dengan aransemen baru yang cukup menggigit.

Durasi:
100 menit

Overall:
7 out of 10

Penilaian:
Karya seni ga boleh dibawah 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent
No such perfect 9.5 or 10!