XL #PerempuanHebat for Kartini Day

THE RING(S) : A short movie specially made for Valentine's Day

Tampilkan postingan dengan label diane kruger. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label diane kruger. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Juni 2011

UNKNOWN : Hilang Ingatan Dualisme Identitas

Quotes:
Dr. Martin Harris: For a moment they had me convinced that I was crazy. But when they came to take me, when they killed your friend, I knew.


Storyline:
Biokimia Dr. Martin Harris dan istrinya Elizabeth tiba di Berlin untuk menghadiri konferensi dimana seorang ilmuwan dan Pangeran dari Arab akan membicarakan penemuan fenomenal. Sayangnya dalam perjalanan, taksi yang ditumpangi Martin mengalami kecelakaan hingga membuatnya hilang ingatan secara utuh setelah 4 hari koma. Tanpa identitas dan kesulitan mengingat kembali, Martin mencoba menemukan istrinya yang ternyata sudah bersama Dr. Martin Harris lain yang bukan dirinya! Di samping itu ada beberapa pihak yang berusaha melenyapkan nyawanya. Bagaimana Martin bisa menjawab semua teka-teki tersebut?

Nice-to-know:
Diproduksi oleh Warner Bros Pictures yang berkolaborasi dengan beberapa perusahaan lainnya dimana tanggal rilis di Amerika Serikat adalah 16 Februari 2011 yang lalu.

Cast:
Aktor berusia 59 tahun ini terakhir mengisi suara Azlan dalam The Chronicles of Narnia: The Voyage of the Dawn Treader (2010), Liam Neeson bermain sebagai Dr. Martin Harris
Memulai karirnya lewat serial televisi Duelles (2002), Diane Kruger berperan sebagai Gina
January Jones sebagai Elizabeth Harris
Aidan Quinn sebagai Martin B
Bruno Ganz sebagai Ernst Jürgen
Frank Langella sebagai Rodney Cole
Sebastian Koch sebagai Professor Leo Bressler

Director:
Merupakan film keempat bagi Jaume Collet-Serra setelah terakhir kali sukses mencabik-cabik perasaan lewat The Orphan (2009).

Comment:
Dua alasan saya menyaksikan film ini adalah faktor sutradara dan jajaran castnya terutama aktor aktris utama. Jaume Collet-Serra meskipun filmografinya belum banyak tapi sudah mampu menghasilkan karya-karya yang intriguing. Tidak peduli jika seorang Liam Neeson dikatakan terlalu banyak bermain dalam film-film sejenis sebelumnya, ia tetaplah aktor watak yang handal dalam menerjemahkan peran-peran yang ditawarkan kepadanya.
Diangkat dari novel berjudul “Out of My Head” karya Didier Van Cauwelaert, duet penulis Oliver Butcher dan Stephen Cornwell menerjemahkan bagian demi bagian dengan runut. “Who am I?” di bagian opening akan membuat anda sama blanknya dengan karakter Dr. Martin Harris. Pemaparan sekuensi yang cermat berhasil menjaga intensitas cerita sekaligus memaksa penonton untuk tetap antusias menyaksikannya hingga akhir.
Film ini lebih tepat dikategorikan suspense mystery daripada action thriller. Terlepas dari berbagai adegan aksi seru yang disematkan, tidak menjadi fokus utamanya. Jalinan kisahnya yang tidak mudah ditebak karena berbagai twist yang disisipkan membuat kita menerka-nerka akankah tokoh Dr. Martin Harris akan sukses menemukan jawaban pada akhirnya? Apa yang kita pikirkan A ternyata berbalik menjadi B, begitu seterusnya hingga seluruh rangkaian teka-teki terjawab di bagian penutupnya.

Sutradara Collet-Serra manyajikan berbagai elemen thriller yang baik layaknya pembatas buku. Lihat saja adegan pembuka kecelakaan mobil yang membuat Neeson mengalami amnesia, sangat realistis! Atau kejar-kejaran mobil di tengah kota yang mengasyikkan walau disyut tidak terlalu detil dari sisi antagonisnya. Sinematografi ciamik dihadirkan Flavio Martínez Labiano dengan nuansa abu-abu, atmosfir kering yang melambangkan cuacana Jerman yang dingin bersalju.
Penampilan Neeson mungkin mengingatkan anda pada Taken (2008). Bedanya ia ‘hilang ingatan’ disini tetapi tetap sama tangguhnya dengan peran ‘singa terluka’ disana. Salah satu aktris fave saya, Kruger di luar dugaan tidak hanya menjadi sidekick belaka. Gina tergolong superwoman yang mampu meloloskan diri dari bahaya sekaligus menyelamatkan sang superhero. Awesome! Sedangkan Jones lumayan mencerahkan sebagai ‘istri’ Dr. Martin Harris yang anggun.
Unknown bukanlah film ambisius yang ingin mencetak dollar ataupun meraup penghargaan internasional dengan kekuatan cerita dan karakterisasinya. Kemudahan antagonis melacak protagonis untuk kemudian memberinya nafas panjang sebelum menghabisinya tampak masih kurang logis. Selebihnya trio produser Leonard Goldberg, Andrew Rona dan Joel Silver benar-benar seperti mengajak penonton membaca sebuah novel seru, lembar per lembar untuk memecahkan misteri terselubung itu. Overall, well done for me. Great puzzle if you had those pieces in place!

Durasi:
113 menit

U.S. Box Office:
$63,686,397 till May 2011

Overall:
8 out of 10

Movie-meter:


Notes:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent

Minggu, 18 Oktober 2009

INGLOURIOUS BASTERDS : Sarkasme NAZI Sudut Pandang Tarantino

Quotes:
Col. Hans Landa-[Aldo has just killed his driver] Are you mad? What have you done? I made a deal with your general for that man's life!
Lt. Aldo Raine-Yeah, they made that deal, but they don't give a fuck about him. They need you.
Col. Hans Landa-You will be shot for this!
Lt. Aldo Raine-Naw, I don't think so. More like I'll be chewed out. I've been chewed out before.

Cerita:
Saat Nazi menduduki Perancis, gadis muda Yahudi bernama Shosanna menyaksikan keluarganya dibantai dengan sadis oleh Kolonel Hans Landa sebelum melarikan diri. Perlahan-lahan, Shosanna membangun kehidupannya sambil merencanakan balas dendam beberapa tahun kemudian saat pahlawan perang Jerman, Fredrick Zoller menaruh hati padanya. Di lain pihak, the Basterds, sebuah kelompok Yahudi Amerika yang dipimpin Letnan Aldo Raine bertekad membunuh setiap perwira Nazi yang mereka temui. Pada akhirnya semua pihak pun bertemu di gedung teater tepat pada pertunjukkan film dokumen kebanggaan Jerman yang turut dihadiri sang pemimpin Nazi itu sendiri, Adolf Hitler!

Gambar:
Demi menciptakan situasi yang sesungguhnya, Tarantino mengambil dua lokasi di Jerman yaitu Saxony dan Brandenburg sebagai latar belakang jaman penjajahan Nazi.

Act:
Dengan cast keroyokan, aktor-aktris yang bermain dalam Inglourious Basterds tetap menunjukkan performa terbaik sesuai tuntutan sutradara.
Brad Pitt sebagai Lt. Aldo Raine
Mélanie Laurent sebagai Shosanna Dreyfus
Christoph Waltz sebagai Col. Hans Landa
Eli Roth sebagai Sgt. Donny Donowitz
Michael Fassbender sebagai Lt. Archie Hicox
Diane Kruger sebagai Bridget von Hammersmark
Daniel Brühl sebagai Pvt Fredrick Zoller
Til Schweiger sebagai Sgt. Hugo Stiglitz

Sutradara:
Memenangkan satu-satunya Oscar pada tahun 1995 kategori Naskah Penulisan Terbaik dalam Pulp Fiction (1994), Quentin Tarantino merupakan salah satu sutradara eksentrik Hollywood yang sangat ternama berkat karya-karyanya yang off-mainstream.

Comment:
Film yang gelap penuh kekerasan tapi sedikit bernuansa fiksi komikal. Ya rasa salut harus dilayangkan pada Tarantino yang berhasil menggambarkan sekelompok bajingan yang bisa jadi mengingatkan kita semua pada kekejaman Nazi pada masanya. Terbagi dalam lima sekuens yang fasih dalam bercerita, Tarantino tidak hanya menyorot Inggris, Amerika ataupun Jerman yang saling bersitegang tetapi juga Perancis dan warga sipil Jerman yang tertindas karenanya. Hal unik dilakukannya lewat bertukar dialog dimana orang Perancis berbicara Jerman dan sebaliknya sehingga tercipta percakapan yang lucu sekaligus tajam. Hampir semua cast bermain brilian, hanya saja daya tarik utamanya yaitu Pitt terlihat paling lemah saat memerankan karakter idiot berkuasa yang penuh dendam. Pada beberapa adegan lambat, mungkin cukup mencengangkan anda dengan dramatisasi kekejaman yang seolah dibuat untuk ditertawakan.
Akhir kata, acungan jempol buat Tarantino yang sukses membuat banyak orang yakin ia pantas menerima gelar Sutradara Terbaik pada Oscar tahun depan. Namun saya ingatkan, Inglourious Basterds tidak bisa "dinikmati" begitu saja, terutama bagi anda yang tidak menyukai atau mengenal gaya dari Tarantino.

Durasi:
145 menit

U.S. Box Office:
$118,297,669 till early Oct 2009

Overall:
7 out of 10

Movie-meter:
Art can’t be below 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent
No such perfect 9.5 or 10!

Jumat, 21 Desember 2007

NATIONAL TREASURE 2 : Kitab Misterius Kunci Rahasia Berabad-abad

Quotes:
Ben Gates-I’m gonna kidnap him. I’m gonna kidnap the President of the United States.
Riley Poole-Wouldn’t it just have been easier to make an appointment?

Cerita:
Selembar halaman yang hilang dari diary John Wilkes Booth membuat kakek leluhur Ben Gates menjadi tersangka terlibat dalam konspirasi pembunuhan mantan presiden Abraham Lincolns. Berusaha membuktikan kakek leluhurnya tidak salah, Ben mengikuti petunjuk internasional yang membawanya dalam perjakanan Paris-London dan akhirnya kembali ke Amerika. Sempat menculik Presiden untuk mendapat keterangan, Ben dan timnya harus berjuang dengan waktu untuk menemukan kejutan yang mungkin terhubung pada jejak dunia yang hilang dan menyimpan harga yang sangat berharga.

Gambar:
Mengambil adegan di beberapa tempat terkenal seperti Buckingham Palace, Falls Lake, Buena Vista Street, George Washington Masonic National Memorial, Mount Rushmore National Memorial dsb menjadikan film ini menakjubkan dalam hal setting.

Act:
Nicolas Cage yang sudah bermain dalam 4 film sepanjang 2007 termasuk Ghost Rider kali ini melanjutkan peran petualang sejarah Ben Gates yang cerdas dan intuitif.
Membuka karir akting lewat Tag (1999), Justin Bartha berperan sebagai Riley Poole yang kocak tetapi setia kawan.

Memulai seni peran dalam waktu yang belum terlalu lama yaitu The Piano Player (2002), Diane Kruger yang juga seorang model meneruskan tokoh love interestnya Ben Gates, Abigail Chase.
Aktor kawakan Ed Harris sebagai Mitch Wilkinson, pesaing Ben Gates.
Dua aktor aktris senior, Jon Voight dan Helen Mirren sebagai orangtua Ben Gates yang selalu berseteru.

Sutradara:
Jon Turteltaub mulai dikenal publik lewat komedi romantis box-office While You Were Sleeping (2005). Keahliannya membuat berbagai genre film dengan sentuhan ringan dibuktikannya kembali dalam dwilogi National Treasure yang juga dibiayai Walt Disney sehingga hasilnya adalah sebuah film yang tidak hanya menghibur tapi memberikan aksi yang fantastis.

Komentar:
National Treasure boleh dibilang franchise modern dari Indiana Jones dikarenakan elemen utama yang sama yaitu berpetualang mencari harta atau sesuatu yang bernilai yang belum pernah terjamah sebelumnya. Hanya saja NT menambahkan unsur sejarah yang meski tidak bisa dibuktikan kebenarannya sehingga seakan petualangan yang ada di dalamnya terlihat nyata. Pertanyaannya adalah apakah Book Of Secrets akan sebaik National Treasure? Sulit membandingkannya karena keduanya memiliki plus minus masing-masing. Satu yang dapat dipastikan adalah Book Of Secrets seakan “mengulang” formula lama ke dalam sentuhan sejarah U.S. yang baru. Sebuah sekuel yang boleh dibilang predictable, cukup lambat di bagian awalnya dengan eksplorasi tokoh tapi termaafkan karena dari awal kita dituntun merangkai puzzle untuk kemudian mendapatkan gambaran utuh pada akhirnya. Masih perlukah film ketiganya? Melihat hasil box-office rasanya memang memungkinkan.

Durasi:
120 menit

U.S. Box Office:
$219,961,501till June 2008

Overall:
7.5 out of 10

Penilaian:
Karya seni ga boleh dibawah 6
6-poor
6.5-poor but still watchable
7-average
7.5-average n enjoyable
8-good
8.5-very good
9-excellent
No such perfect 9.5 or 10!