XL #PerempuanHebat for Kartini Day

THE RING(S) : A short movie specially made for Valentine's Day

Tampilkan postingan dengan label dominic sena. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dominic sena. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Januari 2011

SEASON OF THE WITCH : Pertempuran Baik Jahat Penyihir Titisan Iblis

Tagline:
Not all souls can be saved.

Storyline:
Abad ke-14, kaum Crusader kembali ke tanah kelahirannya yang tengah terjangkiti Wabah Hitam. Pendeta Debelzag dan pendeta muda Kay berusaha menjaga seorang gadis yang dicurigai sebagai titisan penyihir untuk tetap terkurung. Bersama mereka terlibat juga prajurit Eckhart yang berduka atas kematian keluarganya dan juga dua mantan pejuang Perang Salib, Behmen dan Felson. Lewat serangkaian peristiwa, gerombolan tersebut dipimpin oleh Hegamar bertekad melakukan perjalanan mencari biara tua untuk mengakhiri segala kutukan yang melanda desa tersebut. Benarkah ada kekuatan lain yang lebih besar menanti mereka selanjutnya?

Nice-to-know:
Diproduksi oleh Atlas Entertainment dan Relativity Media.

Cast:
Terakhir juga memerangi kekuatan gelap dalam The Sorcerer’s Apprentice, Nicolas Cage disini kebagian peran Behmen
Terkenal sebagai Hellboy yang dilakoninya pertama tahun 2004, Ron Perlman kali ini bermain sebagai Felson
Stephen Campbell Moore sebagai Pendeta Debelzaq
Stephen Graham sebagai Hagamar
Ulrich Thomsen sebagai Eckhart
Claire Foy sebagai The Girl

Director:
Dominic Sena pernah mengarahkan Nicolas Cage sebelumnya dalam Gone In Sixty Seconds (2000).

Comment:
Karena kekosongan slot film belakangan ini, film bergenre aksi petualangan fantasi ini lumayan mencuri perhatian di jaringan bioskop Blitzmegaplex sampai diputar di dua auditorium di dua minggu perdana penayangannya. Atas dasar itulah, saya tergerak untuk menonton film ini sambil berharap kharisma seorang Cage (yang sudah lama hilang) bisa kembali lagi apalagi didukung oleh sutradara Sena yang pernah menghasilkan beberapa judul menarik sebelumnya.
Sayangnya lagi-lagi Cage membosankan. Tidak ada yang berbeda dari aktingnya sebagai Behman selain model rambutnya yang aneh itu. Masih dengan ekspresi dan intonasi yang sama seperti yang sudah-sudah. Beruntung tandemnya Perlman bermain lebih variatif sehingga chemistry keduanya disini terasa saling mengisi. Rasa penyesalan yang menyergap mereka juga terkesan hanya seperti sebuah sebab tanpa ada korelasi yang kuat untuk mendukung perjuangan mereka selanjutnya. Para pendukung lainnya juga sayangnya tidak terlalu mengesankan dalam menerjemahkan karakternya masing-masing.
Sutradara Sena tampak kebingungan mengangkat hasil penulisan Bragi F. Schut ke dalam sekuens aksi yang dinamis. Gaya penceritaan yang lemah terutama pada paruh pertama durasinya bisa jadi menyebabkan anda tertidur pulas. Jika itu yang terjadi, tidak usah takut melewatkan sesuatu karena paruh kedua film ini anda tetap bisa mengikutinya dan menemukan intensitas yang setidaknya sedikit meningkat.
Pertarungan besar (Perang Salib) maupun kecil (Iblis) malah mengalir begitu saja nyaris tanpa greget dimana efek CGI terasa dominan walaupun tidak mulus dieksekusinya. Sampai tahap ini, terasa film seperti penggabungan berbagai macam subplot yang telah dihadirkan sebelumnya, hanya saja tidak dilengkapi dengan pertukaran dialog yang kreatif ataupun latar belakang sejarah yang cukup jelas sebagai bukti pendukung.
Selayaknya penundaan tanggal rilis yang sempat dilakukan studio filmnya, kualitas akhir Season Of The Witch juga memang patut dipertanyakan. Rasanya cukup sulit menjual film ini selain ending menit-menit terakhir yang walau klise selayaknya arcade battle video game tapi tetap dapat menjaga minat anda menyelesaikan film ini. Bukankah iblis tetap harus diperangi walau harus ada pengorbanan?

Durasi:
90 menit

U.S. Box Office:
$18,913,782 till mid Jan 2011.

Movie-meter:

Minggu, 11 Oktober 2009

WHITEOUT : Kasus Misterius Di Tengah Badai Salju Antartika

Tagline:
See Your Last Breath.

Storyline:
Tiga hari menjelang kepulangan mereka di musim dingin sebelum badai salju yang dikenal dengan sebutan Whiteout, Marshall Carrie Stetko dan tim harus dihadapkan pada penemuan mayat membeku di sebuah pangkalan Amerika di Kutub Selatan. Kejadian itu membawa Carrie dan pilot Delfy melakukan penyelidikan intensif meskipun Carrie pernah menderita trauma masa lalu di Miami. DI luar dugaan saat mengunjungi Vostok, Carrie diserang sesosok tidak dikenal dengan sebuah kapak es. Belakangan terungkap bahwa kasus tersebut berhubungan dengan jatuhnya pesawat Rusia 50 tahun lalu. Dibantu detektif FBI, Robert Pryce, Carrie harus menemukan penyerangnya sekaligus mencaritahu siapa dalang yang sesungguhnya.

Nice-to-know:
Film ini awalnya dikembangkan pada tahun 2002 dengan Reese Witherspoon sebagai bintang utama. Namun baru terealisasi di tahun 2007, itupun Warner Bros menunda penayangannya hingga 2 tahun ke depan.

Cast:
Memulai akting di usia 20 tahun lewat Much Ado About Nothing (1993), Kate Beckinsale kali ini bermain sebagai marshall Carrie Stetko yang menyalahkan diri sendiri atas kesalahan masa lalunya.
Ketiga karakter utama pria yaitu Robert Pryce, Dr. John Fury, Russell Haden diperankan masing-masing oleh Gabriel Macht, Tom Skerritt dan aktor Australia, Alex O'Loughlin.

Director:
Debut berartinya dimulai lewat Kalifornia (2003), Dominic Sena bisa dibilang tidak terlalu aktif menggarap fllm. Whiteout adalah film layar lebar keempatnya sejauh ini.

Comment:
Melihat jajaran produser dan sutradara serta tema yang diangkat, rasanya penonton akan berharap lebih pada film ini. Hasilnya, sebagian besar akan kecewa karena penggarapannya boleh dibilang terlalu sederhana dengan alur yang datar-datar saja! Namun anda yang tidak terlalu berharap banyak seperti saya, niscaya bisa menikmatinya. Beckinsale bermain sedikit di atas rata-rata walau adegan mandinya selama beberapa menit sebagai pembuka film rasanya tidak penting. Aktor-aktor disini rasanya tidak banyak mendapat kapasitas untuk mampu memperlihatkan sesuatu. Sayang sekali karena Sena sang sutradara biasanya terampil menggarap film aksi. Adegan flashback yang diulang-ulang sampai 3 kali rasanya cukup mengganggu. Yah nilai jual film ini adalah Antartika. Kondisi sulit badai salju dengan suhu minus puluhan derajat bisa jadi tidak pernah terbayangkan bagi anda yang belum pernah mengalaminya. Dan semua rintangan itu diproyeksikan dengan baik terutama adegan di udara terbuka. Whiteout adalah sebuah action thriller yang lumayan saja, mudah ditebak arahnya dengan sedikit kekerasan dan kesadisan yang pas porsinya.

Durasi:
95 menit

U.S. Box Office:
$10,275,638 till Dec 2010.

Overall:
6.5 out of 10

Movie-meter:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent