XL #PerempuanHebat for Kartini Day

THE RING(S) : A short movie specially made for Valentine's Day

Tampilkan postingan dengan label ioan gruffudd. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ioan gruffudd. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Mei 2011

SANCTUM : Pengalaman Mengerikan Penjelajahan Bawah Air

Tagline:
The only way out is down.

Storyline:
Sebuah team penjelajah gua bawah air harus melakukan ekspedisi terhadap gua yang sistemnya paling sulit ditembus di muka bumi. Ketika badai tropis memaksa mereka jauh ke dalam gua, mereka harus berjuang dari arus liar, tekanan deras dan panik yang mulai melanda untuk bisa keluar kembali ke permukaan laut. Guru selam, Frank McGuire sudah menjelajahi gua bawah air Pasifik Selatan selama berbulan-bulan. Namun timnya kali ini adalah putranya yang berusia 17 tahun Josh dan staf keuangan Carl Hurley yang masing-masing memiliki rencana lain. Akankah labirin tersebut dapat dipecahkan sebelum terjebak selamanya?

Nice-to-know:
Sutradara Alister Grierson dan sinematografer Jules O’Loughlin tidak memiliki pengalaman 3D samasekali. Mereka lalu belajar bagaimana bermain dengan cahaya, ruang stereoskopik dan memanipulasi kamera dari coretan-coretan.

Cast:
Sebelum ini sempat mengisi suara dalam Legend of the Guardians: The Owls of Ga'Hoole (2010), Richard Roxburgh berperan sebagai Frank McGuire
Angkat nama dalam serial televisi Home And Away (2005-2008), Rhys Wakefield bermain sebagai Josh
Ioan Gruffudd sebagai Carl
Alice Parkinson sebagai Victoria
Dan Wyllie sebagai Crazy George

Director:
Merupakan feature film kedua bagi Alister Grierson setelah Kokoda di tahun 2006.

Comment:
Terus terang dari awal saya merasa film ini akan sangat menjanjikan. Tidak mudah melakukan syuting di bawah laut untuk menyajikan thriller yang mumpuni, apalagi dibebat dalam teknologi 3 dimensi. Namun melihat nama James Cameron di kursi produser meski tidak sendirian rasanya bisa menjadi jaminan tersendiri. Siapa yang tidak ingat dengan karyanya The Abyss (1992) yang fenomenal itu? Kecuali bagi anda yang lahir di generasi baru, belum terlambat untuk menyaksikannya lewat blue-ray.
Skrip yang ditulis oleh John Garvin dan Andrew Wight ini terasa seperti film kelas dua dimana plotnya terlalu datar dan sederhana, tidak didukung oleh penjelasan yang ilmiah ataupun masuk akal. Semua karakternya juga terkesan satu dimensi. Diperparah lagi dengan dialog-dialog klise di antara mereka, beberapa bahkan mencoba menawarkan humor-humor kering. Dijamin satu setengah jam anda akan terisi oleh kontes menguap dan mengantuk dengan orang-orang di kanan kiri anda.
Saya percaya para aktor disini sudah melakukan usaha terbaiknya tapi apalah artinya jika tidak didukung oleh skenario yang baik? Roxburgh yang paling berpengalaman sekalipun tidak mampu mengangkat nama-nama lain yang tergolong muda dan miskin asam garam itu. Gruffudd yang pernah memikat dalam Fantastic Four mencoba menyajikan sosok psikopat egois dalam dirinya tapi tidak cukup bagi penonton untuk membencinya. Dan kabar buruk bagi para wanita, semua adegan sulit dalam film ini dimainkan oleh laki-laki, seakan menekan emansipasi ke titik nadir sekalipun.






Hal yang positif disini adalah kinerja sutradara Grierson yang berhasil menyodorkan scene-scene bawah air dengan memikat. Sinematografinya terbilang memuaskan dimana segala sudut gua tertangkap dengan baik berikut segala resikonya. Terkadang anda bahkan diajak merasakan klastrofobia ataupun hydrophobia jika membayangkan anda berada dalam situasi tersebut. Efek 3D nya menjadi tidak terlalu penting karena minimnya pencahayaan, toh Blitzmegaplex juga merilisnya dalam 2D saja.
Sanctum memang unggul dalam visualisasi tetapi tidak didukung oleh koneksi antar para tokohnya dengan audiens sehingga sia-sia saja. Penonton tidak terlalu peduli lagi dengan nasib mereka, siapa yang tewas duluan (sebagian besar karena kebodohan masing-masing) dan siapa yang bertahan sampai akhir (lebih karena faktor keberuntungan sepertinya). Drama thriller yang konon diinspirasi dari kejadian nyata ini mudah ditebak arahnya dan tidak menawarkan sesuatu yang luar biasa untuk mengganti sekian uang yang sudah anda keluarkan. Dan satu pesan saya, mohon jangan salahkan James Cameron.

Durasi:
105 menit

U.S. Box Office:
$23,070,045 till Feb 2011

Overall:
7 out of 10

Movie-meter:

Selasa, 06 Oktober 2009

THE SECRET OF MOONACRE : Perselisihan Dua Keluarga Membawa Bencana

Tagline:
A Magical Journey Begins.

Cerita:
Saat ayahnya meninggal, remaja 13 tahun, Maria Merryeather terpaksa meninggalkan London dan tinggal bersama pamannya yang eksentrik, Sir Benjamin di sebuah Puri Moonacre. Satu-satunya peninggalan ayahnya hanyalah buku fiksi tua yang berangsur-angsur menjadi kenyataan dimana perselisihan dua keluarga Merryweather dan de Noir bermula. Maria kemudian menemukan fakta bahwa dirinya adalah penerus terakhir Putri Moonacre yang harus menghentikan kutukan dengan cara menemukan seuntai kalung mutiara yang telah hilang bertahun-tahun sebelum semuanya terlambat.

Gambar:
Keindahan alam Hungaria dipaparkan dalam film ini dimana gambar-gambar klasik nan indah seakan pas dengan visualisasi bukit Moonacre.

Act:
Aktor Inggris, Ioan Gruffudd seumur hidupnya lebih banyak terlibat dalam produksi serial teve sampai Fantastic Four (2005) sukses mengangkat namanya di kancah perfilman Hollywood. Kali ini ia berperan sebagai Sir Benjamin Merryweather yang eksentrik dan keras hati.
Aktris cilik Dakota Blue Richards angkat nama lewat The Golden Compass (2007) yang walaupun digadang-gadang sukses tapi flop di pasaran. Disini ia bermain sebagai Maria Merryweather yang pemberani dan gigih.
Juliet Stevenson sebagai Miss Heliotrope, pengasuh Maria yang cerewet tapi baik hati.
Nastascha McElhone sebagai Loveday.
Tim Curry sebagai Coeur de Noir.
Augustus Prew sebagai Robin de Noir.

Sutradara:
Pria kelahiran Hungaria bernama Gabor Csupo ini boleh dibilang menguasai perfilman anak-anak baik animasi televisi ataupun fiksi layar lebar walau lebih sering duduk di kursi writer ataupun departemen animasi. Secret Of Moonacre merupakan film ketiganya setelah sebelumnya Bridge To Terabithia (2007).

Comment:
Selayaknya film fiksi yang diangkat dari novel remaja atau bisa disebut anak-anak, The Secret Of Moonacre fasih bercerita dengan narasi yang mudah diikuti dan tentunya detail dalam eksplorasi imajinasi. Tetapi penerjemahan ke versi layar lebar tentunya tidak semudah itu, butuh elemen-elemen bagus yang bisa mengangkatnya menjadi luar biasa. Beban berat disandangnya karena beberapa film sejenis belakangan flop di pasaran seperti contohnya Golden Compass dsb. Dari segi cast, Moonacre bisa dibilang sudah tepat karena aktor-aktrisnya tampil baik apalagi dibantu dengan kostum yang menarik mata. Spesial efek atau biasa disebut CGI juga terlihat halus disini terutama kemunculan singa hitam dan kuda unicorn. Secara keseluruhan di mata saya, dari segi kualitas Moonacre sedikit lebih baik daripada Bridge To Terabithia atau Seeker tetapi masih kalah memikat dibandingkan Stardust atau The Golden Compass. Permasalahan utama adalah plot cerita yang dirasa masih terlalu sederhana dan berlarut-larut bagi penonton dewasa.

Durasi:
100 menit

Europe Box Office:
£944,197 till May 2009

Overall:
7 out of 10

Movie-meter:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent
No such perfect 9.5 or 10!