XL #PerempuanHebat for Kartini Day

THE RING(S) : A short movie specially made for Valentine's Day

Tampilkan postingan dengan label elizabeth banks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label elizabeth banks. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Juli 2012

WHAT TO EXPECT WHEN YOU’RE EXPECTING : Expect Less For These Pre-parenthood Episodes


Quotes:
Wendy: I just wanted the glow. The one that they promise you on the cover of those magazines. Well, I'm calling it - pregnancy sucks. Making a human being is really hard. I have no control over my body or my emotions.  

Nice-to-know:
Film yang didasarkan pada buku populer panduan kehamilan yang telah terjual lebih dari 14,5 juta kopi selama tahun 2011.

Cast:
Cameron Diaz sebagai Jules
Jennifer Lopez sebagai Holly
Elizabeth Banks sebagai Wendy
Chace Crawford sebagai Marco
Brooklyn Decker sebagai Skyler
Ben Falcone sebagai Gary
Anna Kendrick sebagai Rosie
Matthew Morrison sebagai Evan
Dennis Quaid sebagai Ramsey
Chris Rock sebagai Vic
Rodrigo Santoro sebagai Alex
Joe Manganiello sebagai Davis

Director:
Merupakan film keempat bagi Kirk Jones setelah Everybody’s Fine (2009) yang mengharu-biru itu.

W For Words:
Masih ingat kesuksesan Knocked Up (2007) dari Judd Apatow yang bertemakan persiapan kehamilan? Skrip yang dikerjakan duet penulis, Shauna Cross dan Heather Hach berdasarkan adaptasi buku karangan Heidi Murkoff ini tak hanya membahas satu pasangan melainkan lima sekaligus! Formula tema “dewasa” dikombinasikan dengan komedi yang belakangan terbukti sukses di pasaran Amrik apalagi dukungan ensemble cast yang tenar. Bukankah semua momen penting dalam hidup bisa ditertawakan karena relevansi yang begitu dekat dengan kehidupan kita sehari-hari?

Pasangan dansa selebritis, Jules-Evan yang terkenal dengan gaya hidup sehat harus dikejutkan dengan kehamilan setelah berkencan selama beberapa bulan. Mantan pasangan masa SMU, Marco-Rosie yang sepakat kencan semalam justru dikaruniai kehamilan tak diinginkan. Fotografer bayi, Holly dan suami keras kepala Alex melulu gagal dalam terapi kehamilan hingga berniat mengadopsi bayi Ethiopia. Penasihat kehamilan Wendy mengalaminya sendiri saat berhenti berusaha bersama suaminya Gary Cooper yang kerap bersaing dengan ayah kandungnya, Ramsey Cooper yang baru menikahi gadis yang tiga puluh tahun lebih muda, Skyler.

Sutradara Jones berupaya keras menyeimbangkan unsur komedi satir sosial yang muncul dari sulitnya persiapan menjadi orangtua dengan elemen drama menyentuh yang timbul dari berharganya pengorbanan yang dilakukan untuk mencapai tahapan itu. Bukan hanya itu, sudut pandang antara pria dan wanita yang equal juga merupakan tantangan tersendiri untuk mengirimkan pesan yang universal bagi penontonnya. Dua konsistensi yang menurut saya masih hit and miss di sepanjang durasinya mengingat tingkat kesulitan yang cukup tinggi untuk tidak mengorbankan salah satunya.

Tiga nama yang paling memikat bagi saya kali ini adalah Elizabeth Banks, Anna Kendrick dan Ben Falcone. Lihat bagaimana emosionalnya tokoh Wendy ketika mendapati video pengaruh hormonnya ditonton jutaan orang di Youtube? Atau ngototnya tokoh Gary tatkala berhadapan dengan sang ayah yang selalu selangkah lebih maju? Atau mindernya tokoh Rosie yang merasa tidak menarik dan tidak pantas mendapat tempat di dunia ideal? Sedangkan pasangan yang mengajarkan banyak hal sekaligus adalah Holly dan Alex dimana kejujuran dan keikhlasan mereka memerlukan proses panjang yang tak jarang menggantungkan harapan pada bantuan orang lain.

Momen teraneh dalam film adalah sewaktu gerombolan ayah yakni Vic, Gabe, Craig dan Patel sering iri pada Davis yang selalu fit dan commitment-free seakan menjadi sindiran tersendiri bagi pria-pria berkeluarga. Rumput memang selalu tampak lebih hijau di sebelah jika kita tak cukup jauh menelaah. Pergeseran dari satu frame ke frame yang lain secara simultan mungkin mengingatkan anda pada apa yang dilakukan Garry Marshall dalam New Year’s Eve (2011) tapi sayangnya tidak dinamis dan terlalu banyak kesamaan yang bernada kebetulan dimana semua wanita tersebut melahirkan di malam yang sama pada rumah sakit yang sama pula? Maybe they called this: intertwining.

What To Expect When You’re Expecting tampak terlalu memaksakan diri untuk muat dalam kemasan komedi romantis dimana subplotnya sendiri terlalu variatif dengan multi-karakter yang dimensional. Segi humor yang disajikan cenderung garing dan membosankan. Beruntung masih ada berbagai momen menyentuh yang mampu menyelamatkan kualitas film yang samasekali tidak sulit ditebak arahnya ini. At one point I actually thought of heartbreaking end. Tontonan yang diperuntukkan sebagai gambaran akan sesuatu yang anda (akan) alami atau sekadar membayangkan saja. See it only if you wanna know about pregnancy and pre-parenthood process with lesser expectations.

Durasi:
110 menit

U.S. Box Office:
$40,420,546 till July 2012

Overall:
7.5 out of 10

Movie-meter:

Notes:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent

Kamis, 22 Maret 2012

THE HUNGER GAMES : Hungry Young Souls Against Autocracy













Quotes:
Haymitch Abernathy: This is the time to show them everything. Make sure theyremember you.

Nice-to-know:
Pada tanggal 22 Februari, empat minggu sebelum rilis, Lionsgate mulai menjualtiket di muka. Tidak hanya berhasil memecahkan rekor per hari yang dicetak olehThe Twilight Saga: Eclipse sebelumnya tetapi mengumpulkan 83% dari total penjualanhari tersebut.

Cast:
Jennifer Lawrence sebagai Katniss Everdeen
Stanley Tucci sebagai Caesar Flickerman
Josh Hutcherson sebagai Peeta Mellark
Wes Bentley sebagai Seneca Crane
Willow Shields sebagai Primrose Everdeen
Liam Hemsworth sebagai Gale Hawthorne
Elizabeth Banks sebagai Effie Trinket

Director:
Merupakan film ketiga bagi Gary Ross yang pertama kali diawali olehPleasantville (1998).

W for Words:
Selepas 7 seri Harry Potter berakhir, wajar jika banyak pecinta film di seluruhdunia menantikan kehadiran franchise baru yang sedianya dapat selalu ditunggukelanjutannya. Harapan itu ada pada novel trilogy milik Suzzane Collins yangterdiri dari The Hunger Games, Catching Fire dan Mockingjay. Trailer seripertama yang sudah wara-wiri sejak akhir tahun lalu ini nyatanya suksesmemancing perhatian publik dimana skripnya digarap sendiri oleh Collins bersamasutradara Gary Ross yang juga dibantu oleh Billy Ray ini.
Capitol memilih sepasang remaja laki-laki dan perempuan dari 12 distrik untukberkompetisi dalam ajang The Hunger Games ke-74. Mengajukan diri sebagaipengganti adiknya Primrose yang terpilih, Katniss Everdeen harus meninggalkansahabatnya Gale untuk bergabung dengan Peeta Mellark. Mentor mereka adalahCinna dan Haymitch yang mengajarkan trik khusus agar mendapat simpati daripenonton sehingga mau memberikan sponsor yang mungkin saja mempengaruhi hasilakhir permainan yang tinggal menyisakan satu orang saja tersebut.

Premisnya mungkin akan lumayan brutal dalam bayangan anda. Namun sutradara Rossdengan cerdas memanipulasi berbagai aksi di antara para kontenstan untukmenyelamatkan rating Remaja yang disematkan pada film ini. Adegan kekerasanmemang terlihat di beberapa bagian tapi tidak eksplisit menampilkan darah.Sebaliknya sisi kemanusiaan turut ditekankan, dimana remaja-remaja ini seakanmenjadi tumbal para Pemerintah sehingga mengundang simpati siapapun yangmelihatnya.
Jennifer Lawrence pernah dinominasikan Oscar kategori Aktris Terbaik bukantanpa alasan. Ia mewakili kekuatan, ketakutan, kemauan hingga kelembutan hatiKatniss dengan penjiwaan yang baik. Josh Hutcherson dan Liam Hemsworth jugamenjadi padanan yang seimbang bagi Lawrence meskipun nama tersebut belakangantidak terlalu dominan disini. Siapa yang tahu jika cinta segitiga ini akanbersemi pada sekuelnya di kemudian hari. Another Twilight wannabe perhaps?

Aktor-aktris pendukung yang sudah punya nama juga menuntaskan tugasnya denganmaksimal, sebut saja Stanley Tucci yang menggelikan sebagai presenter televisi Caesarlayaknya The Truman Show, Donald Sutherland yang mengerikan sebagai PresidenSnow, Woody Harrelson yang eksentrik sebagai mentor pemabuk Haymitch. Janganlupakan juga si menyebalkan Wes Bentley sebagai Seneca dan Elizabeth Banks yangtampil bak Lady Gaga sebagai Effie dengan make-up dan rambut warna-warninya.
Bagi yang sudah membaca bukunya niscaya akan menyukai perubahan minor dari Rossyang berhasil mempertajam narasi, apalagi suguhan musik T-Bone Burnett danJames Newton Howard yang semakin mengangkat semangat permainan itu sendiri.Sejujurnya saya belum menemukan sesuatu yang terlalu istimewa dari seri pertamanyaini walau mengakui adanya potensi besar di dalamnya untuk pengembangan yanglebih dalam di masa mendatang. Konsep “perburuan” yang terlalu berlarut-larutdengan “aturan” membunuh yang tidak biasa memang tak jarang membuat penontonmenguap ataupun mengernyitkan dahi. Beruntung jajaran cast dan eksekusi ciamikRoss masih menjadikan The Hunger Games tontonan yang berkelas dan memilikipesan moral di dalamnya. Yes, it’s us versus the government, hungry for justiceagainst hungry for autocracy!

Durasi:
142 menit

U.S. Box Office:.
$50,451,681 till Feb 2012

Overall:
7.5 out of 10

Movie-meter:

Notes:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent